Deddy Mizwar: Prabowo Presiden, Jokowi Gubernur, JK Kepala Masjid

Kompas.com - 26/06/2014, 14:49 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, saat diwawancarai wartawan di MAN 1 Cipasung, Kabuupaten Tasikmalaya, Rabu (26/3/2014). KOMPAS.com/Irwan NugrahaWakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, saat diwawancarai wartawan di MAN 1 Cipasung, Kabuupaten Tasikmalaya, Rabu (26/3/2014).
Penulis Jessi Carina
|
EditorGlori K. Wadrianto

BEKASI, KOMPAS.com — Tim sukses Prabowo-Hatta di Jawa Barat, Deddy Mizwar, mengimbau kepada simpatisan yang hadir dalam kampanye di Lapangan Multiguna, Bekasi, untuk tegas memilih nomor 1.

Deddy mengatakan, dengan memilih pasangan capres nomor 1, masyarakat akan mendapatkan tiga keuntungan. "Pilih nomor 1, dapat 3 keuntungan," ujar Deddy Mizwar, Kamis (26/6/2014).

Menurut Deddy, keuntungan pertama jika masyarakat memilih pasangan capres nomor urut 1 adalah Prabowo Subianto dapat menjadi presiden RI. Keuntungan kedua adalah calon presiden nomor urut 2, Joko Widodo, bisa kembali menjadi Gubernur DKI Jakarta. Keuntungan ketiga, calon wakil presiden nomor urut 2, Jusuf Kalla, bisa kembali menjadi kepala masjid.

"Pak Jusuf Kalla bisa kembali ke masjid. Itu keuntungannya. Kita juga butuh, dong, kepala masjid yang hebat seperti Pak JK," ujar Deddy.

Ucapan tersebut disambut oleh gelak tawa para simpatisan yang hadir, kemudian mereka beramai-ramai meneriakkan nama Prabowo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gate 13 Stadion Patriot Kini Disulap Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

Gate 13 Stadion Patriot Kini Disulap Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

Megapolitan
Anies Terbitkan Ingub Pengendalian Banjir di Musim Pancaroba

Anies Terbitkan Ingub Pengendalian Banjir di Musim Pancaroba

Megapolitan
2.832 Meter Kubik Sampah Diangkut dari 2 Pintu Air di Jakarta, Kemarin

2.832 Meter Kubik Sampah Diangkut dari 2 Pintu Air di Jakarta, Kemarin

Megapolitan
[Update Covid-19 Depok 22 September]: 102 Kasus Baru, 3 Pasien Meninggal

[Update Covid-19 Depok 22 September]: 102 Kasus Baru, 3 Pasien Meninggal

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini, Bogor Hujan

BMKG: Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini, Bogor Hujan

Megapolitan
Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

Megapolitan
Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

Megapolitan
Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

Megapolitan
Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

Megapolitan
57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

Megapolitan
Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

Megapolitan
Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X