Kompas.com - 10/07/2014, 21:00 WIB
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki utang sebanyak Rp 38,86 miliar kepada rumah sakit swasta dan rumah sakit pemerintah pusat. Itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, saat menyampaikan laporan kerja anggaran 2013, di gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (10/7/2014).

"Utang itu harus dibayarkan ke 115 lembaga medis swasta atau RS swasta dan RS pemerintah pusat," kata Ahok, sapaan Basuki.

Semua itu kewajiban atas pelayanan kesehatan kepada warga Ibu Kota, yang terdiri dari keluarga miskin (gakin), surat keterangan tidak mampu (SKTM), gizi buruk, dan jaminan pelayanan kesehatan pegawai negeri sipil (JPK-PNS).

"Utang ini adalah tagihan Pemprov DKI dari pihak ketiga, tapi memang belum sempat dibayar. Karena tagihannya terlambat masuk ke kami," ucapnya. Semua utang itu, lanjut dia, telah dianggarkan ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI 2014.

Pada tahun 2013 kemarin, ada penambahan jumlah kewajiban atau utang sebesar Rp 182,76 miliar. Hal ini disebabkan, karena adanya penambahan utang pada pihak ketiga di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sebesar Rp 32,018 miliar.

Utang pada RS Swasta itu juga mengakibatkan peningkatan utang DKI di tahun 2013. "Banyak pekerjaan yang sudah diselesaikan pihak ketiga atau swasta. Tapi, pembayarannya belum diselesaikan sama SKPD atau UKPD," ujar Ahok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Temukan 'Buli-Buli' di Rumah Sekeluarga Tewas di Kalideres, Dipakai untuk Ritual

Polisi Temukan "Buli-Buli" di Rumah Sekeluarga Tewas di Kalideres, Dipakai untuk Ritual

Megapolitan
Plaza Semanggi, Nasibmu Kini...

Plaza Semanggi, Nasibmu Kini...

Megapolitan
 PPKM Level 1 Jabodetabek Diperpanjang, Begini Aturan Nobar Piala Dunia 2022

PPKM Level 1 Jabodetabek Diperpanjang, Begini Aturan Nobar Piala Dunia 2022

Megapolitan
Michael Sianipar Mundur, PSI: Orang Biasa Datang dan Pergi, Kami Tetap Konsisten

Michael Sianipar Mundur, PSI: Orang Biasa Datang dan Pergi, Kami Tetap Konsisten

Megapolitan
Plaza Semanggi Ditinggalkan Pengunjung, Pedagang: Kadang Sepi, Enggak Ada yang Beli

Plaza Semanggi Ditinggalkan Pengunjung, Pedagang: Kadang Sepi, Enggak Ada yang Beli

Megapolitan
Mengenal Kapiten Souw Beng Kong, Perintis Batavia yang Terlupakan

Mengenal Kapiten Souw Beng Kong, Perintis Batavia yang Terlupakan

Megapolitan
Mundurnya Michael Victor Sianipar dari PSI di Tengah Isu Kedekatan dengan Anies Baswedan...

Mundurnya Michael Victor Sianipar dari PSI di Tengah Isu Kedekatan dengan Anies Baswedan...

Megapolitan
Ketika Ketua DPW PSI DKI Michael Victor Sianipar Mundur Tak Lama Usai Anies Lengser...

Ketika Ketua DPW PSI DKI Michael Victor Sianipar Mundur Tak Lama Usai Anies Lengser...

Megapolitan
Sederet Fakta Balita Tewas Dibanting Kekasih Ibunya di Kalibata City

Sederet Fakta Balita Tewas Dibanting Kekasih Ibunya di Kalibata City

Megapolitan
Plaza Semanggi yang Kini Sepi, Dulu Adalah Rumah Dari Beragam Outlet Merk Dunia

Plaza Semanggi yang Kini Sepi, Dulu Adalah Rumah Dari Beragam Outlet Merk Dunia

Megapolitan
PPKM Level 1 Jabodetabek Diperpanjang hingga 9 Januari 2023

PPKM Level 1 Jabodetabek Diperpanjang hingga 9 Januari 2023

Megapolitan
Siswi SMA di Bekasi Tinggalkan Ujian untuk Melahirkan dan Buang Bayinya di Dekat Sekolah

Siswi SMA di Bekasi Tinggalkan Ujian untuk Melahirkan dan Buang Bayinya di Dekat Sekolah

Megapolitan
Lambatnya Kasus 'Prank' KDRT Baim-Paula, Masih Berstatus Saksi meski Sudah Naik ke Penyidikan

Lambatnya Kasus "Prank" KDRT Baim-Paula, Masih Berstatus Saksi meski Sudah Naik ke Penyidikan

Megapolitan
Saat Deputi Gubernur Bukan Lagi Jadi Jabatan 'Parkir' di Tangan Heru Budi

Saat Deputi Gubernur Bukan Lagi Jadi Jabatan "Parkir" di Tangan Heru Budi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta,  BMKG: Hujan Petir Bayangi Wilayah Jaksel dan Jaktim pada Sore-Malam Hari

Prakiraan Cuaca Jakarta, BMKG: Hujan Petir Bayangi Wilayah Jaksel dan Jaktim pada Sore-Malam Hari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.