Partisipasi WNI di Selandia Baru Naik Jadi 50 Persen

Kompas.com - 14/07/2014, 19:39 WIB
Warga menggunakan hak pilih dalam Pemilu Presiden dengan memasukkan surat suara di dropbox yang disediakan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Wellington di depan Waroeng Legianz - restoran indonesia di Victoria Park Market, Auckland, Selandia Baru, Minggu (6/7). Nina Susilo/KompasWarga menggunakan hak pilih dalam Pemilu Presiden dengan memasukkan surat suara di dropbox yang disediakan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Wellington di depan Waroeng Legianz - restoran indonesia di Victoria Park Market, Auckland, Selandia Baru, Minggu (6/7).
Penulis Nina Susilo
|
EditorHindra Liauw
AUCKLAND, KOMPAS.com - Partisipasi warga negara Indonesia di Selandia Baru meningkat cukup signifikan dalam Pemilu Presiden 2014. Kali ini, 50,82 persen warga memberikan suaranya. Sementara itu, pada Pemilu Legislatif 2014, hanya 30 persen yang menggunakan hak pilih.

Anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Wellington Budi Putra menyebutkan, perbedaan antusiasme ini terlihat setelah penghitungan suara yang dikirimkan warga melalui pos.

Setelah penghitungan suara akhir, dari 1.807 suara yang masuk, ada 1.779 suara sah dan 28 suara tidak sah. Pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendapatkan 260 suara, sedangkan Joko Widodo-Jusuf Kalla 1.519 suara atau 84,04 persen dari suara yang masuk.

Surat suara yang dihitung terdiri atas suara warga yang diberikan di TPS Wellington sebanyak 159, melalui dropbox 231, dan dikirimkan melalui pos sebanyak 1.417.


Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Fakta Pengungkapan Klinik Psikotropika, Pemilik Tak Punya Izin, Jutaan Butir Akan Dijual

Megapolitan
Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Hujan Deras Sabtu Dini Hari, 10 RT di DKI Tergenang

Megapolitan
Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Aksi 212 Berantas Korupsi, Dijaga Ribuan Polisi dan Selesai Tepat Waktu

Megapolitan
Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Kabar Terbaru Zat Radioaktif di Tangsel, Mengontaminasi Dua Warga Batan Indah

Megapolitan
Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Robohnya Atap SMKN 24: Antara Cuaca Buruk dan Indikasi Kecurangan Saat Direhab

Megapolitan
BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

BMKG: Jakarta Diprediksi Turun Hujan Lokal Sore Ini

Megapolitan
Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Kritik Formula E di Monas, Ikatan Arsitek: Mereka Enggak Peduli soal Kesakralan

Megapolitan
Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Minta Bayaran Rp 450.000 Setelah Antar 3 Penumpang, 3 Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Megapolitan
Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Remaja yang Diduga Diperkosa Oknum PNS Papua Minta Perlindungan LPSK

Megapolitan
50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

50 Kg Ganja di Dalam Bus di Tangerang Milik Dua Napi

Megapolitan
Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Riset Sebut Ciliwung Masuk Sungai Terkotor di Dunia, Ini Komentar Pemprov DKI

Megapolitan
Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Anggota Komisi E DPRD Dorong Kasus Robohnya Atap SMKN 24 Jaktim Dibawa ke Jalur Hukum

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Dua Lantai di Duren Sawit Terbakar

Megapolitan
Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Ini Efek jika Sembarangan Mengkonsumsi Psikotropika Trihexyphenidyl

Megapolitan
PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

PT INKA Siapkan Tenaga Ahli untuk Kaji Pembangunan Jalur Trem di Bogor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X