Mengadu kepada Ahok, Bisa Datang Langsung ke Balaikota

Kompas.com - 24/07/2014, 13:16 WIB
Ruang Penanganan Pengaduan Sekretariat Wakil Gubernur di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (24/7/2014). KOMPAS.com/Abba GabrillinRuang Penanganan Pengaduan Sekretariat Wakil Gubernur di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (24/7/2014).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak cukup sekadar mengirimkan pengaduan melalui pesan singkat, masyarakat yang ingin langsung mendapatkan jawaban atas setiap pengaduan, dapat mendatangi langsung ruang Penanganan Pengaduan Sekretariat Wakil Gubernur, di Gedung Balaikota, Jakarta Pusat.

"Datang saja langsung ke lantai 3 Gedung Balaikota, pasti kami terima setiap pengaduan yang datang," ujar Koordinator Penanganan Pengaduan Sekretariat Wakil Gubernur, Kamis (24/7/2014).

Masyarakat yang datang akan segera diberi pengarahan oleh petugas yang berada di depan lift di lantai 3 Gedung Balaikota. Saat ini, terdapat sekitar enam orang petugas di ruang Penanganan Pengaduan Sekretariat Wagub. Masing-masing petugas, terdiri dari koordinator, perwakilan dari walikota, perwakilan dari Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B), perwakilan Dinas Pendidikan, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika, dan seorang relawan.

Masyarakat yang datang, biasanya akan diarahkan langsung kepada koordinator. Masyarakat bebas mengeluarkan keluhan, maupun pertanyaan yang berkaitan dengan pelayanan publik.

Masyarakat yang mengirim pesan singkat kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, juga akan dihubungi oleh koordinator pengaduan. Petugas kemudian akan meminta data pengaduan, sebagai bahan untuk ditindaklanjuti.

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kekhawatiran DKI jika Bus AKAP Tetap Beroperasi Angkut Warga ke Luar Jakarta

Kekhawatiran DKI jika Bus AKAP Tetap Beroperasi Angkut Warga ke Luar Jakarta

Megapolitan
Tewas Ditabrak Mobil saat Sedang Jogging di Karawaci, Andre Sempat Selamatkan Anaknya

Tewas Ditabrak Mobil saat Sedang Jogging di Karawaci, Andre Sempat Selamatkan Anaknya

Megapolitan
Cegah Covid-19, Puluhan Titik Jalan di Jakarta Timur Disemprotkan Disinfektan

Cegah Covid-19, Puluhan Titik Jalan di Jakarta Timur Disemprotkan Disinfektan

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

Megapolitan
Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

Megapolitan
Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

Megapolitan
Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

Megapolitan
Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

Megapolitan
Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

Megapolitan
Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Perpanjang Penutupan Tempat Hiburan, Bioskop, hingga Apartemen Harian

Pemkot Bekasi Perpanjang Penutupan Tempat Hiburan, Bioskop, hingga Apartemen Harian

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Jati Pulo dan Kota Bambu Utara Pasang Pagar Besi di Perbatasan Wilayah

Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Jati Pulo dan Kota Bambu Utara Pasang Pagar Besi di Perbatasan Wilayah

Megapolitan
Cegah Corona, PT MRT Jakarta Bagikan Paket Masker dan Hand Sanitizer ke Penumpang

Cegah Corona, PT MRT Jakarta Bagikan Paket Masker dan Hand Sanitizer ke Penumpang

Megapolitan
UPDATE RSD Wisma Atlet 31 Maret: 413 Pasien Dirawat, 1 PDP Meningal

UPDATE RSD Wisma Atlet 31 Maret: 413 Pasien Dirawat, 1 PDP Meningal

Megapolitan
Warga Berjemur di TPU Prumpung demi Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Warga Berjemur di TPU Prumpung demi Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X