Kompas.com - 19/06/2014, 16:57 WIB
Orangtua peraih nilai UN tertinggi di Bekasi Alinda sedang berbicara dengan Kepala Sub Bagian Humas Pemerintah Bekasi Dalfi di kantor Wali Kota Bekasi, Rabu (18/6/2014). Jessi CarinaOrangtua peraih nilai UN tertinggi di Bekasi Alinda sedang berbicara dengan Kepala Sub Bagian Humas Pemerintah Bekasi Dalfi di kantor Wali Kota Bekasi, Rabu (18/6/2014).
Penulis Jessi Carina
|
EditorHindra Liauw
BEKASI, KOMPAS.com -- Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Kota Bekasi Ali Fauzi menanggapi soal orangtua Johanes Ary, siswa peraih nilai UN tertinggi di Bekasi. Orangtua Johanes Ari menagih janji Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi yang ingin memberikan beasiswa kepada puteranya.

"Tetap kita harus berusaha untuk mendapatkan dana itu. Karena ini kan sudah ada ucapan langsung dari pimpinan (Wali Kota Bekasi). Jadi kami akan mengupayakan ada dana itu," ujar Ali Fauzi di Balai Patriot, Kamis (19/6/2014).

Ali mengatakan sebenarnya Dinas Pendidikan sudah memiliki anggaran sebesar Rp 500 juta untuk siswa berprestasi. Namun, untuk beasiswa kuliah, belum ada anggaran. Sedangkan Rahmat Effendi mengatakan akan memberi beasiswa bagi siswa peraih nilai UN tertinggi.

Kini, pihaknya harus meninjau ulang dan mengonfirmasi jenis hadiah seperti apa yang akan diberikan. Apabila beasiswa yang dimaksudkan Rahmat Effendi adalah hadiah penghargaan saja, maka dananya dapat diambil dari anggaran bagi siswa berprestasi tersebut. Namun, jika yang dimaksudkan adalah beasiswa bantuan kuliah, maka dana yang dibutuhkan akan lebih besar. Sehingga harus dianggarkan kembali dalam Anggaran Belanja Tambahan (ABT) akhir tahun ini.

"Maksud Pak Wali sebenarnya itu adalah reward. Hadiah saja. Tapi orang kan beranggapan beasiswa itu besar," ujar Ali.

Ali Fauzi mengatakan anggaran tersebut nantinya tidak hanya diberikan kepada Johanes Ary sebagai siswa peraih nilai UN tertinggi untuk jurusan IPA saja. Namun juga untuk jurusan IPS, tingkat SMP, dan SD. Hadiah akan diberikan secara adil. Ali berharap hal ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berprestasi.

Sebelumnya, Orangtua peraih nilai Ujian Nasional tingkat SMA tertinggi di Kota Bekasi, Alinda, mendatangi kantor Wali Kota Bekasi untuk menagih janji Wali Kota. Pasalnya, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sempat mengatakan akan memberikan beasiswa bagi peraih nilai UN tertinggi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alinda merupakan orangtua dari Jonathan Ary, siswa dari SMA Marsudirini yang menjadi lulusan terbaik di Kota Bekasi untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Alam. Jonathan Ary mendapat nilai sebesar 55,70.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serba-serbi Kartu Depok Sejahtera, Janji Kampanye Idris-Imam yang Baru Terwujud

Serba-serbi Kartu Depok Sejahtera, Janji Kampanye Idris-Imam yang Baru Terwujud

Megapolitan
Mobil Keluar Jalur dan Tabrak Sejumlah Orang di Pinggir Jalan, Satu Korban Alami Patah Kaki

Mobil Keluar Jalur dan Tabrak Sejumlah Orang di Pinggir Jalan, Satu Korban Alami Patah Kaki

Megapolitan
Soal Pelaporan Savas Fresh ke Polisi, Atta Hallintar: Manusia Punya Batas Kesabaran

Soal Pelaporan Savas Fresh ke Polisi, Atta Hallintar: Manusia Punya Batas Kesabaran

Megapolitan
Saat Youtuber Savas Fresh Ditangkap Polisi karena Sebut Ibu Atta Halilintar Berutang Rp 500 Juta

Saat Youtuber Savas Fresh Ditangkap Polisi karena Sebut Ibu Atta Halilintar Berutang Rp 500 Juta

Megapolitan
Ledakan Terdengar di Sekitar Patal Senayan, Polisi: Kegiatan Simulasi Pengamanan VIP PON XX Papua

Ledakan Terdengar di Sekitar Patal Senayan, Polisi: Kegiatan Simulasi Pengamanan VIP PON XX Papua

Megapolitan
Polisi Selidiki Perampokan Sadis yang Pelakunya Bacok Korban di Cipulir Jaksel

Polisi Selidiki Perampokan Sadis yang Pelakunya Bacok Korban di Cipulir Jaksel

Megapolitan
Manajer Holywings Jadi Tersangka, Wagub DKI: Pelajaran Bagi Semua, Jangan Anggap Enteng...

Manajer Holywings Jadi Tersangka, Wagub DKI: Pelajaran Bagi Semua, Jangan Anggap Enteng...

Megapolitan
Jumat Malam, Warga di Sekitar Patal Senayan Mengaku Dengar Ledakan

Jumat Malam, Warga di Sekitar Patal Senayan Mengaku Dengar Ledakan

Megapolitan
Pemprov DKI Tetap Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 di Faskes pada Akhir Pekan

Pemprov DKI Tetap Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 di Faskes pada Akhir Pekan

Megapolitan
Informasi Hoaks Jadi Penyebab Sebagian Warga Jakarta Enggan Divaksin Covid-19

Informasi Hoaks Jadi Penyebab Sebagian Warga Jakarta Enggan Divaksin Covid-19

Megapolitan
Perampokan Handphone Sadis di Cipulir, Pelaku Dorong dan Bacok Korban yang Berjalan Sendirian

Perampokan Handphone Sadis di Cipulir, Pelaku Dorong dan Bacok Korban yang Berjalan Sendirian

Megapolitan
Protes PTM SD di Kota Tangerang Belum Digelar, Orangtua Siswa Diminta Bersabar

Protes PTM SD di Kota Tangerang Belum Digelar, Orangtua Siswa Diminta Bersabar

Megapolitan
Hari Kedua Pembukaan Bioskop di Bekasi, Masih Sepi Pengunjung

Hari Kedua Pembukaan Bioskop di Bekasi, Masih Sepi Pengunjung

Megapolitan
Perampok Sadis Bacok Tangan Perempuan yang Jalan Sendirian, Rampas Handphone

Perampok Sadis Bacok Tangan Perempuan yang Jalan Sendirian, Rampas Handphone

Megapolitan
Polisi: Pengendara Mobil yang Tabrak Pemotor hingga Patah Kaki di Rawa Buntu Tidak Mabuk

Polisi: Pengendara Mobil yang Tabrak Pemotor hingga Patah Kaki di Rawa Buntu Tidak Mabuk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.