Kompas.com - 22/07/2014, 08:25 WIB
Rapat pleno rekapitulasi hasil perolehan suara Pemilu Presiden 2014 di Gedung Komisi Pemilihan Umum, Jakarta Pusat, Senin (21/7/2014). Deytri Aritonang/KOMPAS.comRapat pleno rekapitulasi hasil perolehan suara Pemilu Presiden 2014 di Gedung Komisi Pemilihan Umum, Jakarta Pusat, Senin (21/7/2014).
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Polda Metro Jaya akan mengalihkan arus lalu lintas di sekitar Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jalan Imam Bonjol, Selasa (22/7/2014), terkait jadwal penetapan hasil Pemilu Presiden 2014. Pengalihan akan dilakukan di tujuh jalur lalu lintas.

"Ada pengalihan, nanti ada tujuh titik mulai jam tujuh (07.00 WIB). Tapi, kalau ada orang yang rumahnya dekat sini mau melihat ya enggak apa-apa. Jika ada undangan di sini (ke KPU), ya diperbolehkan," ujar Dwi di Jakarta, Senin (21/7/2014) malam.

Menurut Dwi, bila tidak ada kepentingan atau bukan undangan dan warga sekitar, pengendara kendaraan dipersilakan mengambil alternatif jalan lain.

Polda Metro Jaya juga menerapkan sistem empat ring untuk kawasan di sekitar Gedung KPU. Ring pertama adalah di lantai dua KPU, tempat rekapitulasi dan penetapan, lalu ring dua adalah di halaman.

Adapun ring tiga dan empat merupakan area dari luar halaman Gedung KPU hingga Bundaran Hotel Indonesia untuk arah barat hingga Taman Suropati untuk arah timur.

Dwi mengatakan, selain pengamanan dari Polri, juga ada bantuan dari TNI. Untuk itu, dia mengatakan, sudah ada koordinasi dengan Pangdam Jaya. "(Personel) ada 31.000 kurang lebih. Polisi ada 21.000, kemudian TNI kurang lebih 10.000," kata Dwi.

(Eri Komar Sinaga/Hertanto Soebijoto)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Tangerang Selatan Masih Kesulitan Peroleh Minyak Goreng Murah

Warga Tangerang Selatan Masih Kesulitan Peroleh Minyak Goreng Murah

Megapolitan
Belum Dapat Bantuan, Warga Tegal Alur Dirikan Dapur Umum dan Bagikan Makanan ke Warga

Belum Dapat Bantuan, Warga Tegal Alur Dirikan Dapur Umum dan Bagikan Makanan ke Warga

Megapolitan
Relawan Jokowi Mania Diperiksa Terkait Laporan Terhadap Ubedilah Badrun

Relawan Jokowi Mania Diperiksa Terkait Laporan Terhadap Ubedilah Badrun

Megapolitan
Antisipasi Banjir di Puncak Musim Hujan, Warga Bumi Nasio Kota Bekasi Siapkan Pompa

Antisipasi Banjir di Puncak Musim Hujan, Warga Bumi Nasio Kota Bekasi Siapkan Pompa

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Masyarakat Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Masyarakat Diminta Perketat Protokol Kesehatan

Megapolitan
Polisi Sebut Kendaraan Berpelat Khusus RF Kerap Langgar Ganjil-Genap karena Merasa Kebal Hukum

Polisi Sebut Kendaraan Berpelat Khusus RF Kerap Langgar Ganjil-Genap karena Merasa Kebal Hukum

Megapolitan
Tahanan Narkoba Polres Jaksel Tewas, Keluarga Bakal Lapor ke Propam Polri

Tahanan Narkoba Polres Jaksel Tewas, Keluarga Bakal Lapor ke Propam Polri

Megapolitan
UPDATE 19 Januari: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.012

UPDATE 19 Januari: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.012

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Palmerah Dipercepat dengan 'Door to Door'

Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Palmerah Dipercepat dengan "Door to Door"

Megapolitan
2 Hari Terjebak Banjir, Sebagian Warga Tegal Alur Belum Dapat Bantuan

2 Hari Terjebak Banjir, Sebagian Warga Tegal Alur Belum Dapat Bantuan

Megapolitan
Sindir Anies 'Kerja Senyap' Saat Banjir, Fraksi PDI-P: Karena Memang Tidak Ada yang Dikerjakan

Sindir Anies "Kerja Senyap" Saat Banjir, Fraksi PDI-P: Karena Memang Tidak Ada yang Dikerjakan

Megapolitan
Kebakaran Melanda Toko Pakaian dan Sembako di Kebayoran Lama

Kebakaran Melanda Toko Pakaian dan Sembako di Kebayoran Lama

Megapolitan
Sudinsos Jakarta Barat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Tegal Alur

Sudinsos Jakarta Barat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Tegal Alur

Megapolitan
Anies Keluarkan Kepgub Soal Perpanjangan PPKM Level 2 di Jakarta Hingga 24 Januari

Anies Keluarkan Kepgub Soal Perpanjangan PPKM Level 2 di Jakarta Hingga 24 Januari

Megapolitan
Keluarga Pasien di RS Polri Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Dua Ponsel Hilang

Keluarga Pasien di RS Polri Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Dua Ponsel Hilang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.