Ahok Ingin Pulang Saat Lebaran

Kompas.com - 19/07/2014, 20:01 WIB
Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat bertemu dengan Rumina, janda atlet tunanetra. Basuki berjanji akan mengkuliahkan anak-anak Rumina. Kompas.com/Kurnia Sari AzizaPlt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat bertemu dengan Rumina, janda atlet tunanetra. Basuki berjanji akan mengkuliahkan anak-anak Rumina.
Penulis Jessi Carina
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Kenangan masa kecil di kampung halaman saat Ramadhan masih melekat di hati Basuki Tjahaja Purnama. Bagi dia, masa-masa tidak ada perbedaan antara kaum muslim dan non-muslim. Bagi dia, Ramadhan kental dengan kegiatan silahturahim seperti buka puasa bersama.

"Sebelum reformasi, kehidupan kita dengan yang beda agama begitu baik di Indonesia. Jadi waktu saya masih kecil itu, ketupat-ketupat dianterin ke rumah sama tetangga saya," ujar pria yang akrab disapa Ahok itu di Kantor BKKKS, Jakarta Pusat, Sabtu (19/7/2014).

Ahok bercerita, dulu, keluarganya sering mendapat kiriman ketupat Lebaran dari para tetangga. Saat malam takbiran, Ahok sudah mendapat ketupat itu. Sehingga, Lebaran hari pertama, Ahok bisa menikmati ketupat, sama seperti teman-temannya yang lain.

Hal itu membuat Ahok rindu dengan suasana Ramadhan di kampung halamannya. Dia ingin merasakan kembali suasana Ramadhan dan juga Hari Raya Idul Fitri seperti saat ia masih kecil.

"Itu saya jadinya pengen pulang aja Lebaran pertama biar bisa nikmatin makan ketupat. Pas malam takbiran ketupat aja udah dikirim ke rumah. Udah matang," ujarnya.

Ahok menambahkan, bulan Ramadhan menambahkan keceriaan tersendiri baginya saat kecil. Seperti mengikuti kegiatan pawai obor dan juga takbiran yang sering dia lihat waktu kecil.

"Saya kan dulu juga sekolah di sekolah Islam sampai SMP," ujarnya.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lahan Gedung DPR Depan Stasiun Palmerah Akan Jadi Shelter Bus, Angkot, dan Ojol

Lahan Gedung DPR Depan Stasiun Palmerah Akan Jadi Shelter Bus, Angkot, dan Ojol

Megapolitan
Wagub DKI Positif Covid-19, Kegiatan di Balai Kota Berjalan Normal

Wagub DKI Positif Covid-19, Kegiatan di Balai Kota Berjalan Normal

Megapolitan
Demo Tolak Pembangunan BTB School, Lima Warga Pluit Putri Dilaporkan ke Polisi

Demo Tolak Pembangunan BTB School, Lima Warga Pluit Putri Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Buntut Kerumunan di Jakarta, Polisi Temukan Unsur Pidana dan Pemeriksaan Rizieq Shihab

Buntut Kerumunan di Jakarta, Polisi Temukan Unsur Pidana dan Pemeriksaan Rizieq Shihab

Megapolitan
Kantor Kelurahan Pejaten Timur Dibuka Lagi Setelah Ditutup karena Ada ASN Positif Covid-19

Kantor Kelurahan Pejaten Timur Dibuka Lagi Setelah Ditutup karena Ada ASN Positif Covid-19

Megapolitan
Wagub DKI Positif Covid-19, Anies Disebut dalam Kondisi Baik

Wagub DKI Positif Covid-19, Anies Disebut dalam Kondisi Baik

Megapolitan
Wagub DKI Positif Covid-19, Gedung B Balai Kota Ditutup Selama 3 Hari

Wagub DKI Positif Covid-19, Gedung B Balai Kota Ditutup Selama 3 Hari

Megapolitan
Pelintasan Sebidang di Jalur KA Palmerah Ditutup Permanen

Pelintasan Sebidang di Jalur KA Palmerah Ditutup Permanen

Megapolitan
Sempat Ditutup, PN Jaksel Kembali Buka Layanan Persidangan dan PTSP

Sempat Ditutup, PN Jaksel Kembali Buka Layanan Persidangan dan PTSP

Megapolitan
DPRD Bekasi: Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis Dampak dari Data Kemiskinan yang Buruk

DPRD Bekasi: Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis Dampak dari Data Kemiskinan yang Buruk

Megapolitan
Balita Jadi Pengemis Meninggal Dunia, DPRD: Tak Ada Keterbukaan Data Orang Miskin

Balita Jadi Pengemis Meninggal Dunia, DPRD: Tak Ada Keterbukaan Data Orang Miskin

Megapolitan
Rizieq Belum Pastikan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Besok

Rizieq Belum Pastikan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Besok

Megapolitan
Rizieq Shihab Disebut Dites Swab oleh MER-C, Organisasi Apa Itu?

Rizieq Shihab Disebut Dites Swab oleh MER-C, Organisasi Apa Itu?

Megapolitan
PN Jaksel Dibuka Lagi Setelah Ditutup 5 Hari karena Ditemukan Kasus Covid-19

PN Jaksel Dibuka Lagi Setelah Ditutup 5 Hari karena Ditemukan Kasus Covid-19

Megapolitan
Damkar Jaktim Punya Aplikasi Go-Damkar untuk Percepat Pelayanan Pemadaman Kebakaran

Damkar Jaktim Punya Aplikasi Go-Damkar untuk Percepat Pelayanan Pemadaman Kebakaran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X