Malam Takbiran, BMKG Prediksi Jabodetabek Diguyur Hujan

Kompas.com - 26/07/2014, 22:16 WIB
Angin kencang sanggup menumbangkan pohon. Ada trik khusus untuk biker! Kompas.com/ Kristianto PurnomoAngin kencang sanggup menumbangkan pohon. Ada trik khusus untuk biker!
|
EditorWisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Jabodetabek bakal diguyur hujan pada malam takbiran menjelang hari raya Idul Fitri, Minggu (27/7/2014). Hal ini disampaikan oleh Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Mulyo Prabowo, Sabtu (26/7/2014) malam. 
 
"Umumnya, hujan akan turun di bagian Jakarta Selatan baru bergerak ke arah utara," kata Mulyo, di Jakarta, Sabtu (26/7/2014) malam. 
 
Mulyo menjelaskan, pada pagi hingga siang hari, Jabodetabek berpotensi cerah berawan. Lalu pada sore harinya, wilayah itu berpotensi hujan ringan. Kemudian, hujan potensi sedang akan mengguyur pada malam hari. Wilayah yang akan terkena imbas hujan yakni di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Bekasi, Depok, Tangerang, dan sekitarnya.

Sementara secara umum, awan hujan juga menyelimuti hampir seluruh wilayah Indonesia, yakni di Sumatera Utara, Lampung, Jawa Barat, Kalimantan bagian timur dan utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Maluku, serta Papua bagian barat dan sebelah utara.

"Kecepatan anginnya juga masih dalam batas normal, yakni 5-20 km per jam. Sebelum muncul hujan, angin agak menguat sedikit, baru terjadi hujan. Sementara suhu udaranya berkisar 25-30 derajat celsius di Jabodetabek," kata Mulyo.

 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres Jakbar Amankan 254 Kilogram Ganja di Sumatera Utara

Polres Jakbar Amankan 254 Kilogram Ganja di Sumatera Utara

Megapolitan
Detik-detik Aksi Penodongan di Warteg, Pelaku Awalnya Memesan Makanan

Detik-detik Aksi Penodongan di Warteg, Pelaku Awalnya Memesan Makanan

Megapolitan
KA Tawang Jaya Anjlok, Sejumlah Perjalanan KRL Terganggu

KA Tawang Jaya Anjlok, Sejumlah Perjalanan KRL Terganggu

Megapolitan
Kereta Api Tawang Jaya Anjlok di Perlintasan Pasar Senen

Kereta Api Tawang Jaya Anjlok di Perlintasan Pasar Senen

Megapolitan
Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus Pariwiasata di Subang Bertambah Satu

Korban Meninggal akibat Kecelakaan Bus Pariwiasata di Subang Bertambah Satu

Megapolitan
Pemerintah Hapus Tenaga Honorer, Pemkot Tangsel Prihatin akan Nasib Pegawai

Pemerintah Hapus Tenaga Honorer, Pemkot Tangsel Prihatin akan Nasib Pegawai

Megapolitan
Kejar Tersangka hingga ke Sumatera, Polres Jakbar Ungkap Peredaran Ganja Lintas Provinsi

Kejar Tersangka hingga ke Sumatera, Polres Jakbar Ungkap Peredaran Ganja Lintas Provinsi

Megapolitan
Diduga Peras PNS, Oknum Wartawan di Bogor Ditangkap Polisi

Diduga Peras PNS, Oknum Wartawan di Bogor Ditangkap Polisi

Megapolitan
Modus Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal, Bagikan Karcis dengan Nama Polisi Fiktif

Modus Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal, Bagikan Karcis dengan Nama Polisi Fiktif

Megapolitan
Mulai Februari, Tilang Elektronik Berlaku untuk Pengendara Sepeda Motor di Jakarta

Mulai Februari, Tilang Elektronik Berlaku untuk Pengendara Sepeda Motor di Jakarta

Megapolitan
Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal Ditangkap Setelah Video Pemalakan Viral

Pemalak Sopir Truk di Kapuk Kamal Ditangkap Setelah Video Pemalakan Viral

Megapolitan
Warga Was-was dengan Keberadaan Sarang Tawon Vespa di Bintaro

Warga Was-was dengan Keberadaan Sarang Tawon Vespa di Bintaro

Megapolitan
Dugaan Penyiksaan Lutfi, IPW Sebut Oknum Polisi Lakukan Cara Nazi

Dugaan Penyiksaan Lutfi, IPW Sebut Oknum Polisi Lakukan Cara Nazi

Megapolitan
PKS DKI Sebut Nama Baru Cawagub Tak Perlu Lewati Fit And Proper Test

PKS DKI Sebut Nama Baru Cawagub Tak Perlu Lewati Fit And Proper Test

Megapolitan
Polisi Tembak Polisi di Depok Dituntut Hukuman 13 Tahun Penjara

Polisi Tembak Polisi di Depok Dituntut Hukuman 13 Tahun Penjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X