Jauh dari Laut, Ahok Enggan Tempati Rumah Dinas Gubernur DKI

Kompas.com - 25/07/2014, 07:52 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di kediamannya, di Pantai Mutiara, Jakarta Utara. Kompas.com/Kurnia Sari AzizaWakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di kediamannya, di Pantai Mutiara, Jakarta Utara.
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan enggan menempati rumah dinas Gubernur DKI Jakarta di Taman Surapati, Menteng, Jakarta Pusat, jika ia resmi dilantik menggantikan Joko Widodo. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo terpilih sebagai Presiden RI periode 2014-2019 dalam Pemilu Presiden 2014. Apa alasan Basuki, yang biasa disapa Ahok, tak mau menempati rumah dinas gubernur?

Ahok mengatakan, ia lebih memilih tinggal di kediaman pribadinya, kawasan Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara, yang berdekatan dengan laut.

"Saya itu tiap pagi butuh merenung di laut. Kalau di rumah, lihat belakang kan view-nya langsung laut," kata Basuki, di Balaikota Jakarta, Kamis (24/7/2014) malam.

Menurut Basuki, ia sudah nyaman menetap di rumah pribadinya. Rumah dinas di Taman Suropati, kata dia, hanya akan digunakan untuk menerima tamu maupun acara di akhir pekan. Basuki juga akan meminta adiknya untuk menempati rumah dinas gubernur.

"Supaya ada hawa manusianya, kalau tidak ditempati kan jadi pengap," ujar Basuki.

Alasan lainnya adalah, karena lokasi sekolah anak-anaknya tidak jauh dari Pluit. Jika harus pindah rumah, Basuki merasa akan lebih repot. Meski rumahnya jauh dari pusat pemerintahan, Basuki tak khawatir.

"Pak Prabowo rumahnya di Hambalang Bogor, juga oke-oke saja tuh," kata Basuki.

Selama lebih kurang dua tahun menjabat sebagai Wagub DKI, Basuki juga tidak menggunakan fasilitas rumah dinas di Jalan Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan. Ia hanya menempati rumah itu saat menggelar open house pada perayaan hari raya Natal tahun 2012.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemohon SIKM Butuh Surat Rekomendasinya, Perangkat RT/RW di Kota Tangerang Diminta Jujur

Pemohon SIKM Butuh Surat Rekomendasinya, Perangkat RT/RW di Kota Tangerang Diminta Jujur

Megapolitan
Kronologi Kelompok Debt Collector Adang Babinsa, Pemimpinnya Ajak 8 Teman untuk Cari Mobil Incaran

Kronologi Kelompok Debt Collector Adang Babinsa, Pemimpinnya Ajak 8 Teman untuk Cari Mobil Incaran

Megapolitan
Update 9 Mei: Bertambah 809, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini Mencapai 415.647

Update 9 Mei: Bertambah 809, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini Mencapai 415.647

Megapolitan
Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa, 9 di Antaranya Ada di Video Viral

Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa, 9 di Antaranya Ada di Video Viral

Megapolitan
SPSI Sebut Masih Ada Perusahaan di Kota Tangerang yang Belum Lunasi THR Tahun Lalu

SPSI Sebut Masih Ada Perusahaan di Kota Tangerang yang Belum Lunasi THR Tahun Lalu

Megapolitan
Pemprov DKI Terima 2.189 Permohonan SIKM, Lebih dari Setengahnya Ditolak

Pemprov DKI Terima 2.189 Permohonan SIKM, Lebih dari Setengahnya Ditolak

Megapolitan
Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa TNI di Jakarta Utara

Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa TNI di Jakarta Utara

Megapolitan
Kadisdik: PPDB DKI 2021 Jalur Prestasi Tidak Menggunakan Batas Usia

Kadisdik: PPDB DKI 2021 Jalur Prestasi Tidak Menggunakan Batas Usia

Megapolitan
Lebih dari Seribu Permohonan SIKM di Jakarta Ditolak Karena Alasan Ini

Lebih dari Seribu Permohonan SIKM di Jakarta Ditolak Karena Alasan Ini

Megapolitan
Hari Keempat Larangan Mudik, 100 Kendaraan Diputar Balik di Posko Penyekatan Kota Tangerang

Hari Keempat Larangan Mudik, 100 Kendaraan Diputar Balik di Posko Penyekatan Kota Tangerang

Megapolitan
Polisi Bubarkan Antrean Pengunjung Mal BTM Bogor yang Mengular hingga Jalan

Polisi Bubarkan Antrean Pengunjung Mal BTM Bogor yang Mengular hingga Jalan

Megapolitan
Cara Baru Penentuan Zonasi PPDB DKI Jakarta 2021, Ini Penjelasannya

Cara Baru Penentuan Zonasi PPDB DKI Jakarta 2021, Ini Penjelasannya

Megapolitan
Kodam Jaya Pastikan Kawal Proses Hukum Kasus Pengadangan Babinsa oleh Debt Collector

Kodam Jaya Pastikan Kawal Proses Hukum Kasus Pengadangan Babinsa oleh Debt Collector

Megapolitan
Jelang Lebaran, Ini Siasat Pemkot Jakpus Hadapi Lonjakan Pengunjung di Pasar Tanah Abang

Jelang Lebaran, Ini Siasat Pemkot Jakpus Hadapi Lonjakan Pengunjung di Pasar Tanah Abang

Megapolitan
Mudik Lebaran Dilarang, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Turun Drastis hingga 90 Persen

Mudik Lebaran Dilarang, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Turun Drastis hingga 90 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X