Ahok Bicara Tentang Ucapan Nabi Muhammad

Kompas.com - 19/07/2014, 18:49 WIB
Plt. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menerima bantuan dari Duta Besar Tiongkok Xie Feng di Kantor BKKKS. Jessi CarinaPlt. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menerima bantuan dari Duta Besar Tiongkok Xie Feng di Kantor BKKKS.
Penulis Jessi Carina
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Basuki Tjahaja Purnama mengingatkan betapa pentingnya pendidikan bangsa Indonesia. Dia pun menceritakan tentang ucapan Nabi Muhammad SAW mengenai pendidikan.

"Nabi Muhammad bilang, tuntutlah ilmu sampai negeri China. Menurut tafsiran saya bukan spesifik negara Cina. Artinya, kalau ada pendidikan tidak boleh ada pengotakan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta itu.

Hal itu dikatakannya saat menghadiri buka puasa bersama yatim piatu di kantor Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BKKKS) di Jalan Tanjung, Jakarta Pusat, Sabtu (19/7/2014).

Ahok mengatakan, dirinya fokus memajukan pendidikan daripada kesehatan. Dia ingin nilai pendidikan dari Kartu Jakarta Pintar naik.

Menurut dia, ada satu tradisi baik di Tiongkok mengenai pendidikan. Di sana, semua anak-anak bisa mengenyam pendidikan.

"Menurut tafsiran saya ini artinya kalau bicara pendidikan, tidak boleh ada pengotakan, tidak boleh ada diskriminasi," ujar Ahok.

Kemudian, Ahok mengatakan Indonesia memiliki jumlah pengikut Nabi Muhammad paling besar di dunia. Namun, masih banyak umat Islam yang tidak bisa mendapat akses pendidikan. Sehingga dia ingin mengusahakan perbaikan dari segi pendidikan khususnya di Jakarta.

Ahok percaya jika bersungguh-sungguh, pasti rencana itu akan tercapai. "Saya masih ingat kok bahasa Arabnya. Man jadda wa jadda," ujar Ahok.

Ahok melakukan buka puasa bersama dengan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok Xie Feng. Buka puasa ini sekaligus penerimaan bantuan dari Duta Besar Tiongkok kepada BKKKS.

Bantuan ini diserahkan secara simbolis kepada 2 anak yatim piatu, 2 lansia, 2 penyandang disabilitas, 2 penyapu jalan, dan 2 penjaga rel kereta api. Acara ini diakhiri dengan buka puasa bersama puluhan anak yatim piatu yang hadir dari berbagai yayasan.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Megapolitan
Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Megapolitan
FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

Megapolitan
Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Megapolitan
MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

Megapolitan
Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Megapolitan
RS Ummi Dapat Teguran Keras, MER-C: Seharusnya Bima Arya Percaya Penuh pada RS

RS Ummi Dapat Teguran Keras, MER-C: Seharusnya Bima Arya Percaya Penuh pada RS

Megapolitan
Di Tengah Polemik Tes Swab, Rizieq Shihab Pergi Tinggalkan RS Ummi

Di Tengah Polemik Tes Swab, Rizieq Shihab Pergi Tinggalkan RS Ummi

Megapolitan
Kontroversi Tes Swab Diam-diam Rizieq Shihab yang Berbuntut Kasus Hukum...

Kontroversi Tes Swab Diam-diam Rizieq Shihab yang Berbuntut Kasus Hukum...

Megapolitan
Modus Pencabulan Bocah di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi hingga Imingi Bertemu Artis

Modus Pencabulan Bocah di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi hingga Imingi Bertemu Artis

Megapolitan
Terus Bertambah, Ini Sederet Pejabat yang Dicopot Akibat Kerumunan Massa Rizieq

Terus Bertambah, Ini Sederet Pejabat yang Dicopot Akibat Kerumunan Massa Rizieq

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakut, Jaktim, dan Jaksel Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakut, Jaktim, dan Jaksel Hujan Hari Ini

Megapolitan
Imbas Peminjaman Toilet ke Acara Rizieq: 7 Pejabat DKI Diperiksa Inspektorat, 2 Dicopot

Imbas Peminjaman Toilet ke Acara Rizieq: 7 Pejabat DKI Diperiksa Inspektorat, 2 Dicopot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X