Wali Kota Bekasi Marah PNS Tak Masuk Beralasan Dinas Luar Kota

Kompas.com - 04/08/2014, 11:14 WIB
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Jessi CarinaWali Kota Bekasi Rahmat Effendi
Penulis Jessi Carina
|
EditorAna Shofiana Syatiri

BEKASI, KOMPAS.com - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi marah karena ada ratusan pegawai negeri sipil (PNS) yang tidak hadir di hari pertama kerja untuk PNS. Rahmat Effendi tambah marah ketika mengetahui beberapa PNS yang tak masuk beralasan sedang tugas ke luar kota.

"Ada beberapa PNS yang tidak masuk dengan alasan tugas luar kota. Tugas luar kota dari siapa? Baru libur satu minggu siapa yang memberi tugas ke luar kota? Ini alasannya enggak logis," ujar Rahmat Effendi di Kantor Wali Kota, Senin (4/8/2014).

Rahmat Effendi meminta kepada semua pimpinan dinas untuk ikut mengawasi kedisiplinan pegawainya. Saat ini, hampir 70% kantor dinas di Bekasi sudah berada di kawasan Kantor Wali Kota di Jalan Ahmad Yani.

Seharusnya, proses pelaporan absen pegawai tiap harinya harus lebih cepat. Sebanyak 203 PNS tidak hadir di hari pertama masuk kerja. PNS yang izin sakit sebanyak 20 orang, cuti sebanyak 7 orang, dinas luar kota sebanyak 11 orang, dan 175 tanpa keterangan.

Bagi PNS yang tidak masuk tanpa keterangan ini bisa dikenakan sanksi. Sanksi yang bisa dikenakan berupa penangguhan jabatan, pemotongan jabatan, dan pemindahan tugas atau mutasi.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bekasi juga masih akan mengadakan sidak terhadap PNS di semua SKPD di Kota Bekasi. Rencananya, sidak itu dilaksanakan siang ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, RS Suyoto Akan Tambah Ruang Perawatan

Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19, RS Suyoto Akan Tambah Ruang Perawatan

Megapolitan
Waspada Kejahatan dengan Modus Tawarkan Pekerjaan, dari Pencurian hingga Prostitusi Online

Waspada Kejahatan dengan Modus Tawarkan Pekerjaan, dari Pencurian hingga Prostitusi Online

Megapolitan
Cara Cek Ketersediaan Tempat Tidur ICU Pasien Covid-19 di Jakarta

Cara Cek Ketersediaan Tempat Tidur ICU Pasien Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Total 47 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi, Ini Daftar Namanya

Total 47 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi, Ini Daftar Namanya

Megapolitan
TPU Bambu Apus Bisa Tampung 700 Jenazah Pasien Covid-19

TPU Bambu Apus Bisa Tampung 700 Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Modus Tawarkan Pekerjaan, TNI Gadungan Curi Motor Korban

Modus Tawarkan Pekerjaan, TNI Gadungan Curi Motor Korban

Megapolitan
4 Fakta Risma Bantu 15 PPKS Kerja di BUMN, dari Pemulung Kini Pekerja di Proyek Tol

4 Fakta Risma Bantu 15 PPKS Kerja di BUMN, dari Pemulung Kini Pekerja di Proyek Tol

Megapolitan
Pemprov DKI Buka Lahan Baru Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus

Pemprov DKI Buka Lahan Baru Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus

Megapolitan
Depok Catat 410 Kasus Baru, 4.569 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Depok Catat 410 Kasus Baru, 4.569 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Rangkap Jabatan Marullah Matali, Dilantik Jadi Sekda DKI Jakarta Lalu Ditunjuk Plt Wali Kota Jaksel

Rangkap Jabatan Marullah Matali, Dilantik Jadi Sekda DKI Jakarta Lalu Ditunjuk Plt Wali Kota Jaksel

Megapolitan
UPDATE: Tambah 73 Kasus di Kota Tangerang, 3 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 73 Kasus di Kota Tangerang, 3 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Sejarah Hari Ini: Kecelakaan Maut Tugu Tani yang Renggut 9 Nyawa Pejalan Kaki

Sejarah Hari Ini: Kecelakaan Maut Tugu Tani yang Renggut 9 Nyawa Pejalan Kaki

Megapolitan
Pedagang Emas di Depok Tertipu, Emas 300 Gram Dibawa Kabur Pelaku

Pedagang Emas di Depok Tertipu, Emas 300 Gram Dibawa Kabur Pelaku

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Jumat: Bogor, Tangerang, dan Sebagian Jakarta Berpeluang Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Jumat: Bogor, Tangerang, dan Sebagian Jakarta Berpeluang Hujan

Megapolitan
5 Fakta Terkini Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182: Dihentikan hingga Proses Identifikasi

5 Fakta Terkini Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182: Dihentikan hingga Proses Identifikasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X