Proyek Sodetan Ciliwung Baru Rampung 1 Bulan

Kompas.com - 07/08/2014, 11:21 WIB
Proyek pengerjaan sodetan di Jalan Otista III berdampak pada pemukiman warga Cipinang Cimpedak, Jatinegara, Jakarta Timur. Selasa (27/5/2014). Kompas.com/Robertus BelarminusProyek pengerjaan sodetan di Jalan Otista III berdampak pada pemukiman warga Cipinang Cimpedak, Jatinegara, Jakarta Timur. Selasa (27/5/2014).
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Proyek sodetan Ciliwung-KBT yang berlokasi di Jalan Otista III, Cipinang Cimpedak, Jatinegara, Jakarta Timur, dipastikan molor. PT Wijaya Karya (Wika) selaku pelaksana proyek menyatakan, pengerjaan tersebut akan bertambah selama satu bulan lebih setelah dipastikan mundur dari target awal yang sebenarnya jatuh pada akhir pekan ini.

Manajer Proyek PT Wika, Ismu Sutopo, mengatakan, waktu pengerjaan akan mundur hingga akhir September 2014 atau berakhir pada bulan depan. Molornya pengerjaan proyek yang dijadwalkan selesai pada 10 Agustus 2014 tersebut, lanjut Ismu, lantaran pengerjaan proyek yang tidak bisa dilakukan satu hari penuh.

"Karena ada permintaan dari warga yang tidak bisa diganggu sampai malam," kata Ismu, kepada Kompas.com, Kamis (7/8/2014).

Ismu mengatakan, penolakan warga yang merasa terganggu tersebut membuat pengerjaan proyek dilakukan mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 22.00. Pihaknya mengklaim, bila hal tersebut tidak terjadi, maka pengerjaan dapat selesai tepat waktu.

"Kita bisa selesaikan Agustus kalau bisa kerja siang malam. Tapi ternyata tidak disetujui warga. Konsekuensinya ya sampai pukul 22.00," ujar Ismu.

Adapun di lokasi tersebut, PT Wika tengah mengerjakan lubang pertemuan mata bor yang akan masuk dari sisi inlet dan outlet sodetan. Proses pengerjaannya tersisa sekitar 20 persen.

"Saat ini sudah hampir 80 persen untuk lokasi itu. Tinggal gali tanah dan memasang perkuatan jari besi saja. Tapi yang inlet dan outlet belum karena masih terkendala pembebasan tanah," ujar Ismu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tangsel Berkeberatan dengan Wacana Pencabutan Subsidi Gas 3 Kg

Pemkot Tangsel Berkeberatan dengan Wacana Pencabutan Subsidi Gas 3 Kg

Megapolitan
Wakil Wali Kota Tangsel Harap Gaji Pegawai Honorer yang Jadi PPPK Ditanggung APBN

Wakil Wali Kota Tangsel Harap Gaji Pegawai Honorer yang Jadi PPPK Ditanggung APBN

Megapolitan
Simpan Sabu di Setang Motor, Pria Ini Diciduk Tim Rajawali di Jatinegara

Simpan Sabu di Setang Motor, Pria Ini Diciduk Tim Rajawali di Jatinegara

Megapolitan
Dirampok di Tengah Tol Tangerang-Merak, Sopir Truk Mengejar hingga Tabrak Mobil Pelaku

Dirampok di Tengah Tol Tangerang-Merak, Sopir Truk Mengejar hingga Tabrak Mobil Pelaku

Megapolitan
Santri yang Hanyut di Bogor Akhirnya Ditemukan di Sungai Cisadane Kota Tangerang

Santri yang Hanyut di Bogor Akhirnya Ditemukan di Sungai Cisadane Kota Tangerang

Megapolitan
Pilwalkot Depok, Bisakah PKS Maju Sendiri Tanpa Gerindra Cs?

Pilwalkot Depok, Bisakah PKS Maju Sendiri Tanpa Gerindra Cs?

Megapolitan
Mengupas Cerita di Balik Tradisi Membeli Ikan Bandeng Jelang Imlek

Mengupas Cerita di Balik Tradisi Membeli Ikan Bandeng Jelang Imlek

Megapolitan
 Suara Solidaritas Sosial dari Bintaro Design District

Suara Solidaritas Sosial dari Bintaro Design District

Megapolitan
Untuk Perbaikan Gizi, Petugas Damkar Tangsel Dapat Uang Lauk Pauk

Untuk Perbaikan Gizi, Petugas Damkar Tangsel Dapat Uang Lauk Pauk

Megapolitan
Puluhan Kafe Remang-remang di Lokalisasi Gang Royal Tak Berizin

Puluhan Kafe Remang-remang di Lokalisasi Gang Royal Tak Berizin

Megapolitan
Kafe Remang-remang di Lokalisasi Ilegal Royal Bisa Raup Rp 40 Juta Sehari

Kafe Remang-remang di Lokalisasi Ilegal Royal Bisa Raup Rp 40 Juta Sehari

Megapolitan
Menangkan Ahmad Riza Patria Jadi Wagub DKI, Gerindra Segera Lobi Fraksi-fraksi di DPRD

Menangkan Ahmad Riza Patria Jadi Wagub DKI, Gerindra Segera Lobi Fraksi-fraksi di DPRD

Megapolitan
Lokalisasi Gang Royal di Rawa Bebek Diperkirakan Sudah Berusia Setengah Abad

Lokalisasi Gang Royal di Rawa Bebek Diperkirakan Sudah Berusia Setengah Abad

Megapolitan
[BERITA FOTO] Menengok Persiapan Imlek di Hok Lay Kiong, Klenteng Terbesar di Kota Bekasi

[BERITA FOTO] Menengok Persiapan Imlek di Hok Lay Kiong, Klenteng Terbesar di Kota Bekasi

Megapolitan
Jelang Imlek, Kue Keranjang Paling Diburu di Jalan Suryakencana Bogor

Jelang Imlek, Kue Keranjang Paling Diburu di Jalan Suryakencana Bogor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X