Kompas.com - 23/07/2014, 06:01 WIB
Wisatawan yang selesai berlibur di Kepulauan Seribu turun dari kapal yang bersandar di Dermaga Muara Angke, Jakarta, Minggu (6/1/2013). Kompas/Heru Sri Kumoro Wisatawan yang selesai berlibur di Kepulauan Seribu turun dari kapal yang bersandar di Dermaga Muara Angke, Jakarta, Minggu (6/1/2013).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Jelang libur Lebaran, ratusan tempat penginapan di Kepulauan Seribu dipenuhi wisatawan. Dari 430 lokasi penginapan yang tersebar di lima pulau di kawasan ini, tinggal 43 di antaranya yang masih punya kamar untuk dipesan.

"Prediksi kami, 10 persen penginapan yang masih tersisa ini pun akan penuh pada minggu ini atau akhir pekan ini," kata Ketua Asosiasi Jasa Wisata Kepulauan Seribu, Micky Musleh (29), saat dihubungi, Selasa (22/7/2014).

Ratusan penginapan itu tersebar di Pulau Pramuka, Tidung, Pari, Harapan, dan Untung Jawa. Dari lima pulau tersebut hanya penginapan di Pulau Pramuka dan Tidung yang masih punya alokasi kamar untuk libur Lebaran.

Pemesanan penginapan di kawasan ini, kata Micky, sudah dibuka sejak sebulan silam. Adapun batas akhir pemesanan pada umumnya adalah H-1 hingga H-4 pemakaian. Dia mengatakan, lonjakan pengunjung yang akan menginap di kawasan ini akan berdampak pada kepadatan Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara.

Micky memperkirakan, puncak kepadatan di pelabuhan itu akan terjadi pada Minggu (27/7/2014). Dia berharap Pemerintah Kepulauan Seribu membantu menambah alokasi kapal untuk mengakomodasi lonjakan jumlah wisatawan ini.

Berdasarkan data tahun lalu, Micky memperkirakan, pada tahun ini, jumlah wisatawan libur Lebaran ke Kepulauan Seribu akan mencapai 20.000 orang. Menurut dia, mayoritas wisatawan pada libur Lebaran ini adalah kalangan non-Muslim dan Tionghoa.

"Biasanya mereka liburan karena pembantunya banyak yang mudik selama tiga sampai lima hari hari pas Lebaran," kata Micky. "Di sini mereka tidak perlu repot untuk membersihkan tempat tinggal."

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Sudin Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu Suwarto mengatakan, antisipasi lonjakan wisatawan telah dilakukan lewat koordinasi dengan para pemilik ojek kapal. Menurut dia, akan ada 30 kapal berkapasitas 30-50 penumpang yang siap mengangkut wisatawan ke Kepulauan Seribu dari Pelabuhan Muara Angke.

Suwarto mengatakan, para wisatawan juga bisa menggunakan kapal cepat milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang berangkat menuju Kepulauan Seribu dari Dermaga Kali Adem, Muara Angke. "Jadi, ada dua alternatif untuk bisa ke pulau, (yaitu) melalui Pelabuhan Muara Angke dan Kali Adem," ujar Suwarto.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gudang Parkir Gerobak di Kampung Melayu Terbakar

Gudang Parkir Gerobak di Kampung Melayu Terbakar

Megapolitan
2 Siswa SMK Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber, Pihak Sekolah: Kami Tanggung Jawab

2 Siswa SMK Tewas Saat Kebakaran Gedung Cyber, Pihak Sekolah: Kami Tanggung Jawab

Megapolitan
UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

Megapolitan
Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Megapolitan
RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Megapolitan
RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos 'Lulung Dibuat Koma' Setelah Serangan Jantung

RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos "Lulung Dibuat Koma" Setelah Serangan Jantung

Megapolitan
Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Megapolitan
Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Megapolitan
Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Megapolitan
Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Megapolitan
Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.