Kompas.com - 12/08/2014, 17:01 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Perusahaan Gas Negara (PGN) menantang Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan wakilnya, Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama, untuk mulai menggunakan kendaraan dinas yang menggunakan bahan bakar gas (BBG). PGN bahkan bersedia untuk menyediakan kendaraan tersebut.

Vice President Corporate Communication PGN Ridha Ababil mengatakan, apabila Jokowi dan Ahok mau menggunakan kendaraan dinas dengan bahan bakar gas, akan banyak masyarakat Jakarta lainnya yang akan mengikuti langkah tersebut.

"PGN sudah usulkan kendaraan dinas di Pemprov DKI menggunakan gas. Nanti, sekalian kendaraan Pak Jokowi dan Pak Ahok juga menggunakan gas. Itu sebagai contoh agar masyarakat DKI tahu kalau pemimpinnya berkomitmen sehingga banyak masyarakat yang ikut memakai gas," kata Ridha, di Jakarta, Selasa (12/8/2014).

Tak hanya itu, Ridha juga mengusulkan agar seluruh kendaraan dinas para pejabat yang memimpin Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI juga melakukan hal yang sama. Apabila Pemprov DKI bersedia, PGN siap menginvestasikan mobile refueling unit atau MRU di sekitar Balaikota Jakarta.

"Kalau Pak Ahok mau, kami juga bisa belikan mobilnya untuk jadi role model DKI. Kita juga bakal sediakan converter kit-nya," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Uji Emisi Gratis di Kembangan, Pengendara: Lumayan Pas Sedang Lewat

Uji Emisi Gratis di Kembangan, Pengendara: Lumayan Pas Sedang Lewat

Megapolitan
Terlibat Tawuran dan Bersenjata Tajam, 3 Pemuda Anggota Gangster Cemerlang Ditangkap di Bekasi

Terlibat Tawuran dan Bersenjata Tajam, 3 Pemuda Anggota Gangster Cemerlang Ditangkap di Bekasi

Megapolitan
Tandon Air dari Proyek LRT di Setiabudi Jebol, Polisi: Mandor Mengaku Sudah Sesuai SOP

Tandon Air dari Proyek LRT di Setiabudi Jebol, Polisi: Mandor Mengaku Sudah Sesuai SOP

Megapolitan
Wagub DKI Larang Pedagang Jual Hewan Kurban di Trotoar

Wagub DKI Larang Pedagang Jual Hewan Kurban di Trotoar

Megapolitan
Bea Cukai Soekarno-Hatta Gagalkan Upaya Penyelundupan 5 Kg Kalajengking ke Korea Selatan

Bea Cukai Soekarno-Hatta Gagalkan Upaya Penyelundupan 5 Kg Kalajengking ke Korea Selatan

Megapolitan
Mal di Jakarta yang Buka Sentra Vaksin Booster Juli 2022

Mal di Jakarta yang Buka Sentra Vaksin Booster Juli 2022

Megapolitan
Hari Kedua Rekayasa Lalin di Bundaran HI, Arus Lalu Lintas Terpantau Ramai Lancar

Hari Kedua Rekayasa Lalin di Bundaran HI, Arus Lalu Lintas Terpantau Ramai Lancar

Megapolitan
Pemeriksaan Diperketat, 14 Calon Jemaah Haji Indonesia Tertahan di Bandara Soekarno-Hatta karena Masalah Visa

Pemeriksaan Diperketat, 14 Calon Jemaah Haji Indonesia Tertahan di Bandara Soekarno-Hatta karena Masalah Visa

Megapolitan
Ungkap Penyebab Jebolnya Tandon Air, Polisi Bakal Panggil Kepala Proyek LRT di Rasuna Said

Ungkap Penyebab Jebolnya Tandon Air, Polisi Bakal Panggil Kepala Proyek LRT di Rasuna Said

Megapolitan
PPKM Level 2, Wali Kota Tangerang Imbau Masyarakat Bawa Alat Ibadah Sendiri saat Shalat Idul Adha

PPKM Level 2, Wali Kota Tangerang Imbau Masyarakat Bawa Alat Ibadah Sendiri saat Shalat Idul Adha

Megapolitan
Jenazah Perempuan di Kali Krukut Korban Pembunuhan, Pelakunya Ditangkap di Brebes

Jenazah Perempuan di Kali Krukut Korban Pembunuhan, Pelakunya Ditangkap di Brebes

Megapolitan
Saat Dicurigai Warga, Pencuri UPS ATM Bank di Koja Mengaku Ingin Perbaiki Mesin

Saat Dicurigai Warga, Pencuri UPS ATM Bank di Koja Mengaku Ingin Perbaiki Mesin

Megapolitan
Warga Cilincing Diduga Terkena Peluru Nyasar dan Terluka di Kaki, Polisi Selidiki

Warga Cilincing Diduga Terkena Peluru Nyasar dan Terluka di Kaki, Polisi Selidiki

Megapolitan
PPKM Level 2 di Jakarta, Kapasitas Transportasi Umum Tetap 100 Persen

PPKM Level 2 di Jakarta, Kapasitas Transportasi Umum Tetap 100 Persen

Megapolitan
Pengendara yang Mobilnya Tak Lulus Uji Emisi di Jakarta Akan Disanksi

Pengendara yang Mobilnya Tak Lulus Uji Emisi di Jakarta Akan Disanksi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.