Perahu Terbalik, 11 Orang Tenggelam di Setu Cikaret Cibinong

Kompas.com - 03/08/2014, 22:10 WIB
Tim SAR gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, tengah melakukan evakuasi terhadap korban tenggelam di tempat wisata Danau Setu Cikaret, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (3/8/2014). KOMPAS.com/ RAMDHAN TRIYADI BEMPAHTim SAR gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, tengah melakukan evakuasi terhadap korban tenggelam di tempat wisata Danau Setu Cikaret, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (3/8/2014).

BOGOR, KOMPAS.com - Nasib naas menimpa 11 pengunjung Setu Cikaret, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/8/2014), setelah perahu yang ditumpanginya tenggelam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, ke-11 orang tersebut sedang berekreasi mengisi liburan. Menurut Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Budi Aksomo, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

"Perahu yang ditumpangi mereka kelebihan penumpang sehingga tak mampu menampung beban di atas perahu itu," ucap Budi.

Budi melanjutkan, sembilan dari 11 penumpang perahu itu sudah berhasil dievakusi, namun dua penumpang lagi masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

"Masih ada dua penumpang lagi yang belum berhasil ditemukan. Tim SAR gabungan yang dibantu masyarakat sekitar hingga saat ini masih terus mencari," tambah Budi.

Sementara itu, seorang saksi mata, Herawati (30) menjelaskan, sebelum perahu nahas tersebut tenggelam, perahu diisi oleh 6 orang anak kecil serta 5 orang dewasa termasuk dua di antaranya operator perahu.

Menurut dia, sesaat sebelum perahu itu tenggelam, banyak penumpang yang meloncat untuk menyelamatkan diri. Namun nahas, mereka yang meloncat justru tenggelam.

"Warga yang melihat kejadian langsung menolong para korban yang sebagian besar diisi anak kecil yang belum bisa berenang. Setelah korban yang selamat dikumpulkan, ternyata masih ada dua penumpang yang belum berhasil ditemukan," ungkap Herawati.

Sembilan penumpang yang berhasil ditemukan, kini mendapat perawatan di rumah sakit terdekat. Hingga berita ini diturunkan, kedua korban belum berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan.

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X