Motor Ayah Diduga Jatuh Saat Naik ke Trotoar, Bocah 2 Tahun Tewas Terlindas Mobil

Kompas.com - 04/07/2014, 02:55 WIB
Ilustrasi kecelakaan. AutoevolutonIlustrasi kecelakaan.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — M Arka Dwi, bocah berusia 2 tahun, tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, Kamis (3/7/2014) petang. Arka terlindas mobil pikap Suzuki Carry setelah motor yang dikendarai ayahnya jatuh saat naik ke trotoar.

"(Pengendara motor) diduga hendak mendahului dan mengambil jalan dengan naik di trotoar kiri karena kondisi lalu lintas saat itu sedang penuh. Sepeda motor oleng dan jatuh," kata Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satuan Wilayah Jakarta Timur Ajun Komisaris Agung Budi Leksono, melalui pesan singkat, Kamis malam.

Saat itu, Arka membonceng ayahnya, Muhammad Taufik, yang mengendarai sepeda motor bernomor polisi B 4019 TAS. Sepeda motor ini melaju dari arah selatan menuju utara. Ketika tiba di depan toko baja di ruas jalan tersebut, diduga Taufik hendak naik ke trotoar untuk mendahului kendaraan-kendaraan di depannya.

Pada waktu sepeda motornya jatuh, Taufik dan Arka terlempar dan jatuh di kolong mobil Suzuki Carry pikap bernomor polisi B 9036 Q yang dikemudikan Wahyudianto. Mereka berdua lalu terlindas mobil ini.

Akibatnya, Arka meninggal dalam perjalanan menuju RS Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur, karena luka di kepala dan tangan. Adapun Taufik mengalami luka berat dan masih dirawat di rumah sakit yang sama. Mobil dan sepeda motor yang terlibat kecelakaan ini sekarang disita polisi sebagai barang bukti.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Terima 2.189 Permohonan SIKM, Lebih dari Setengahnya Ditolak

Pemprov DKI Terima 2.189 Permohonan SIKM, Lebih dari Setengahnya Ditolak

Megapolitan
Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa TNI di Jakarta Utara

Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa TNI di Jakarta Utara

Megapolitan
Kadisdik: PPDB DKI 2021 Jalur Prestasi Tidak Menggunakan Batas Usia

Kadisdik: PPDB DKI 2021 Jalur Prestasi Tidak Menggunakan Batas Usia

Megapolitan
Lebih dari Seribu Permohonan SIKM di Jakarta Ditolak Karena Alasan Ini

Lebih dari Seribu Permohonan SIKM di Jakarta Ditolak Karena Alasan Ini

Megapolitan
Hari Keempat Larangan Mudik, 100 Kendaraan Diputar Balik di Posko Penyekatan Kota Tangerang

Hari Keempat Larangan Mudik, 100 Kendaraan Diputar Balik di Posko Penyekatan Kota Tangerang

Megapolitan
Polisi Bubarkan Antrean Pengunjung Mal BTM Bogor yang Mengular hingga Jalan

Polisi Bubarkan Antrean Pengunjung Mal BTM Bogor yang Mengular hingga Jalan

Megapolitan
Cara Baru Penentuan Zonasi PPDB DKI Jakarta 2021, Ini Penjelasannya

Cara Baru Penentuan Zonasi PPDB DKI Jakarta 2021, Ini Penjelasannya

Megapolitan
Kodam Jaya Pastikan Kawal Proses Hukum Kasus Pengadangan Babinsa oleh Debt Collector

Kodam Jaya Pastikan Kawal Proses Hukum Kasus Pengadangan Babinsa oleh Debt Collector

Megapolitan
Jelang Lebaran, Ini Siasat Pemkot Jakpus Hadapi Lonjakan Pengunjung di Pasar Tanah Abang

Jelang Lebaran, Ini Siasat Pemkot Jakpus Hadapi Lonjakan Pengunjung di Pasar Tanah Abang

Megapolitan
Mudik Lebaran Dilarang, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Turun Drastis hingga 90 Persen

Mudik Lebaran Dilarang, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Turun Drastis hingga 90 Persen

Megapolitan
Polisi Buru Satu Buronan Terkait Kepemilikan Senjata Api di Kampung Ambon

Polisi Buru Satu Buronan Terkait Kepemilikan Senjata Api di Kampung Ambon

Megapolitan
Penggerebekan Kampung Ambon, Polisi Telusuri Kepemilikan Senpi hingga Peran Para Tersangka

Penggerebekan Kampung Ambon, Polisi Telusuri Kepemilikan Senpi hingga Peran Para Tersangka

Megapolitan
DKI Jakarta Masuk Zona Oranye, Warga Berpotensi Tak Bisa Shalat Id di Masjid dan Lapangan

DKI Jakarta Masuk Zona Oranye, Warga Berpotensi Tak Bisa Shalat Id di Masjid dan Lapangan

Megapolitan
400 Rumah di Kapuk Muara Terbakar, Warga Diungsikan ke Lapangan Bola

400 Rumah di Kapuk Muara Terbakar, Warga Diungsikan ke Lapangan Bola

Megapolitan
Bertahan dari Kebijakan Larangan Mudik, Maskapai Penerbangan Banting Setir Jadi Angkutan Kargo

Bertahan dari Kebijakan Larangan Mudik, Maskapai Penerbangan Banting Setir Jadi Angkutan Kargo

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X