Penertiban Parkir Liar Masih Fokus di Tanah Abang, Kapan Wilayah Lain Disasar?

Kompas.com - 09/09/2014, 16:20 WIB
Petugas Dishub DKI menderek mobil yang parkir sembarangan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2014). Uno KartikaPetugas Dishub DKI menderek mobil yang parkir sembarangan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (8/9/2014).
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Penertiban parkir liar di Jakarta Pusat sementara ini masih fokus di sekitar Pasar Tanah Abang. Padahal, di kawasan lainnya, sebenarnya masih banyak ditemukan parkir liar.
 
Sebutlah di sepanjang Jalan Diponegoro, Jalan Salemba Raya, Jalan Kramat Raya, dan Jalan Kwitang. Selasa (9/9/2014) siang, bahu jalan di sana terpantau dipenuhi mobil yang diparkir. Padahal, di sana sudah ada rambu dilarang parkir.
 
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat Syamsuddin mengatakan, meski pihaknya fokus di sekitar Pasar Tanah Abang, kawasan lain yang marak parkir liar juga akan ditertibkan.
 
"Ada rencana (ditertibkan). Masih tunggu perintah pusat. Untuk saat ini, pihak kami masih terfokus di Tanah Abang dulu," ujarnya saat dihubungi.
 
Maraknya parkir liar di kawasan Jalan Diponegoro, Jalan Salemba Raya, Jalan Kramat Raya, dan Jalan Kwitang dinilai Syamsuddin karena banyaknya perkantoran dan ruko-ruko. Selain itu, ada pula pengusaha cat duco yang tersebar di sepanjang Jalan Kramat Raya hingga Jalan Kwitang. 
 
Ia menilai, pengusaha cat duco perlu menjadi sasaran penertiban. "Pengusaha itu mengecat mobil pelanggan mereka di bahu jalan. Itu akan kami tindak nantinya," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Usia Jemaat Dibatasi, Pembagian Hadiah Natal untuk Anak-anak di Gereja Katedral Ditiadakan

Megapolitan
Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Sederet Fakta Penangkapan Penyebar Video Ajakan Jihad dalam Azan

Megapolitan
Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Dampak Pelesiran Guru MAN 22: 30 Orang Positif Covid-19, Sekolah Ditutup, dan KBM Tatap Muka Ditunda

Megapolitan
Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Fakta Kasus Narkoba Mantan Artis Cilik IBS, Positif Sabu meski Polisi Tak Temukan Obatnya

Megapolitan
Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Tiga Momen Saling Serang Pradi-Afifah dan Idris-Imam di Debat Pamungkas Pilkada Depok

Megapolitan
Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Rahayu Saraswati Tak Dampingi Muhamad saat Pencoblosan Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

BMKG: Jakarta dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Alasan Polisi Tak Juga Tangkap Pelaku Pencabulan Bocah di Rumah Ibadah

Megapolitan
Rusun Rawa Buaya Dipersiapkan Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Rusun Rawa Buaya Dipersiapkan Jadi Tempat Pengungsian Banjir

Megapolitan
Jakarta Utara Disebut Masuk Zona Oranye, Peningkatan Kasus Landai

Jakarta Utara Disebut Masuk Zona Oranye, Peningkatan Kasus Landai

Megapolitan
Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Selama Januari-November, 49 WNA di Jaksel Dideportasi karena Langgar Keimigrasian

Megapolitan
Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Tim Pemburu Covid-19 Lakukan Tracing dari Laporan Warga dan Data Covid-19

Megapolitan
Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Jelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Antisipasi Titik Rawan Kerumunan di Jaktim

Megapolitan
Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Debat Pilkada Kota Depok, Idris Sindir Paslon Nomor 1 Tak Suka Ditanya Singkatan

Megapolitan
Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Debat Pilkada Depok Memanas, Afifah Merasa Dilecehkan oleh Imam Budi Hartono

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X