Agar Pengendara Jera, Parkir Sembarangan Bayar Rp 500.000

Kompas.com - 01/09/2014, 14:59 WIB
Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Senin (10/3/2014), menggembosi ban mobil yang parkir di area larangan parkir di Jalan Otto Iskandar Dinata, Jakarta Timur. Sejumlah pemilik kendaraan bermotor masih membandel parkir liar, meski rambu larangan parkir sudah jelas terpasang. KOMPAS/LUCKY PRANSISKA 
KOMPAS/LUCKY PRANSISKA Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Senin (10/3/2014), menggembosi ban mobil yang parkir di area larangan parkir di Jalan Otto Iskandar Dinata, Jakarta Timur. Sejumlah pemilik kendaraan bermotor masih membandel parkir liar, meski rambu larangan parkir sudah jelas terpasang. KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Kini pemilik mobil yang memakirkan kendaraannya di lahan parkir liar didenda sebesar Rp 500.000 per hari. Kadishub DKI Jakarta M Akbar mengatakan, cara demikian dilakukan untuk memberikan efek jera bagi para pengendara atau pelanggar.

Menurut M Akbar, operasi cabut pentil yang dilakukan dianggap belum efektif menekan angka pelanggaran. Pengendara yang kendaraannya terkena pencabutan pentil ban pun tetap tidak kapok mengulangi kesalahannya.

"Dengan sistem ini, pelanggar dikenai konsekuensi yang lebih tinggi, yaitu dengan membayar Rp 500.000 satu malam," kata Akbar, Senin (1/9/2014), saat Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyelenggarakan simulasi penerimaan pembayaraan retribusi derek parkir liar di halaman Kantor Dishub DKI Jakarta, Jalan Taman Jati Baru, Gambir, Jakarta Pusat.

Akbar menuturkan, pihaknya secara sengaja mengawali penertiban di lima lokasi. Lantaran banyaknya pengaduan masyarakat terkait maraknya parkir liar, pihaknya pun baru akan pindah jika lokasi itu sudah tertib.

"Peraturan ini juga baru akan diberlakukan pada 8 September 2014. Karena itu, mulai hari ini sampai sebelum tanggal 8, kita akan sosialisasi kepada masyarakat," tutup Akbar. (Panji Baskhara Ramadhan)



Sumber Warta Kota
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Miskin di Kota Bekasi Naik 37 Persen Selama Pandemi Covid-19, Kini Total 152.002 Jiwa

Warga Miskin di Kota Bekasi Naik 37 Persen Selama Pandemi Covid-19, Kini Total 152.002 Jiwa

Megapolitan
Polemik Tes Swab Rizieq Shihab, Satgas Pusat Minta Daerah Tak Pandang Bulu Lakukan Tracing

Polemik Tes Swab Rizieq Shihab, Satgas Pusat Minta Daerah Tak Pandang Bulu Lakukan Tracing

Megapolitan
Seorang Pengemudi Ojol Jotos Karyawan Toko Roti di Pondok Gede

Seorang Pengemudi Ojol Jotos Karyawan Toko Roti di Pondok Gede

Megapolitan
Polisi Periksa RT hingga Camat Tanah Abang Terkait Kerumunan di Acara Rizieq

Polisi Periksa RT hingga Camat Tanah Abang Terkait Kerumunan di Acara Rizieq

Megapolitan
Polisi Pastikan Rizieq Shihab Akan Dites Swab Sebelum Diperiksa soal Kerumunan di Petamburan

Polisi Pastikan Rizieq Shihab Akan Dites Swab Sebelum Diperiksa soal Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Bekasi Tembus 10.000, KBM Tatap Muka Tetap Jalan

Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Bekasi Tembus 10.000, KBM Tatap Muka Tetap Jalan

Megapolitan
Pemkot Jaktim Bakal Terus Bangun Bank Sampah di Tiap RW

Pemkot Jaktim Bakal Terus Bangun Bank Sampah di Tiap RW

Megapolitan
UPDATE 30 November: 10.112 Pasien Covid-19 Dirawat di Jakarta

UPDATE 30 November: 10.112 Pasien Covid-19 Dirawat di Jakarta

Megapolitan
Komisi A DPRD DKI Sebut Pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat Sudah Sesuai Aturan

Komisi A DPRD DKI Sebut Pencopotan Wali Kota Jakarta Pusat Sudah Sesuai Aturan

Megapolitan
Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Megapolitan
Direksi RS Ummi dan MER-C Penuhi Panggilan Polisi soal Kontroversi Tes Swab Rizieq Shihab

Direksi RS Ummi dan MER-C Penuhi Panggilan Polisi soal Kontroversi Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Pemkot Bekasi Akan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Megapolitan
854 Surat Suara Pilkada Tangsel Cacat, Bakal Dimusnahkan Jelang Pencoblosan

854 Surat Suara Pilkada Tangsel Cacat, Bakal Dimusnahkan Jelang Pencoblosan

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Begal Pesepeda, Pemimpinnya Ditembak Mati

Polisi Tangkap Komplotan Begal Pesepeda, Pemimpinnya Ditembak Mati

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Disebut OTG

Positif Covid-19, Wagub DKI Disebut OTG

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X