Kompas.com - 25/06/2014, 14:36 WIB
AQJ alias Dul sebelum mengikuti jalannya sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Rabu (18/6/2014). Kompas.com/Robertus BelarminusAQJ alias Dul sebelum mengikuti jalannya sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur. Rabu (18/6/2014).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengadilan Negeri Jakarta Timur memutuskan menunda sidang kasus kecelakaan di Tol Jagorawi dengan terdakwa putra musisi Ahmad Dhani, AQJ alias Dul. Alasannya, pihak Dul belum selesai menyusun pembelaan (pledoi) mereka untuk persidangan yang seharusnya berlangsung Rabu (25/6/2014) ini.

Pengacara Dul, Lydia Wongsonegoro, mengatakan, persidangan akan dilanjutkan pada Rabu (2/7/2014) pekan depan. Dia mengaku belum selesai membuat materi pembelaan Dul.

"Hari ini seharusnya mendengar pembelaan dari saya dan Dul. Namun, karena saya belum siap, ditunda sampai minggu depan," kata Lydia, kepada wartawan, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu siang.

Menurut Lydia, ketidaksiapan ini berkaitan dengan penyesuaian pada dua Undang-Undang Perlindungan Anak yang baru. Selain itu, materi pembelaan yang perlu disusun cukup banyak.

"Saya membuat pembelaan secara tertulis. Untuk perkara ini saya kira karena cukup banyak, sekitar 70 sampai 80 halaman," ujar Lydia.

Dalam persidangan sebelumnya, Dul dituntut dua tahun masa percobaan. Dengan tuntutan ini, Dul baru akan menjalani penahanan apabila melakukan kesalahan selama masa percobaan tersebut.

Dul menjadi terdakwa kasus kecelakaan di Kilometer 8+200 Tol Jagorawi yang menewaskan tujuh orang. Dul didakwa tiga pasal kumulatif, yakni Pasal 310 Ayat 4, Pasal 310 Ayat 2 dan Ayat 3, serta Pasal 310 Ayat 1. Ancaman pidana dalam pasal ini maksimal 6 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 18 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, 18 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 18 April 2020

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 18 April 2020

Megapolitan
BMKG Pastikan Siklon Tropis Surigae tak Pengaruhi Cuaca Jabodetabek

BMKG Pastikan Siklon Tropis Surigae tak Pengaruhi Cuaca Jabodetabek

Megapolitan
Gardu Listrik di Cilandak Meledak dan Terbakar, Api Dipadamkan oleh Warga

Gardu Listrik di Cilandak Meledak dan Terbakar, Api Dipadamkan oleh Warga

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 18 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 18 April 2021

Megapolitan
Sekjen PBB Setujui Usul Anies Terkait Antisipasi Perubahan Iklim

Sekjen PBB Setujui Usul Anies Terkait Antisipasi Perubahan Iklim

Megapolitan
Pengunjung Diperbolehkan Bersepeda di Dalam Mal Balekota Tangerang

Pengunjung Diperbolehkan Bersepeda di Dalam Mal Balekota Tangerang

Megapolitan
Hilang Kendali, Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

Hilang Kendali, Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Jalan di Glodok

Megapolitan
Update 17 April: Bertambah 1.037, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 398.125

Update 17 April: Bertambah 1.037, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 398.125

Megapolitan
Anies: Kami Sedang Genjot Kembali Perekonomian Jakarta

Anies: Kami Sedang Genjot Kembali Perekonomian Jakarta

Megapolitan
Ada Larangan Mudik, Polda Metro Jaya Siapkan 31 Titik Pengamanan

Ada Larangan Mudik, Polda Metro Jaya Siapkan 31 Titik Pengamanan

Megapolitan
Ambulansnya Terlibat Kecelakaan, Kimia Farma Klaim Sudah Berdamai dengan Korban

Ambulansnya Terlibat Kecelakaan, Kimia Farma Klaim Sudah Berdamai dengan Korban

Megapolitan
Ada Balap Liar di Pondok Indah, 5 Unit Sepeda Motor Ditahan Polisi

Ada Balap Liar di Pondok Indah, 5 Unit Sepeda Motor Ditahan Polisi

Megapolitan
Kimia Farma: Ambulans yang Terobos Lampu Merah Bawa Sampel Hasil Lab

Kimia Farma: Ambulans yang Terobos Lampu Merah Bawa Sampel Hasil Lab

Megapolitan
Balap Liar di Bulan Ramadhan, Tujuh Pemuda Diamankan Polisi

Balap Liar di Bulan Ramadhan, Tujuh Pemuda Diamankan Polisi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X