Ahok Senang DKI Dapat Truk Sampah Lagi

Kompas.com - 01/09/2014, 10:04 WIB
Sejumlah truk dan motor pengangkut sampah yang disumbangkan Perhimpunan Pengusaha Tionghoa Indonesia kepada Pemprov DKI, di Balaikota Jakarta (22/5/2014) Alsadad RudiSejumlah truk dan motor pengangkut sampah yang disumbangkan Perhimpunan Pengusaha Tionghoa Indonesia kepada Pemprov DKI, di Balaikota Jakarta (22/5/2014)
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Wajah Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terlihat semringah ketika menerima sumbangan tiga truk sampah bermerk Hino untuk Pemprov DKI Jakarta. Truk sampah tersebut diberikan oleh Bank Mandiri.

Pria yang akrab disapa Ahok itu mengucapkan terima kasih kepada Bank Mandiri. Ia yakin, dengan semakin banyak truk sampah, ke depannya pola pengangkutan sampah di Jakarta sedikit demi sedikit dapat diperbaiki.

"Kita semua menyadari sampah begitu banyak, tapi truknya tidak cukup. Kita putuskan tidak ada lagi swasta yang mengkut sampah. Karena itu akan kita kelola sendiri," kata dia di Balaikota Jakarta, Senin (1/9/2014).

Serah terima truk sampah itu dilakukan oleh Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin. Dalam sambutannya, Budi menyampaikan bahwa tujuan pihaknya menyumbangan truk sampah adalah untuk membantu Pemprov DKI guna mewujudkan Jakarta yang lebih bersih dan asri.

"Kami ingin memberikan bantuan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya ya truk sampah ini. Apalagi, saat ini Jakarta sedang membutuhkan banyak truk sampah untuk melakukan swakelola sampah," kata Budi.

Tak hanya itu, lanjut dia, tujuan dari Bank Mandiri menyumbangkan truk sampah merupakan bentuk dari implementasi program bina lingkungan hidup yang mereka jalankan.

Budi menjelaskan, saat ini, program bina lingkungan Bank Mandiri dilaksanakan melalui tiga program utama, yakni Wirausaha Muda Mandiri, Mandiri Peduli Pendidikan, dan Mandiri Bersama Mandiri.

Sebelum Bank Mandiri, ada pihak-pihak lain yang turut menyumbangkan sampah ke Pemprov DKI, di antaranya Perhimpunan Pengusaha Tionghoa Indonesia, PT Gaya Makmur Mobilindo, PT Summarecon Agung, dan Taipei Economics and Trade Office (TETO).

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSUD Pasar Rebo Telah Vaksinasi 227 Lansia

RSUD Pasar Rebo Telah Vaksinasi 227 Lansia

Megapolitan
Kisah Kakek 80 Tahun yang Tawarkan Jasa Timbang Berat Badan Keliling Jakarta Timur. . .

Kisah Kakek 80 Tahun yang Tawarkan Jasa Timbang Berat Badan Keliling Jakarta Timur. . .

Megapolitan
Beragam Respons Wali Murid di Kota Tangerang soal Wacana Belajar Tatap Muka Juli Mendatang

Beragam Respons Wali Murid di Kota Tangerang soal Wacana Belajar Tatap Muka Juli Mendatang

Megapolitan
Polisi Minta PSSI Gandeng Satgas Covid-19 Buat Pertandingan Sepak Bola

Polisi Minta PSSI Gandeng Satgas Covid-19 Buat Pertandingan Sepak Bola

Megapolitan
Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Masuk Indonesia, Pemprov DKI Disarankan Percepat Vaksinasi Lansia

Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Masuk Indonesia, Pemprov DKI Disarankan Percepat Vaksinasi Lansia

Megapolitan
Pemprov DKI Persilakan Kementerian PUPR Mulai Normalisasi Sungai di Lahan yang Sudah Dibebaskan

Pemprov DKI Persilakan Kementerian PUPR Mulai Normalisasi Sungai di Lahan yang Sudah Dibebaskan

Megapolitan
Harga Pangan Naik, Pengusaha Warteg Dikhawatirkan Gulung Tikar

Harga Pangan Naik, Pengusaha Warteg Dikhawatirkan Gulung Tikar

Megapolitan
Pemkot Tangsel Tak Beri Sanksi untuk Penolak Vaksinasi Covid-19

Pemkot Tangsel Tak Beri Sanksi untuk Penolak Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Harga Cabai Naik, Sejumlah Warteg di Jabodetabek Pilih Tutup Sementara

Harga Cabai Naik, Sejumlah Warteg di Jabodetabek Pilih Tutup Sementara

Megapolitan
Pemkot Tangsel Coret Peserta Vaksinasi Covid-19 yang Tak Hadir Saat Penyuntikan

Pemkot Tangsel Coret Peserta Vaksinasi Covid-19 yang Tak Hadir Saat Penyuntikan

Megapolitan
Komnas Perempuan Imbau Korban Pelecehan Seksual Tak Sebarkan Bukti di Media Sosial

Komnas Perempuan Imbau Korban Pelecehan Seksual Tak Sebarkan Bukti di Media Sosial

Megapolitan
10 Pemuda Hendak Tawuran Ditangkap, 21 Celurit dan Senjata Tajam Disita

10 Pemuda Hendak Tawuran Ditangkap, 21 Celurit dan Senjata Tajam Disita

Megapolitan
Kasus Pelecehan 2 Karyawati oleh Bos, Komnas Perempuan: Polisi Harus Pakai Perspektif Korban

Kasus Pelecehan 2 Karyawati oleh Bos, Komnas Perempuan: Polisi Harus Pakai Perspektif Korban

Megapolitan
Ditendang Satpol PP Saat Bermain di Trotoar, Pemain Skateboard: Kita Tidak Punya Tempat yang Memadai

Ditendang Satpol PP Saat Bermain di Trotoar, Pemain Skateboard: Kita Tidak Punya Tempat yang Memadai

Megapolitan
Harga Daging Sapi Belum Turun Sejak Januari, Pedagang Khawatir Ada Lonjakan Saat Lebaran

Harga Daging Sapi Belum Turun Sejak Januari, Pedagang Khawatir Ada Lonjakan Saat Lebaran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X