Bawaslu DKI Jakarta Buka "SMS Center" Pengaduan Pelanggaran Pemilu

Kompas.com - 09/07/2014, 01:15 WIB
Aktivis Antikorupsi membentangkan papan bertuliskan DIAN MAHARANIAktivis Antikorupsi membentangkan papan bertuliskan "Tolak Politik Uang" di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Minggu (23/2/2014).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta membuka layanan SMS Center pengaduan pelanggaran Pemilu Presiden 2014. Masyarakat di DKI Jakarta bisa melapor langsung ke Bawaslu ke nomor tersebut bila menemukan dugaan pelanggaran pemilu.

"Bawaslu DKI Jakarta sudah membuka SMS Center bagi masyarakat untuk melapor bila ada dugaan pelanggaran pemilu. Bila ada laporan, langsung kami tangani," kata Ketua  Pokja Penegakan Hukum Bawaslu DKI Muhammad Jufri Jakarta di depan Kantor Kelurahan Pegangsaan, Jakarta, Rabu (9/7/2014) dini hari.

Nomor SMS Center itu, sebut Jufri, adalah 087881017356. Dia mengatakan masyarakat juga bisa menelepon nomor itu bila menemukan pelanggaran, selain mengirimkan pesan singkat. Adapun pelanggaran yang dapat dilaporkan adalah politik uang, surat suara yang sudah tercoblos, atau adanya paksaan untuk memilih calon presiden (capres) tertentu.

"Sampai (Selasa) malam ini belum ada laporan dari masyarakat. Besok setelah pilpres pasti banyak laporan, sehingga Bawaslu harus lebih siap untuk menindaklanjuti," kata Jufri. Dia menambahkan, Bawaslu mengharapkan peran serta masyarakat agar pemilu bisa berjalan jujur dan damai.

Untuk itu, masyarakat diharapkan tidak menerima segala bentuk politik uang dan langsung melapor bila ada indikasi pelanggaran pemilu. "Di setiap kelurahan sudah kami pasang spanduk yang ada nomor kontak Bawaslu DKI. Masyarakat bisa langsung menghubungi nomor kontak yang ada bila menemukan kecurangan," kata Jufri.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KNKT Turun Tangan Setelah 500-an Kecelakaan Bus Transjakarta...

KNKT Turun Tangan Setelah 500-an Kecelakaan Bus Transjakarta...

Megapolitan
Periode Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Tangsel Gelar Razia Prokes Covid-10

Periode Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Tangsel Gelar Razia Prokes Covid-10

Megapolitan
Mobil Honda HRV Hangus Terbakar di Tol Dalam Kota Slipi

Mobil Honda HRV Hangus Terbakar di Tol Dalam Kota Slipi

Megapolitan
Dua Rumah Terbakar di Tamansari dan Tambora, Diduga akibat Korsleting Listrik

Dua Rumah Terbakar di Tamansari dan Tambora, Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Duduk Perkara Pebalap Liar Keroyok Polisi di Pondok Indah

Duduk Perkara Pebalap Liar Keroyok Polisi di Pondok Indah

Megapolitan
Bunga Bangkai Tumbuh di Joglo Kembangan, Lurah: Buat Edukasi Anak Sekolah

Bunga Bangkai Tumbuh di Joglo Kembangan, Lurah: Buat Edukasi Anak Sekolah

Megapolitan
Polda Metro Jaya Janji Usut Dugaan Pengaturan Skor Perserang di Liga 2

Polda Metro Jaya Janji Usut Dugaan Pengaturan Skor Perserang di Liga 2

Megapolitan
Kondisi Briptu Irwan yang Dikeroyok Dekat Bundaran Pondok Indah Membaik

Kondisi Briptu Irwan yang Dikeroyok Dekat Bundaran Pondok Indah Membaik

Megapolitan
Polres Jaksel Buru Geng Motor Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Polres Jaksel Buru Geng Motor Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Megapolitan
Masih Diperiksa, Ipda OS Belum Ditahan Usai Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro

Masih Diperiksa, Ipda OS Belum Ditahan Usai Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Polisi Tegaskan Penembakan yang Dilakukan Ipda OS Tak Dibenarkan meski Bela Diri

Polisi Tegaskan Penembakan yang Dilakukan Ipda OS Tak Dibenarkan meski Bela Diri

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Mengaku Wartawan yang Sedang Investigasi

Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Mengaku Wartawan yang Sedang Investigasi

Megapolitan
Pemprov DKI Upayakan Proyek Tanggul NCICD Berlanjut demi Cegah Banjir Rob

Pemprov DKI Upayakan Proyek Tanggul NCICD Berlanjut demi Cegah Banjir Rob

Megapolitan
Rapat Persiapan Audit Kecelakaan Bus Transjakarta, KNKT Soroti Kemungkinan Pengemudi Kelelahan

Rapat Persiapan Audit Kecelakaan Bus Transjakarta, KNKT Soroti Kemungkinan Pengemudi Kelelahan

Megapolitan
4 Orang Dibacok di Sepatan, Salah Satu Korban Gadis Berusia 14 Tahun

4 Orang Dibacok di Sepatan, Salah Satu Korban Gadis Berusia 14 Tahun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.