Pembongkaran Belasan Toko di Jatinegara Barat, Lalu Lintas Macet

Kompas.com - 27/08/2014, 12:45 WIB
Jalur lambat di Jalan Jatinegara Barat no 54, Jatinegara, Jakarta Timur, ditutup petugas terkait penertiban terhadap belasan toko di depan jalur tersebut. Rabu (27/8/2014). Kompas.com/Robertus BelarminusJalur lambat di Jalan Jatinegara Barat no 54, Jatinegara, Jakarta Timur, ditutup petugas terkait penertiban terhadap belasan toko di depan jalur tersebut. Rabu (27/8/2014).
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Pembongkaran belasan toko di Jalan Jatinegara Barat, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (27/8/2014), menyebabkan kemacetan panjang di ruas jalur yang mengarah ke arah Matraman tersebut.

Pantauan Kompas.com, satu dari dua ruas jalan di depan pertokoan itu ditutup dan dijadikan tempat parkir truk milik petugas Satpol PP, Dinas Kebersihan DKI, dan Dinas Pekerjaan Umum DKI dan sejumlah kendaraan petugas serta alat berat.

Kendaraan ini didatangkan terkait rencana pembongkaran belasan toko tersebut beberapa hari kedepan. Arus kendaraan mulai macet, dari kolong jalan layang Cawang Kompor, terus hingga Kampung Melayu, dan berakhir di lokasi penertiban.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur, Benhard Hutajulu, mengatakan, pihaknya tidak memberlakukan pengalihan arus terkait hal ini. "Karena kendaraan masih bisa mengalir, walaupun lambat," kata Benhard kepada wartawan, di lokasi, Rabu (27/8/2014).

Untuk mengurangi dampak kemacetan, pihaknya berharap pengendara tidak berhenti  sembarangan atau melambatkan kecepatan di sekitar lokasi pembongkaran. "Karena akan menghalangi petugas bekerja dan membuat macet arus lalu lintas," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

SPSI Sebut Masih Ada Perusahaan di Kota Tangerang yang Belum Lunasi THR Tahun Lalu

SPSI Sebut Masih Ada Perusahaan di Kota Tangerang yang Belum Lunasi THR Tahun Lalu

Megapolitan
Pemprov DKI Terima 2.189 Permohonan SIKM, Lebih dari Setengahnya Ditolak

Pemprov DKI Terima 2.189 Permohonan SIKM, Lebih dari Setengahnya Ditolak

Megapolitan
Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa TNI di Jakarta Utara

Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa TNI di Jakarta Utara

Megapolitan
Kadisdik: PPDB DKI 2021 Jalur Prestasi Tidak Menggunakan Batas Usia

Kadisdik: PPDB DKI 2021 Jalur Prestasi Tidak Menggunakan Batas Usia

Megapolitan
Lebih dari Seribu Permohonan SIKM di Jakarta Ditolak Karena Alasan Ini

Lebih dari Seribu Permohonan SIKM di Jakarta Ditolak Karena Alasan Ini

Megapolitan
Hari Keempat Larangan Mudik, 100 Kendaraan Diputar Balik di Posko Penyekatan Kota Tangerang

Hari Keempat Larangan Mudik, 100 Kendaraan Diputar Balik di Posko Penyekatan Kota Tangerang

Megapolitan
Polisi Bubarkan Antrean Pengunjung Mal BTM Bogor yang Mengular hingga Jalan

Polisi Bubarkan Antrean Pengunjung Mal BTM Bogor yang Mengular hingga Jalan

Megapolitan
Cara Baru Penentuan Zonasi PPDB DKI Jakarta 2021, Ini Penjelasannya

Cara Baru Penentuan Zonasi PPDB DKI Jakarta 2021, Ini Penjelasannya

Megapolitan
Kodam Jaya Pastikan Kawal Proses Hukum Kasus Pengadangan Babinsa oleh Debt Collector

Kodam Jaya Pastikan Kawal Proses Hukum Kasus Pengadangan Babinsa oleh Debt Collector

Megapolitan
Jelang Lebaran, Ini Siasat Pemkot Jakpus Hadapi Lonjakan Pengunjung di Pasar Tanah Abang

Jelang Lebaran, Ini Siasat Pemkot Jakpus Hadapi Lonjakan Pengunjung di Pasar Tanah Abang

Megapolitan
Mudik Lebaran Dilarang, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Turun Drastis hingga 90 Persen

Mudik Lebaran Dilarang, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Turun Drastis hingga 90 Persen

Megapolitan
Polisi Buru Satu Buronan Terkait Kepemilikan Senjata Api di Kampung Ambon

Polisi Buru Satu Buronan Terkait Kepemilikan Senjata Api di Kampung Ambon

Megapolitan
Penggerebekan Kampung Ambon, Polisi Telusuri Kepemilikan Senpi hingga Peran Para Tersangka

Penggerebekan Kampung Ambon, Polisi Telusuri Kepemilikan Senpi hingga Peran Para Tersangka

Megapolitan
DKI Jakarta Masuk Zona Oranye, Warga Berpotensi Tak Bisa Shalat Id di Masjid dan Lapangan

DKI Jakarta Masuk Zona Oranye, Warga Berpotensi Tak Bisa Shalat Id di Masjid dan Lapangan

Megapolitan
400 Rumah di Kapuk Muara Terbakar, Warga Diungsikan ke Lapangan Bola

400 Rumah di Kapuk Muara Terbakar, Warga Diungsikan ke Lapangan Bola

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X