Kompas.com - 23/07/2014, 17:27 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengikuti rapat paripurna di DPRD DKI Jakarta, Rabu (23/7/2014). Joko Widodo kembali bertugas sebagai Gubernur DKI Jakarta menyusul berakhirnya masa cuti Gubernur DKI Jakarta non aktif setelah dirinya ditetapkan oleh KPU sebagai Presiden terpilih Republik Indonesia periode 2014-2019 pada 22 Juli 2014. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOGubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengikuti rapat paripurna di DPRD DKI Jakarta, Rabu (23/7/2014). Joko Widodo kembali bertugas sebagai Gubernur DKI Jakarta menyusul berakhirnya masa cuti Gubernur DKI Jakarta non aktif setelah dirinya ditetapkan oleh KPU sebagai Presiden terpilih Republik Indonesia periode 2014-2019 pada 22 Juli 2014.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menganggap rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menaikkan pajak bumi dan bangunan di Ibu Kota sudah tepat.

Terlebih lagi, kata dia, rencana tersebut sudah disosialisasikan sejak jauh-jauh hari. Hal tersebut disampaikannya saat rapat paripurna penyampaian jawaban Gubernur terhadap keberatan fraksi, di Gedung DPRD DKI, Rabu (23/7/2014).

"Eksekutif melalui Dinas Pelayanan Pajak telah melakukan sosialisasi secara intensif sebagai upaya agar masyarakat dapat memahami maksud dan tujuan kenaikan PBB," ujarnya.

Meski demikian, lanjut Jokowi, Pemprov DKI membuka kesempatan bagi wajib pajak untuk mengajukan keberatan terhadap nilai pajak yang dikenakan.

Nantinya, para wajib pajak akan diberi kesempatan untuk mengajukan usulan keringanan pembayarannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Diharapkan keberatan terhadap pembayaran PBB dapat diminimalisasi dan target penerimaan PBB dapat tercapai," kata Jokowi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekelompok Orang Berseragam Sekolah Serang Pelajar di Kembangan, lalu Dikejar dan Ditangkap Warga

Sekelompok Orang Berseragam Sekolah Serang Pelajar di Kembangan, lalu Dikejar dan Ditangkap Warga

Megapolitan
Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Melonjak hingga 201 dalam Sehari

Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Melonjak hingga 201 dalam Sehari

Megapolitan
Kakek 89 Tahun Dikeroyok hingga Tewas, Keluarga: Ada Pihak yang Memang Ingin Hal Ini Terjadi

Kakek 89 Tahun Dikeroyok hingga Tewas, Keluarga: Ada Pihak yang Memang Ingin Hal Ini Terjadi

Megapolitan
Dicecar soal Dana Pembangunan Lintasan Formula E, Jakpro Sebut Rogoh Duit Korporasi

Dicecar soal Dana Pembangunan Lintasan Formula E, Jakpro Sebut Rogoh Duit Korporasi

Megapolitan
Meski Dilarang Selama PTM, Masih Ada Siswa yang Jajan di Luar Area Sekolah

Meski Dilarang Selama PTM, Masih Ada Siswa yang Jajan di Luar Area Sekolah

Megapolitan
PN Depok Lockdown, Hakim dan Belasan Orang Positif Covid-19

PN Depok Lockdown, Hakim dan Belasan Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Wagub Pastikan Pasokan Minyak Goreng di DKI Jakarta Aman

Wagub Pastikan Pasokan Minyak Goreng di DKI Jakarta Aman

Megapolitan
Kasus Kakek 89 Tahun Tewas Dikeroyok, Orang yang Teriaki Korban Maling Jadi Tersangka

Kasus Kakek 89 Tahun Tewas Dikeroyok, Orang yang Teriaki Korban Maling Jadi Tersangka

Megapolitan
Wali Kota Jaksel Sebut 14 Warga Cilandak yang Terpapar Omicron Selesai Jalani Isolasi

Wali Kota Jaksel Sebut 14 Warga Cilandak yang Terpapar Omicron Selesai Jalani Isolasi

Megapolitan
Pengendara Mobil Konvoi di Tol Andara Ditegur Polisi karena Tak Izin Bikin Dokumentasi

Pengendara Mobil Konvoi di Tol Andara Ditegur Polisi karena Tak Izin Bikin Dokumentasi

Megapolitan
Ada Polisi Saat Kakek 89 Tahun Dikeroyok Massa hingga Tewas, IPW Desak Pemeriksaan oleh Propam

Ada Polisi Saat Kakek 89 Tahun Dikeroyok Massa hingga Tewas, IPW Desak Pemeriksaan oleh Propam

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Meningkat akibat Perjalanan Domestik

Jumlah Pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Meningkat akibat Perjalanan Domestik

Megapolitan
57 Siswa Terpapar Covid-19 di Jaksel, 22 Sekolah Ditutup Sementara

57 Siswa Terpapar Covid-19 di Jaksel, 22 Sekolah Ditutup Sementara

Megapolitan
Anies Belum Mau Bicara Deklarasi Capres, Pengamat: Strategi Raih Simpati Publik dan Parpol

Anies Belum Mau Bicara Deklarasi Capres, Pengamat: Strategi Raih Simpati Publik dan Parpol

Megapolitan
F-PKS DPRD DKI Sebut Pemindahan Ibu Kota Akan Berdampak pada Perekonomian di Jakarta

F-PKS DPRD DKI Sebut Pemindahan Ibu Kota Akan Berdampak pada Perekonomian di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.