Emil Dardak: Saya Tidak Baca Peta Politik di Depok

Kompas.com - 28/08/2014, 16:03 WIB
Pakar tata kota Emil Dardak bersama istrinya, artis peran Arumi Bachsin dalam wawancara di Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (27/8/2014) malam. KOMPAS.com/IRFAN MAULLANAPakar tata kota Emil Dardak bersama istrinya, artis peran Arumi Bachsin dalam wawancara di Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (27/8/2014) malam.
|
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com - Pakar tata kota Emil Dardak mengaku tak membaca peta politik kendati namanya disebut-sebut bakal meramaikan bursa calon wali kota Depok bersama sejumlah tokoh lainnya, yakni sejarawan JJ Rizal, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan anggota DPR dari Fraksi Golkar Nurul Arifin.

"Enggak tahu saya, tapi yang saya dengar sudah ada yang mulai mendeklarasikan diri. Saya enggak baca peta politik, saya bacanya peta tata ruang," kata Emil kepada Kompas.com dalam wawancara di Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (27/8/2014) malam.

Pria yang menjabat sebagai Executive Vice President Indonesia Infrastructure Guarantee Fund ini mengaku ingin lebih fokus mengenalkan program Gerakan Sipil Masyarakat Kota atau Urban Civil Movement kepada warga Depok.

"Jadi artinya bagaimana Depok itu bisa memfasilitasi komunitas ini supaya mereka bisa mendongkrak keluar. Jadi itu yang kami sebut dengan Gerakan Sipil Masyarakat Kota. Kalau saya ditanya apakah ada visi saya untuk kota Depok, ya sebagai perencana kota dan tinggal di Depok ya saya punya," ujar Emil.

Emil mengatakan ia tak mau terbawa arus isu pencalonan dirinya sebagai bakal calon wali kota Depok.

"Saya masih menikmati apa yang sedang dilakukan. Buat saya, masyarakat akan tergugah untuk mendukung Urban Civil Movement ini, mulai dari pelajar dan mahasiswa," tekannya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengendara Moge Terobos Kawasan Ring 1, Disebut Ancaman hingga Dilumpuhkan Paspampres

Pengendara Moge Terobos Kawasan Ring 1, Disebut Ancaman hingga Dilumpuhkan Paspampres

Megapolitan
BMKG: Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

BMKG: Cuaca Jakarta Diprakirakan Cerah Berawan hingga Hujan Ringan

Megapolitan
Pengusaha Mal Sebut Vaksinasi Covid-19 Mandiri Langkah Awal Kembalikan Tingkat Kunjungan

Pengusaha Mal Sebut Vaksinasi Covid-19 Mandiri Langkah Awal Kembalikan Tingkat Kunjungan

Megapolitan
Kadin DKI Minta Pemerintah Jamin Kemanan dan Kehalalan Vaksin Mandiri

Kadin DKI Minta Pemerintah Jamin Kemanan dan Kehalalan Vaksin Mandiri

Megapolitan
Syahbandar Tanjung Priok Dukung Penerapan GeNose C19 di Pelabuhan

Syahbandar Tanjung Priok Dukung Penerapan GeNose C19 di Pelabuhan

Megapolitan
Kabel di Jalan Barito 1 Semrawut dan Menjuntai ke Jalan, Sopir: Truk Enggak Akan Muat

Kabel di Jalan Barito 1 Semrawut dan Menjuntai ke Jalan, Sopir: Truk Enggak Akan Muat

Megapolitan
Kabel Semrawut dan Menjuntai di Jalan Barito 1 Bakal Dipindahkan ke Bawah Tanah

Kabel Semrawut dan Menjuntai di Jalan Barito 1 Bakal Dipindahkan ke Bawah Tanah

Megapolitan
UPDATE 26 Februari: Bertambah 154 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 7.589

UPDATE 26 Februari: Bertambah 154 Kasus Covid-19 di Tangsel, Totalnya Kini 7.589

Megapolitan
Raih Penghargaan STA, Anies: Kita Berhasil Mengungguli Kota Lainnya di Dunia

Raih Penghargaan STA, Anies: Kita Berhasil Mengungguli Kota Lainnya di Dunia

Megapolitan
Kapolda Metro Usulkan Kampung Tangguh Jaya Jadi Lokasi Vaksinasi Covid-19 Masyarakat Umum

Kapolda Metro Usulkan Kampung Tangguh Jaya Jadi Lokasi Vaksinasi Covid-19 Masyarakat Umum

Megapolitan
UPDATE 26 Februari: Ada 39 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 44 Orang Sembuh

UPDATE 26 Februari: Ada 39 Kasus Baru Covid-19 di Kota Tangerang, 44 Orang Sembuh

Megapolitan
Sabu yang Hendak Diedarkan di Pondok Aren Diduga Milik Terpidana di Lapas Cilegon

Sabu yang Hendak Diedarkan di Pondok Aren Diduga Milik Terpidana di Lapas Cilegon

Megapolitan
Pemerintah Izinkan Vaksinasi Mandiri, Kadin DKI Berharap Pengusaha Diberikan Kemudahan

Pemerintah Izinkan Vaksinasi Mandiri, Kadin DKI Berharap Pengusaha Diberikan Kemudahan

Megapolitan
Terkait Penembakan di Cengkareng, Polri Diminta Tes Kejiwaan Polisi Pemegang Senjata Api

Terkait Penembakan di Cengkareng, Polri Diminta Tes Kejiwaan Polisi Pemegang Senjata Api

Megapolitan
Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kasus Mayat Dalam Plastik Sampah di Bogor, Termasuk Pacar Korban

Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kasus Mayat Dalam Plastik Sampah di Bogor, Termasuk Pacar Korban

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X