Ahok Kabulkan Keinginan Lasro Marbun

Kompas.com - 07/08/2014, 13:22 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama seusai bertemu Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, di Balaikota Jakarta, Rabu (23/7/2014). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaWakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama seusai bertemu Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, di Balaikota Jakarta, Rabu (23/7/2014).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

 


JAKARTA,
 KOMPAS.com
 - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bakal memindahkan jabatan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Lasro Marbun. Hanya saja, Basuki masih merahasiakan posisi baru mana yang akan ditempati Lasro. 

"Jadi dipindahkan, tapi masih rahasia dong," kata pria yang akrab disapa Ahok itu di Balaikota Jakarta, Kamis (7/8/2014).
 
Kendati demikian, Basuki menampik permintaan pengunduran diri Lasro karena mengalami stres berat. Sebelumnya, dia mengatakan kalau Lasro stres berat karena merasa bekerja sendirian dan tidak didukung oleh anak-anak buahnya di Dinas Pendidikan.

Jika jadi dimutasi, Basuki akan menempatkan Lasro pada jabatan yang kantornya di Balaikota Jakarta. Sebab, jika menjadi Kepala Dinas Pendidikan, kantornya berada di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. 

"Kita mau tempatkan dia (Lasro) di posisi yang lebih baik dan bisa bantu saya di sini (Balaikota). Karena dia tahu semua peraturan segala macam. Saya ingin, dia bantu saya di Balaikota, kalau di dinas, kantornya beda," ujar Basuki. 

 
Senada dengan Basuki, Lasro juga menampik dirinya mengalami stres berat. Bahkan, hingga saat ini, ia bersyukur memiliki anak-anak buah yang bisa berkoordinasi baik dengannya.

Menurut dia, seluruh anak buahnya di Dinas Pendidikan DKI telah memiliki komitmen untuk mau mengubah sistem pendidikan Jakarta, lebih baik lagi.

"Saya ingin luruskan bahwa semua staf saya, dari eselon III sampai guru-guru mendukung perubahan dan penataan ulang. Semua orang ingin meninggalkan hal-hal yang baik dalam hidupnya, dengan dasar itu, mereka mendukung saya untuk perubahan dan perbaikan ini," kata Lasro.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab,  Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab, Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

Megapolitan
Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Megapolitan
KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

Megapolitan
Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Megapolitan
UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

UPDATE 28 November: Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Tangsel Kini 2.624

Megapolitan
Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Pemprov DKI Raih Dua Penghargaan Bhumandala Award 2020

Megapolitan
Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Cengkareng Timur Jadi Pilot Project Kampung Tangguh Covid-19

Megapolitan
Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Fraksi PAN: Jangan Cabut Perda PPIJ

Megapolitan
Rahayu Saraswati Tak Terima Dikaitkan dengan Kasus Edhy Prabowo

Rahayu Saraswati Tak Terima Dikaitkan dengan Kasus Edhy Prabowo

Megapolitan
Pelintasan KA Sebidang di Palmerah Akan Ditutup, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Pelintasan KA Sebidang di Palmerah Akan Ditutup, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Megapolitan
Fakta Prostitusi Online Artis, Pemain Film dan Selebgram Dibayar Rp 110 Juta untuk Threesome

Fakta Prostitusi Online Artis, Pemain Film dan Selebgram Dibayar Rp 110 Juta untuk Threesome

Megapolitan
Ini Beberapa Isu yang Jadi Sorotan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

Ini Beberapa Isu yang Jadi Sorotan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Saat Dandim Jakpus Dilarang Masuk Gang Rumah Rizieq...

Saat Dandim Jakpus Dilarang Masuk Gang Rumah Rizieq...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X