Penghuni Kalibata City Panik Mobilnya Hilang, padahal Kena Derek

Kompas.com - 09/09/2014, 15:45 WIB
Sebuah mobil derek milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta diparkir di sekitar apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Selasa (2/9/2014). Kompas.com/Christina Andhika SetyantiSebuah mobil derek milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta diparkir di sekitar apartemen Kalibata City, Jakarta Selatan, Selasa (2/9/2014).
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Kurangnya informasi terkait penertiban parkir liar di Jalan Raya Kalibata, tepatnya depan Apartemen Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (9/9), seorang pemilik mobil terlihat kebingungan. Penghuni Apartemen Kalibata City itu menyangka mobil miliknya hilang karena dicuri.

Setengah berlari, Adi (40) penghuni Apartemen Kalibata City terlihat kebingungan saat dirinya berada di ujung gerbang masuk utara Apartemen Kalibata City. Kondisi jalan yang lengang, tanpa ada satu pun mobil terparkir di sebelah barat muka apartemen, seketika membuat dia kebingungan.

Dirinya yang terlihat pucat dan panik mencoba mengingat letak mobil sedan Toyota Altis miliknya yang diparkirkannya sendiri semalam, Senin (8/9). Sembari menoleh ke kiri dan kanan, pria berbadan tegap itu pun mulai meraba dan melangkahkan kakinya untuk naik ke atas trotoar dan menyusuri jejak ingatannya.

Masih merasa tidak percaya atas hilangnya mobil sedan bernomor polisi B 1124 TES miliknya itu, dirinya terlihat segera menelepon seseorang dan berkomunikasi sesaat. Tidak beberapa lama, Adi pun mulai menghampiri beberapa orang tukang ojek dan sopir taksi yang berada tidak jauh dari lokasi.

Terdengar bergetar, dirinya pun terlihat mencoba bertanya kepada beberapa orang mengenai hilangnya mobil miliknya itu. Beberapa warga yang berkumpul pun serentak menjawab kalau keseluruhan mobil yang tersisa parkir di bahu jalan telah diderek paksa oleh petugas Sudin Perhubungan Jakarta Selatan pada pagi hari.

Mendengar pengakuan warga, dirinya pun mengaku sedikit tenang. Bayangan tentang mobil miliknya yang hilang dicuri orang seketika hilang.

"Panik saya, begitu keluar (apartemen-red) tiba-tiba aja mobilnya enggak ada. Karena memang biasanya begitu, karena saya berangkat siang, biasanya pagi saya pindahin ke dalem, eh sakarang udah nggak ada," keluhnya sesal.

Mencoba meyakinkan diri, sesuai dengan petunjuk beberapa warga tersebut, dirinya pun menghampiri anggota Sudin Perhubungan Jakarta Selatan yang masih berada di lokasi. Sang petugas pun menjelaskan kalau mobil miliknya telah diderek dan dikirim ke penampungan barang sitaan di Pool Rawa Buaya, Jakarta Barat. Sehingga lanjutnya, apabila dirinya ingin mengambil mobil miliknya sebelumnya harus menghubungi nomor layanan Dishub di 021-3457471.

Sesuai dengan arahan operator, pemilik mobil dapat membayarkan uang denda sebesar Rp 500.000 untuk dapat langsung mengambil unit mobil dengan terlebih dahulu menunjukan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan tanda bukti pembayaran denda.

"Kalau saya sih setuju-setuju saja soal peraturan dan denda. Tapi tolong diinformasikan dengan baik, kasih pengertian kepada warga, jangan main angkut begini. Dan terpenting, jangan cuma ditertibkan, coba kasih kita solusi, misalnya kondisi parkiran di apartemen ini, bagaimana kita tertib kalau fasilitasnya nggak memadai," tuturnya.



Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jajaran Polres Metro Jakarta Utara Jalani Vaksinasi Covid-19

Jajaran Polres Metro Jakarta Utara Jalani Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Sejarah Hari Ini: Gadis 15 Tahun Bunuh Anak Tetangga Terinspirasi dari Film Chucky

Sejarah Hari Ini: Gadis 15 Tahun Bunuh Anak Tetangga Terinspirasi dari Film Chucky

Megapolitan
Berkait Lurah Cabul di Bekasi, Kompolnas Ingatkan Polisi agar Tak Tebang Pilih Usut Kasus

Berkait Lurah Cabul di Bekasi, Kompolnas Ingatkan Polisi agar Tak Tebang Pilih Usut Kasus

Megapolitan
Manfaatkan Celah, Pembantu hingga Kenalan Pedagang Ikut Vaksinasi di Pasar Tanah Abang

Manfaatkan Celah, Pembantu hingga Kenalan Pedagang Ikut Vaksinasi di Pasar Tanah Abang

Megapolitan
7 Tahun Lalu, Sakit Hati dan Cemburu Melatarbelakangi Pembunuhan Ade Sara

7 Tahun Lalu, Sakit Hati dan Cemburu Melatarbelakangi Pembunuhan Ade Sara

Megapolitan
Guru Harapkan Belajar Tatap Muka, Pemkot Tangsel Tunggu Keputusan Pusat

Guru Harapkan Belajar Tatap Muka, Pemkot Tangsel Tunggu Keputusan Pusat

Megapolitan
Wali Kota Ali Maulana Buka Pelaksanaan Vaksinasi ASN, TNI-Polri di Jakarta Utara

Wali Kota Ali Maulana Buka Pelaksanaan Vaksinasi ASN, TNI-Polri di Jakarta Utara

Megapolitan
Soal Virus Corona Varian B.1.1.7, Wali Kota Depok Tunggu Arahan Resmi Kemenkes

Soal Virus Corona Varian B.1.1.7, Wali Kota Depok Tunggu Arahan Resmi Kemenkes

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 bagi ASN TNI-Polri di Jakarta Utara Mulai 8 Maret 2021

Vaksinasi Covid-19 bagi ASN TNI-Polri di Jakarta Utara Mulai 8 Maret 2021

Megapolitan
Komnas Perempuan Pertanyakan Lambannya Polisi Usut Kasus Lurah Cabul di Bekasi

Komnas Perempuan Pertanyakan Lambannya Polisi Usut Kasus Lurah Cabul di Bekasi

Megapolitan
Tangsel Masuk Zona Kuning Penyebaran Covid-19, Wali Kota Airin: Jangan Jemawa

Tangsel Masuk Zona Kuning Penyebaran Covid-19, Wali Kota Airin: Jangan Jemawa

Megapolitan
Terseret Dugaan Pelecehan Seksual, Lurah di Bekasi Dibina oleh Pemkot

Terseret Dugaan Pelecehan Seksual, Lurah di Bekasi Dibina oleh Pemkot

Megapolitan
Bandar Narkotika yang Ditangkap Polisi Punya Belasan Hektar Ladang Ganja di Mandailing Natal

Bandar Narkotika yang Ditangkap Polisi Punya Belasan Hektar Ladang Ganja di Mandailing Natal

Megapolitan
Penganiayaan 26 Jam oleh Sepasang Kekasih yang Terbakar Cemburu hingga Bunuh Ade Sara

Penganiayaan 26 Jam oleh Sepasang Kekasih yang Terbakar Cemburu hingga Bunuh Ade Sara

Megapolitan
Pemkot Tangerang Targetkan Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 Rampung Hari Ini

Pemkot Tangerang Targetkan Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 Rampung Hari Ini

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X