Kompas.com - 05/08/2014, 16:51 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo blusukan ke trotoar di sepanjang Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9/2013). Tahun depan, penatan seluruh trotoar di Jakarta akan dimulai. KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOGubernur DKI Jakarta Joko Widodo blusukan ke trotoar di sepanjang Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (28/9/2013). Tahun depan, penatan seluruh trotoar di Jakarta akan dimulai.
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta blusukan ke Rumah Susun Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Selasa (5/8/2014) siang. Jokowi mengatakan, rusun yang belum rampung itu diperuntukkan bagi warga bantaran Sungai Ciliwung, tepatnya di Kampung Pulo.

"Desember 2014 sudah siap ditempati rusun ini. Detik itu selesai, langsung harus masuk ke sini semua. Harus pindah," ujar Jokowi di sela kunjungannya.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui satuan kerja perangkat daerah (SKPD) telah melaksanakan sosialisasi relokasi kepada warga Kampung Pulo sejak lama. Oleh sebab itu, tidak pantas jika niat baik pemerintah tersebut ditolak oleh warga bantaran kali.

Jokowi mengaku telah mempersiapkan penangkal untuk menghadapi warga yang menolak untuk direlokasi. Begitu digusur, bantaran kali yang selama ini dijadikan warga tempat tinggal langsung dibangun turap agar tidak bisa ditempati lagi oleh warga.

"Itu namanya dikunci. Contoh Pluit. Tempat mereka digusur, disuruh pindah ke Rusun Pluit, tapi ada yang ndak mau. Apa mereka mau balik lagi? Ya ndak mungkin, orang langsung kami kerjakan lahan bekas mereka," ucapnya.

Wali Kota Jakarta Timur Krisdianto yang mendampingi blusukan Jokowi mengaku telah merampungkan sosialisasi relokasi warga setempat. Dia mengatakan, warga sudah antusias menempati rusun tersebut karena fasilitasnya cukup lengkap.

"Ini kan ada lift-nya Pak. Ada warga bercanda kalau sudah jadi dia mainin itu lift-nya turun naik," ujar Krisdianto kepada Jokowi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rusun Kampung Melayu merupakan hasil kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian Pekerjaan Umum. Rusun itu terdiri dari 500 hunian. Rencananya, rusun akan dibangun setinggi 16 lantai. Saat ini baru dibangun 13 lantai. Lantai satu hingga dua diperuntukkan bagi fasilitas umum, sementara sisanya untuk hunian warga.

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 25 September: Ada 100 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Kota Tangerang

UPDATE 25 September: Ada 100 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Kota Tangerang

Megapolitan
Masih Ada 605 Kasus Aktif Covid-19 di Depok Saat Ini

Masih Ada 605 Kasus Aktif Covid-19 di Depok Saat Ini

Megapolitan
[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

Megapolitan
2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

Megapolitan
Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Megapolitan
PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

Megapolitan
Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Megapolitan
266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Megapolitan
Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Megapolitan
Ganjil Genap Diprediksi Akan Perlancar Jalan Margonda Depok hingga 50 Persen di Akhir Pekan

Ganjil Genap Diprediksi Akan Perlancar Jalan Margonda Depok hingga 50 Persen di Akhir Pekan

Megapolitan
Ganjil Genap di Margonda Depok Hanya Diterapkan dari Flyover UI sampai Simpang Ramanda

Ganjil Genap di Margonda Depok Hanya Diterapkan dari Flyover UI sampai Simpang Ramanda

Megapolitan
Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Megapolitan
Video Viral Aksi Pencurian di Pondok Aren, Pelaku Gasak Suvenir dan 15 Hoverboard

Video Viral Aksi Pencurian di Pondok Aren, Pelaku Gasak Suvenir dan 15 Hoverboard

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.