Sebaiknya Ahok yang Ajukan Nama Pendampingnya

Kompas.com - 26/08/2014, 09:27 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di Balaikota Jakarta, Jumat (22/8/2014) Alsadad RudiWakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, di Balaikota Jakarta, Jumat (22/8/2014)
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat parlemen Sebastian Salang menilai, Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama harus diberi keleluasaan untuk memajukan sendiri orang yang ia nilai cocok untuk menggantikan posisinya jika dia menjadi gubernur DKI Jakarta.

Menurut Sebastian, hal tersebut harus dipertimbangkan oleh PDI Perjuangan dan Gerindra. Apabila Ahok tidak diberi keleluasaan untuk menentukan sendiri pendampingnya, dikhawatirkan nantinya akan berdampak buruk pada proses jalannya roda pemerintahan di DKI Jakarta selama tiga tahun ke depan.

"Parpol jangan sesuka hati mencalonkan orang yang terkesan dipaksakan. Karena dampaknya nanti belum tentu gubernur dan wakilnya bisa bekerja sama. Jadi, Ahok harus punya keleluasaan untuk memajukan orang tepat, untuk kemudian diajukan ke partai," kata Koordinator Formappi itu kepada Kompas.com, Selasa (26/8/2014).

Sebastian memperkirakan, saat ini, baik Jokowi maupun Ahok, sebenarnya sudah menyepakati satu nama yang mereka nilai cocok untuk menjadi wakil gubernur yang akan datang. Namun, keduanya memilih merahasiakannya karena saat ini hubungan antara dua partai tempat mereka bernaung, yakni PDI-P dan Gerindra sedang memanas.

Sejauh ini, ada lima nama yang disebut-sebut memiliki peluang kuat untuk mendamping Ahok. Kelimanya terdiri atas tiga politisi PDI-P, satu politisi Gerindra, dan satu dari kalangan birokrat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Untuk nama-nama dari PDI-P, ketiganya yakni Ketua DPD PDI-P DKI Boy Sadikin; mantan Wali Kota Surabaya Bambang DH; dan mantan Wali Kota Blitar Djarot Saiful Hidayat. Sementara nama yang mencuat dari Partai Gerindra adalah anggota DPRD Mohammad Sanusi. Sedangkan dari lingkungan Pemprov DKI, nama yang muncul ke permukaan adalah Deputi Gubernur DKI bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, Sarwo Handayani.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Bocah 5 Tahun Terjepit di Antara Tiang dan Dinding Saat Main Petak Umpet

Megapolitan
Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contra Flow Diberlakukan di KM 47

Urai Kepadatan di Tol Jakarta-Cikampek, Contra Flow Diberlakukan di KM 47

Megapolitan
Ini Sketsa Wajah 2 Pelaku Penembakan Pengusaha di Kelapa Gading

Ini Sketsa Wajah 2 Pelaku Penembakan Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Mengenang Peristiwa Pembakaran Bekasi dari Tugu Perjuangan...

Mengenang Peristiwa Pembakaran Bekasi dari Tugu Perjuangan...

Megapolitan
Polisi Buat Sketsa Pembunuh Pengusaha di Kelapa Gading

Polisi Buat Sketsa Pembunuh Pengusaha di Kelapa Gading

Megapolitan
Tujuh Sumur Tua di Kranggan Resmi Dijadikan Cagar Budaya

Tujuh Sumur Tua di Kranggan Resmi Dijadikan Cagar Budaya

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21, Kasus Covid-19 di Bekasi Capai 703

UPDATE: Tambah 21, Kasus Covid-19 di Bekasi Capai 703

Megapolitan
Pemkot Depok Pastikan Tempat Tidur Bagi Pasien Covid-19 Masih Tersedia

Pemkot Depok Pastikan Tempat Tidur Bagi Pasien Covid-19 Masih Tersedia

Megapolitan
Giant Margo City Belum Ditetapkan Jadi Klaster Covid-19, Ini Sebabnya

Giant Margo City Belum Ditetapkan Jadi Klaster Covid-19, Ini Sebabnya

Megapolitan
Pegawai Positif Covid-19, Giant Extra Margo City Ditutup Sementara

Pegawai Positif Covid-19, Giant Extra Margo City Ditutup Sementara

Megapolitan
Kerinduan Idris Si Manusia Patung, Kenang Ramainya HUT RI di Kota Tua Sebelum Pandemi...

Kerinduan Idris Si Manusia Patung, Kenang Ramainya HUT RI di Kota Tua Sebelum Pandemi...

Megapolitan
Simak, Ini Prakiraan Cuaca BMKG di Jabodetabek 15 Agustus 2020

Simak, Ini Prakiraan Cuaca BMKG di Jabodetabek 15 Agustus 2020

Megapolitan
UPDATE 14 Agutstus: Bertambah 11, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 678

UPDATE 14 Agutstus: Bertambah 11, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 678

Megapolitan
Selain Bom Molotov, Polisi Sita Bendera Anarko dari Gerombolan yang Ingin Susupi Demo di DPR

Selain Bom Molotov, Polisi Sita Bendera Anarko dari Gerombolan yang Ingin Susupi Demo di DPR

Megapolitan
Alun-alun Bekasi Menyimpan Kisah Tuntutan Rakyat Pisahkan Diri dari Batavia

Alun-alun Bekasi Menyimpan Kisah Tuntutan Rakyat Pisahkan Diri dari Batavia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X