Jokowi Bagi-bagi THR di Kampung Kumuh Penjaringan

Kompas.com - 24/07/2014, 15:39 WIB
Calon presiden Joko Widodo saat membagi-bagikan sembako di permukiman kumuh di Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (24/7/2014) siang. KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOCalon presiden Joko Widodo saat membagi-bagikan sembako di permukiman kumuh di Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (24/7/2014) siang.
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo membagi-bagikan beras dan amplop berisi uang kepada warga di permukiman kumuh di RW 1, Penjaringan, Jakarta Utara pada Kamis (24/7/2014) siang.

"Ini zakat mal saya. Tapi jumlahnya tidak perlu saya sebutlah," ujar Jokowi di sela pembagian itu, Kamis siang.

Pantauan Kompas.com, beras itu dibawa dengan menggunakan dua truk boks Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Ratusan warga telah mengantre ketika Jokowi dan truk Satpol PP itu datang.

Ketika petugas Satpol PP membagi-bagikan beras kepada warga, Jokowi berkeliling barisan membagikan amplop berisi uang. Amplop untuk orang dewasa berisi Rp 50.000, sementara amplop untuk anak-anak berisi Rp 10.000.

Suasana pembagian THR berlangsung cukup tertib. Suasana ramai hanya terjadi pada titik Jokowi membagi-bagikan amplop. Kendati demikian, ada saja warga yang 'nakal' lantaran mendapatkan beras dan amplop lebih dari satu.

Seperti diketahui, hari ini merupakan hari kedua Jokowi bertugas kembali sebagai Gubernur DKI setelah mengambil cuti untuk menjalani proses Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.

Pada Selasa (22/7/2014), Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai pemenang Pilpres dengan perolehan 53,15 persen suara. Pesaingnya, pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memperoleh 46,85 persen.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPRD DKI Akan Ajukan Surat Perpanjangan Waktu Pembahasan Anggaran

DPRD DKI Akan Ajukan Surat Perpanjangan Waktu Pembahasan Anggaran

Megapolitan
Fraksi PSI Sesalkan DKI Pangkas Anggaran Rehab Sekolah tetapi Tambah Anggaran Formula E

Fraksi PSI Sesalkan DKI Pangkas Anggaran Rehab Sekolah tetapi Tambah Anggaran Formula E

Megapolitan
GrabWheels Klaim Punya Aturan buat Pengguna Skuter Listrik

GrabWheels Klaim Punya Aturan buat Pengguna Skuter Listrik

Megapolitan
Keluarga Korban Kecelakaan Minta Grab Evaluasi Aturan Penggunaan GrabWheels

Keluarga Korban Kecelakaan Minta Grab Evaluasi Aturan Penggunaan GrabWheels

Megapolitan
Sejumlah Negara Punya Aturan Soal Skuter Listrik, Indonesia Menyusul?

Sejumlah Negara Punya Aturan Soal Skuter Listrik, Indonesia Menyusul?

Megapolitan
Sulit Dikenali, RS Polri Rekonstruksi Wajah Jenazah Pria Dalam Koper

Sulit Dikenali, RS Polri Rekonstruksi Wajah Jenazah Pria Dalam Koper

Megapolitan
Penabrak Dua Pengguna Skuter Listrik di Senayan Diduga Anak Orang Penting

Penabrak Dua Pengguna Skuter Listrik di Senayan Diduga Anak Orang Penting

Megapolitan
Petugas GrabWheel Ditempatkan di JPO Hingga Pukul 02.00 WIB, Sosialisasi Aturan Penggunaan Skuter Listrik

Petugas GrabWheel Ditempatkan di JPO Hingga Pukul 02.00 WIB, Sosialisasi Aturan Penggunaan Skuter Listrik

Megapolitan
Kronologi Kecekalaan Mobil Camry dengan Skuter Listrik GrabWheel

Kronologi Kecekalaan Mobil Camry dengan Skuter Listrik GrabWheel

Megapolitan
Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba yang Ingin Merebut Senjata

Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba yang Ingin Merebut Senjata

Megapolitan
Ini Enam Kecelakaan Fatal yang Libatkan Skuter Listrik di Berbagai Negara dalam Setahun Terakhir

Ini Enam Kecelakaan Fatal yang Libatkan Skuter Listrik di Berbagai Negara dalam Setahun Terakhir

Megapolitan
Marak Skuter Listrik Melintas Jembatan Penyeberangan, Grab Pasang Tanda Larang Mengendarai GrabWheels di Setiap JPO

Marak Skuter Listrik Melintas Jembatan Penyeberangan, Grab Pasang Tanda Larang Mengendarai GrabWheels di Setiap JPO

Megapolitan
Polisi Imbau Skuter Listrik Tidak Digunakan di Jalan Raya

Polisi Imbau Skuter Listrik Tidak Digunakan di Jalan Raya

Megapolitan
Bekasi Punya Kapal Sampah, Kali Bekasi Akan Disekat

Bekasi Punya Kapal Sampah, Kali Bekasi Akan Disekat

Megapolitan
Asal Mula Warga Turunan Arab Penuhi Kawasan Condet

Asal Mula Warga Turunan Arab Penuhi Kawasan Condet

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X