Rekonstruksi Kasus Ibu Bunuh Anak Terkendala Tes DNA

Kompas.com - 30/08/2014, 13:36 WIB
Petugas memilah tulang-belulang Iin (20), warga Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Jember, Jawa Timur, Selasa (12/8/2014). Iin diduga dibunuh oleh ibu kandungnya sendiri dan jasadnya dibuang ke tempat penampungan kotoran. KOMPAS.com/ Ahmad WinarnoPetugas memilah tulang-belulang Iin (20), warga Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Jember, Jawa Timur, Selasa (12/8/2014). Iin diduga dibunuh oleh ibu kandungnya sendiri dan jasadnya dibuang ke tempat penampungan kotoran.
|
EditorKistyarini
JEMBER, KOMPAS.com - Proses rekaulang atau rekonstruksi kasus pembunuhan yang dilakukan seorang ibu kandung, Sl (38), warga Desa Yosorati, Kecamatan Sumberbaru, Jember, Jawa Timur, terhadap anak kandungnya, Iin (20), terkendala tes DNA yang sampai hari ini belum selesai.

“Kami masih menunggu hasil tes DNA untuk melengkapi berkas tersangka Sl. Setelah hasil tesnya turun, kami akan melakukan proses rekonstruksi atas kasus pembunuhan tersebut,” terang Kepala Sub Bagian Humas Polres Jember, Ajun Komisaris Polisi Edy Sudarto, Sabtu (30/8/2014).

Proses rekonstruksi dibutuhkan tim penyidik Satreskrim Polres Jember, untuk mengetahui secara pasti bagaimana peristiwa pembunuhan itu terjadi.

“Jadi akan terlihat nantinya, bagaimana tersangka membunuh korban, kemudian apa alat yang digunakan, serta siapa saja yang terlibat di dalamnya. Intinya, rekonstruksi tersebut melengkapi berkas penyidikan,” ungkap Edy.

Sebelumnya, tim Identifikasi dari Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur bersama tim dari Universitas Airlangga Surabaya, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Jember, dan Polres Jember, telah mengambil sampel DNA tersangka untuk dicocokkan dengan DNA tulang yang ditemukan di septic tank.

Saat ini sampel tersebut tengah diuji di Laboratorium di Jakarta. Seperti diketahui, tersangka tega menghabisi nyawa anaknya yang mengalami keterbelakangan mental pada 9 Juli 2012.

Pelaku menghabisi nyawa korban karena emosi, begitu melihat piring yang digunakan makan oleh korban jatuh hingga pecah. Peristiwa itu terungkap setelah anaknya yang lain, Solihin (9), menceritakan kepada kakeknya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Didata Pemprov DKI, Pendaftar Kartu Pekerja Akan Diverifikasi Pemerintah Pusat

Setelah Didata Pemprov DKI, Pendaftar Kartu Pekerja Akan Diverifikasi Pemerintah Pusat

Megapolitan
Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Polres Jakbar Buat 'Warteg Peduli', Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Polres Jakbar Buat "Warteg Peduli", Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Megapolitan
1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

Megapolitan
Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Megapolitan
Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Megapolitan
Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Megapolitan
Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Megapolitan
Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

Megapolitan
Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Megapolitan
Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X