Sidang Pembunuhan Feby Lorita Digelar Maraton

Kompas.com - 01/09/2014, 11:28 WIB
AH alias Edo, tersangka pembunuhan Feby Lorita, perempuan yang jenazahnya ditemukan di depan TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, dibawa ke Mapolres Jakarta Timur. Edo ditangkap di Pematang Siantar, Sumatera Utara, Minggu (2/2/2014). KOMPAS.com/FITRI PRAWITASARIAH alias Edo, tersangka pembunuhan Feby Lorita, perempuan yang jenazahnya ditemukan di depan TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, dibawa ke Mapolres Jakarta Timur. Edo ditangkap di Pematang Siantar, Sumatera Utara, Minggu (2/2/2014).
EditorAna Shofiana Syatiri

DEPOK, KOMPAS.com - Sidang lanjutan kasus pembunuhan Feby Lorita (32) dengan terdakwa utama Asido April Parlindungan Simangunsong (22) akan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Depok, Senin (1/9/2014) pukul 13.00.

Feby adalah janda cantik beranak satu, yang jenazahnya ditemukan di bagasi mobil Nissan March miliknya di Duren Sawit, Jakarta Timur, akhir Januari 2014 lalu. Feby diduga dihabisi oleh Asido, tetangga apartemennya, karena Feby menolak cinta Asido secara kasar dan membuat Asido sakit hati.

Evy Lorita (44) kakak kandung Feby, menuturkan, informasi yang didapatnya dari PN Depok dan Kejaksaan Negeri Depok, sidang lanjutan kasus Feby ini akan digelar maraton mulai Senin ini.

"Informasinya digelar marathon, mulai Senin hari ini, lalu Selasa besok, Rabu lusa dan sampai hari Kamis," kata Evy kepada Warta Kota, Senin (1/9/2014) pagi.

Kuasa Hukum Asido, Timbang Pangaribuan, mengatakan agenda sidang kali ini adalah mendengarkan keterangan beberapa saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU). Menurut dia, ada beberapa saksi yang dihadirkan kali ini cukup penting keterangannya didengar, untuk mengungkap kebenaran kasus pembunuhan ini.

"Saksi yang dihadirkan jaksa dalam sidang siang nanti  cukup penting, terutama untuk melihat motif dan kejadian sebenarnya pembunuhan ini," kata Timbang.

Namun, Timbang enggan memastikan dan menyebutkan saksi yang dimaksudnya. "Di antaranya ada saksi yang masih keluarga korban," katanya.

Mengenai sidang yang akan digelar marathon atau berturut-turut setiap hari sampai Kamis (4/9/2014), Timbang membenarkan kemungkinan itu. Tapi, katanya semuanya adalah kewenangan majelis.

Terkait kasus pembunuhan Feby, ada dua terdakwa yang diajukan penyidik ke pengadilan. Yakni kakak beradik Daniel Hamonangan Simangunsong (28) dan Asido April Parlindungan Simangunsong sebagai terdakwa utama. (Budi Malau)

Baca tentang


Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Antre, RSPI Sulianti Saroso Tambah Ruang Perawatan Pasien Covid-19

Pasien Antre, RSPI Sulianti Saroso Tambah Ruang Perawatan Pasien Covid-19

Megapolitan
Update 20 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.651 Pasien Covid-19

Update 20 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.651 Pasien Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RS di Kota Bogor Kekurangan Ventilator

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RS di Kota Bogor Kekurangan Ventilator

Megapolitan
Hari Ini, John Kei Bacakan Nota Keberatan atas Dakwaan Pembunuhan Berencana

Hari Ini, John Kei Bacakan Nota Keberatan atas Dakwaan Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat, 17 RS Menunggu Stok di PMI Tangsel

Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat, 17 RS Menunggu Stok di PMI Tangsel

Megapolitan
Tak Tahu Pedagang Mogok Jualan, Pembeli Masih Cari Daging Sapi di Pasar Tangerang

Tak Tahu Pedagang Mogok Jualan, Pembeli Masih Cari Daging Sapi di Pasar Tangerang

Megapolitan
Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen untuk Terapi Pasien Covid-19

Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen untuk Terapi Pasien Covid-19

Megapolitan
Fakta Terbaru Kasus Mesum di RSD Wisma Atlet, Pasien Jadi Tersangka, Perawat Tak Dipidana

Fakta Terbaru Kasus Mesum di RSD Wisma Atlet, Pasien Jadi Tersangka, Perawat Tak Dipidana

Megapolitan
Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Telantar

Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Telantar

Megapolitan
Mogok Jualan, Los Pedagang Sapi di Sejumlah Pasar di Jaksel Kosong

Mogok Jualan, Los Pedagang Sapi di Sejumlah Pasar di Jaksel Kosong

Megapolitan
Catat, Hotline Layanan Covid-19 dan Rumah Sakit Rujukan di Jakarta

Catat, Hotline Layanan Covid-19 dan Rumah Sakit Rujukan di Jakarta

Megapolitan
Polemik Tingginya Harga Daging Sapi hingga Aksi Mogok Berdagang

Polemik Tingginya Harga Daging Sapi hingga Aksi Mogok Berdagang

Megapolitan
Ketika Fasilitas Kesehatan untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Penuh Lebih Cepat dari Prediksi...

Ketika Fasilitas Kesehatan untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Penuh Lebih Cepat dari Prediksi...

Megapolitan
Rabu Ini, Polisi Gelar Perkara Tentukan Status Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Rabu Ini, Polisi Gelar Perkara Tentukan Status Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X