Kompas.com - 18/09/2014, 16:40 WIB
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, meresmikan pameran otomotif Indonesia International Motor Show 2014, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (18/9/2014). Roderick Adrian MozesMenteri Perdagangan Muhammad Lutfi didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, meresmikan pameran otomotif Indonesia International Motor Show 2014, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (18/9/2014).
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Pertumbuhan industri otomotif di Indonesia meningkat pesat. Ini tak lepas dari kontribusi mobil murah atau low cost green car (LCGC) yang menarik pangsa pasar. Di sisi lain, peningkatan orang yang memiliki mobil akan berpengaruh terhadap bertambahnya volume kendaraan di jalan. 

Namun, menurut Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, hal itu akan menjadi positif selama pertumbuhan industri otomotif mampu meningkatkan nilai ekspor.

"Terima kasih Toyota, terima kasih Daihatsu, Anda bikin macet Jakarta. Tetapi, dengan mengekspornya atas perintah saya, Anda tidak hanya bikin macet Jakarta, tetapi juga negara lain," kata Lutfi saat pembukaan Indonesia International Motor Show di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (18/9/2014).

Lebih lanjut, Lutfi mengatakan, meskipun keberadaan LCGC menambah jumlah orang yang memiliki mobil, jumlahnya masih belum sebanyak negara-negara lainnya. "Bagaimana pertumbuhan mobil di Indonesia dilihat dari hitungan unit per 1.000 orang. Di Indonesia, pada 2012, jumlahnya yaitu 37 unit per 1.000 orang," ujarnya.

Jumlah ini terbilang sedikit jika dibandingkan dengan negara-negara maju, misalnya Amerika Serikat, yang jumlahnya lebih dari 1.000 unit per 1.000 orang, Jepang 582 unit per 1.000 orang.

Bahkan, dengan negara tetangga seperti Thailand, Indonesia masih tertinggal cukup jauh karena negara tersebut memiliki perbandingan mobil 179 unit per 1.000 orang.

"Kemacetan yang terjadi di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan kota-kota besar lainnya di masa datang empat kali lipat daripada standar Thailand," kata Lutfi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PTM Lanjut meski Kasus Covid-19 Ada di 15 Sekolah, Wagub: Jumlah Sekolah di Jakarta 10.429

PTM Lanjut meski Kasus Covid-19 Ada di 15 Sekolah, Wagub: Jumlah Sekolah di Jakarta 10.429

Megapolitan
Dini Hari, Petugas Damkar Depok Berburu Ular Sanca yang Lepas di Permukiman Warga

Dini Hari, Petugas Damkar Depok Berburu Ular Sanca yang Lepas di Permukiman Warga

Megapolitan
Ditanya Soal Tunjangan Operasional, Wagub DKI Jawab dengan Pamer WTP 4 Kali

Ditanya Soal Tunjangan Operasional, Wagub DKI Jawab dengan Pamer WTP 4 Kali

Megapolitan
Krisis Air di Jakarta Utara, Wagub DKI: Ini Ibukota, Tidak Boleh Ada Warga yang Kesulitan Air

Krisis Air di Jakarta Utara, Wagub DKI: Ini Ibukota, Tidak Boleh Ada Warga yang Kesulitan Air

Megapolitan
Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Mobil di Pondok Indah, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Terobos Lampu Merah Lalu Tabrak Mobil di Pondok Indah, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Megapolitan
Cegah Praktik Judi saat Street Race Ancol, Polda Metro Jaya Siapkan Doorprize

Cegah Praktik Judi saat Street Race Ancol, Polda Metro Jaya Siapkan Doorprize

Megapolitan
Polsek Matraman Beri Uang untuk Tarik Minat Anak-anak Usia 6-11 Tahun Vaksinasi Covid-19

Polsek Matraman Beri Uang untuk Tarik Minat Anak-anak Usia 6-11 Tahun Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Street Race di Ancol Rencananya Hendak Digelar 2 Kali Dalam Sepekan

Street Race di Ancol Rencananya Hendak Digelar 2 Kali Dalam Sepekan

Megapolitan
Wagub DKI: Vaksinasi Booster di Jakarta Capai 143.020

Wagub DKI: Vaksinasi Booster di Jakarta Capai 143.020

Megapolitan
Animo Street Race Ancol Tinggi, Masih Ada yang Mau Daftar Saat Kapasitas Peserta Penuh

Animo Street Race Ancol Tinggi, Masih Ada yang Mau Daftar Saat Kapasitas Peserta Penuh

Megapolitan
Tarif KRL Akan Naik, YLKI Sebut Masyarakat Setuju asal Ada Peningkatan Pelayanan

Tarif KRL Akan Naik, YLKI Sebut Masyarakat Setuju asal Ada Peningkatan Pelayanan

Megapolitan
Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Tembus 153 Kasus, Wagub DKI Minta Warga Hati-hati

Transmisi Lokal Omicron di Jakarta Tembus 153 Kasus, Wagub DKI Minta Warga Hati-hati

Megapolitan
Bertambah Lagi, Kasus Covid-19 Selama PTM di Jakarta Ditemukan di 15 Sekolah

Bertambah Lagi, Kasus Covid-19 Selama PTM di Jakarta Ditemukan di 15 Sekolah

Megapolitan
Pedagang Belum Mengetahui Rencana Revitalisasi di Pasar Induk Kramatjati

Pedagang Belum Mengetahui Rencana Revitalisasi di Pasar Induk Kramatjati

Megapolitan
Setelah Ancol, Street Race Rencananya Digelar di Serpong Tangsel

Setelah Ancol, Street Race Rencananya Digelar di Serpong Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.