Kompas.com - 01/09/2014, 12:27 WIB
Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Dari pantauan Kompas.com, sebanyak empat gedung tengah dibangun oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, rencananya akhir tahun 2014 gedung siap dihuni oleh warga dari berbagai relokasi di wilayah Jakarta. Nadia ZahraRumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Dari pantauan Kompas.com, sebanyak empat gedung tengah dibangun oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, rencananya akhir tahun 2014 gedung siap dihuni oleh warga dari berbagai relokasi di wilayah Jakarta.
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa rusun di Jakarta Timur mulai dipersiapkan untuk relokasi warga Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur, yang terdampak normalisasi Sungai Ciliwung. Rencananya, pemerintah memindahkan sekitar 930 kepala keluarga (KK) di wilayah yang kerap direndam banjir tersebut.

Kepala Unit Pengelola Rusun Wilayah III DKI Sayid Ali mengatakan, warga Kampung Pulo yang direlokasi akan diarahkan ke tiga rusun yang ada di Jakarta Timur.

"Nanti akan kita arahkan ke beberapa rusun. Saat ini yang sudah tersedia itu di Rusun Pulogebang, Rusun Cipinang Besar Selatan, dan Rusun Jatinegara Kaum," kata Sayid saat dihubungi Kompas.com, Senin (1/9/2014).

Sayid menjelaskan, pihaknya mempersiapkan 200 unit hunian di Rusun Jatinegara Kaum, 200 unit di Rusun Cipinang Besar Selatan, dan 160 unit di Rusun Pulogebang. Dengan demikian sementara ini akan ada 560 unit rusun untuk relokasi warga Kampung Pulo.

Adapun Rusun Jatinegara Barat di Kampung Melayu, kata dia, belum dapat ditempati karena sedang dalam proses pembangunan.

Soal jumlah unit hunian yang disiapkan kurang dari jumlah warga yang akan direlokasi, Sayid mengatakan, hal itu akan diputuskan lebih lanjut. Sayid mengatakan, saat ini hanya di tiga rusun di Jaktim tersebut yang memungkinkan untuk relokasi.

"Tahun depan itu rusun sudah banyak. Seperti di Daan Mogot (Jakarta Barat), itu sedang di bangun," ujar Sayid.

Sebelumnya, relokasi 930 KK ini akan dilakukan dengan tahapan sosialisasi terlebih dulu yang akan dilakukan pihak Kecamatan Jatinegara pada minggu ini.

Setelah sosialisasi selesai dilakukan, dalam sepekan selanjutnya pemindahan warga mulai dilakukan. Namun, pihak kecamatan belum menjelaskan informasi mengenai ganti rugi kepada warga.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 16 Januari: Tambah 24 Kasus di Kota Tangerang, 150 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 16 Januari: Tambah 24 Kasus di Kota Tangerang, 150 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Usai Giring Terperosok ke Kubangan Lumpur, Gubernur Anies Undang Nidji Check Sound di JIS

Usai Giring Terperosok ke Kubangan Lumpur, Gubernur Anies Undang Nidji Check Sound di JIS

Megapolitan
Omicron di Jakarta Meluas, Gejala Ringan Tapi Tak Boleh Dianggap Enteng

Omicron di Jakarta Meluas, Gejala Ringan Tapi Tak Boleh Dianggap Enteng

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas ke Sekolah-sekolah di Jakarta, Belajar Tatap Muka Masih Berjalan

Kasus Covid-19 Terus Meluas ke Sekolah-sekolah di Jakarta, Belajar Tatap Muka Masih Berjalan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Kirim Bantuan 200 Paket Sembako untuk Korban Gempa Sumur Banten

Pemkot Tangsel Kirim Bantuan 200 Paket Sembako untuk Korban Gempa Sumur Banten

Megapolitan
Alarm Bahaya dari Jakarta, Kasus Covid-19 Meningkat Signifikan dan Jadi Medan Perang Pertama Hadapi Omicron

Alarm Bahaya dari Jakarta, Kasus Covid-19 Meningkat Signifikan dan Jadi Medan Perang Pertama Hadapi Omicron

Megapolitan
Acungkan Sajam ke Arah Warga Cimanggis, Pelaku Disebut Masih Berkaitan dengan Geng Tipar dan KM29

Acungkan Sajam ke Arah Warga Cimanggis, Pelaku Disebut Masih Berkaitan dengan Geng Tipar dan KM29

Megapolitan
Lanjutan Sidang Kasus Terorisme Munarman Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi

Lanjutan Sidang Kasus Terorisme Munarman Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodebek Hujan Siang hingga Sore

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodebek Hujan Siang hingga Sore

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pengendara Motor Tewas usai Terobos Lampu Merah dan Tabrak Mobil | Pedagang di Tangsel Diancam Dirusak Lapaknya oleh Ormas

[POPULER JABODETABEK] Pengendara Motor Tewas usai Terobos Lampu Merah dan Tabrak Mobil | Pedagang di Tangsel Diancam Dirusak Lapaknya oleh Ormas

Megapolitan
Street Race Polda Metro Jaya Tak Akan Terapkan Sistem Kejuaraan, Ini Alasannya...

Street Race Polda Metro Jaya Tak Akan Terapkan Sistem Kejuaraan, Ini Alasannya...

Megapolitan
Minta Polda Metro Perbesar Pit Stop Ajang Street Race, Pebalap: Sekarang Dempet-dempetan

Minta Polda Metro Perbesar Pit Stop Ajang Street Race, Pebalap: Sekarang Dempet-dempetan

Megapolitan
Street Race di Ancol Rampung, Polda Metro Jaya Soroti Masalah Ketertiban Penonton

Street Race di Ancol Rampung, Polda Metro Jaya Soroti Masalah Ketertiban Penonton

Megapolitan
Wagub DKI: BOR RS untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Semakin Bertambah

Wagub DKI: BOR RS untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Semakin Bertambah

Megapolitan
UPDATE 16 Januari: Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 566, Kasus Aktif Kini 3.816

UPDATE 16 Januari: Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah 566, Kasus Aktif Kini 3.816

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.