Alat Berat Rusak Saat Pembongkaran Toko di Kampung Pulo, Warga Tertawa Mengejek

Kompas.com - 28/08/2014, 16:30 WIB
Lima dari tiga belas toko di Jalan Jatinegara Barat dibongkar tim terpadu Pemerintah Kota Jakarta Timur. Kamis (28/7/2014). Kompas.com/Robertus BelarminusLima dari tiga belas toko di Jalan Jatinegara Barat dibongkar tim terpadu Pemerintah Kota Jakarta Timur. Kamis (28/7/2014).
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Salah satu dari tiga backhoe yang beroperasi melakukan penertiban di pertokoan di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur, rusak saat melakukan pembongkaran.

Warga dan juga pekerja toko yang menonton pembongkaran oleh petugas ini lantas bersorak-sorai menertawakan kejadian itu.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Kamis (28/8/2014), insiden itu terjadi ketika backhoe berwarna kuning bertuliskan DPU DKI (Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta) itu menggetok dinding-dinding tembok yang ada di Jalan Jatinegara Barat Nomor 54.

Ketika hendak bergerak keluar seusai merusak dinding, tiba-tiba lengan backhoe tersebut loyo. Cairan pelumas kemudian memancar dari bagian sisi atas dan berceceran.

Kejadian ini sontak membuat warga dan pekerja toko bersorak senang. Sebagian dari mereka yang berada di seberang jalan dan tengah menonton proses ini meneriakkan "sukurin", "emang enak", dan sumpah serapah lainnya.

Ada pula yang mengangkat tangan dan sambil mengacungkan ibu jari terbalik. Yang lainnya tampak tertawa dengan kejadian ini. Seorang mekanik yang tengah memperbaiki mengatakan, kabel selang yang berada bagian ujung dekat mulut kubah pengeruk backhoe tersebut putus.

Hal ini menurutnya terjadi karena kabel selang tersebut tersangkut di besi bangunan yang dirobohkan. "Selangnya putus, akibatnya yang bocor hidraulisnya. Tadi itu nyangkut di besi pas ditarik. Kabelnya ada dua, yang putus satu. Tetap saja mesti berhenti dulu, diistirahatkan, karena nggak ada tenaga dia," ujar mekanik itu kepada Kompas.com, di lokasi penertiban, Kamis (28/8/2014).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, backhoe tersebut tidak dapat dioperasikan sementara waktu sambil menunggu perbaikan. Saat ini, kata dia, petugas teknisi lain masih dalam perjalanan untuk membawa komponen pengganti.

"Teknisi paling lagi kemari (datang). Nunggu alatnya dulu. (Backhoe) ini mesti dibawa ke kantor di Kelapa Gading. Mesti diperbaiki karena pipanya itu bengkok," ujar mekanik itu.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Ricuh, Simpatisan Rizieq Shihab Mulai Tinggalkan Flyover Pondok Kopi

Sempat Ricuh, Simpatisan Rizieq Shihab Mulai Tinggalkan Flyover Pondok Kopi

Megapolitan
Divonis 4 Tahun Penjara, Rizieq Shihab: Lawan Terus!

Divonis 4 Tahun Penjara, Rizieq Shihab: Lawan Terus!

Megapolitan
Bentrok dengan Polisi, Simpatisan Rizieq Shihab Berlarian Hindari Semprotan Water Cannon

Bentrok dengan Polisi, Simpatisan Rizieq Shihab Berlarian Hindari Semprotan Water Cannon

Megapolitan
Rizieq Shihab Terbukti Sebar Berita Bohong, Hakim: Nyatakan Sehat meski Tahu Hasil Swab Antigen Reaktif

Rizieq Shihab Terbukti Sebar Berita Bohong, Hakim: Nyatakan Sehat meski Tahu Hasil Swab Antigen Reaktif

Megapolitan
Ini Hal yang Meringankan Vonis Rizieq Shihab dalam Kasus Tes Usap di RS Ummi Bogor

Ini Hal yang Meringankan Vonis Rizieq Shihab dalam Kasus Tes Usap di RS Ummi Bogor

Megapolitan
Ricuh, Massa Simpatisan Rizieq Shihab Lempar Batu, Polisi Tembak Gas Air Mata

Ricuh, Massa Simpatisan Rizieq Shihab Lempar Batu, Polisi Tembak Gas Air Mata

Megapolitan
Dinkes Bekasi Belum Dapat Pastikan Varian Baru Covid-19 Sudah Masuk Wilayahnya

Dinkes Bekasi Belum Dapat Pastikan Varian Baru Covid-19 Sudah Masuk Wilayahnya

Megapolitan
Rizieq Shihab Ajukan Banding atas Vonis 4 Tahun Penjara Terkait Kasus Tes Usap RS Ummi Bogor

Rizieq Shihab Ajukan Banding atas Vonis 4 Tahun Penjara Terkait Kasus Tes Usap RS Ummi Bogor

Megapolitan
Divonis 4 Tahun dalam Kasus Tes Usap RS Ummi, Rizieq Shihab Dianggap Meresahkan Masyarakat

Divonis 4 Tahun dalam Kasus Tes Usap RS Ummi, Rizieq Shihab Dianggap Meresahkan Masyarakat

Megapolitan
Divonis 4 Tahun Penjara, Rizieq Shihab Terbukti Sebar Berita Bohong dan Buat Onar

Divonis 4 Tahun Penjara, Rizieq Shihab Terbukti Sebar Berita Bohong dan Buat Onar

Megapolitan
Jangan Lupa Daftar, Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas Kembali Digelar di Puspemkot Tangerang

Jangan Lupa Daftar, Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas Kembali Digelar di Puspemkot Tangerang

Megapolitan
Rizieq Shihab Divonis 4 Tahun Penjara Terkait Kasus Tes Usap RS Ummi

Rizieq Shihab Divonis 4 Tahun Penjara Terkait Kasus Tes Usap RS Ummi

Megapolitan
Khawatir Massa Simpatisan Tak Bisa Dikendalikan, Kuasa Hukum Rizieq Minta Vonis Dipercepat

Khawatir Massa Simpatisan Tak Bisa Dikendalikan, Kuasa Hukum Rizieq Minta Vonis Dipercepat

Megapolitan
Jelang Sidang Vonis, Simpatisan Rizieq Shihab Kepung Flyover Pondok Kopi

Jelang Sidang Vonis, Simpatisan Rizieq Shihab Kepung Flyover Pondok Kopi

Megapolitan
Polisi Tangkap 200 Simpatisan Rizieq Shihab di PN Jakarta Timur, Ada yang Membawa Senjata Tajam

Polisi Tangkap 200 Simpatisan Rizieq Shihab di PN Jakarta Timur, Ada yang Membawa Senjata Tajam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X