Tiket Ragunan Jadi yang Termurah Sedunia, Berapakah Harga Idealnya?

Kompas.com - 20/09/2014, 15:54 WIB
Sejak tanggal 3 Februari 2014, setiap hari Senin Taman Margasatwa Ragunan ditutup untuk umum karena merupakan waktu libur bagi satwa. Tampak foto depan pintu utara Ragunan, Senin (24/3/2014). Yohanes Debrito NeonnubSejak tanggal 3 Februari 2014, setiap hari Senin Taman Margasatwa Ragunan ditutup untuk umum karena merupakan waktu libur bagi satwa. Tampak foto depan pintu utara Ragunan, Senin (24/3/2014).
Penulis Jessi Carina
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Harga tiket masuk ke Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, saat ini terhitung murah, yakni Rp 4.500 untuk orang dewasa dan Rp 3.500 untuk anak-anak. Ini adalah harga tiket termurah di dunia. Padahal, di dalam kebun binatang itu terdapat ribuan satwa dari ratusan spesies yang harus dipelihara setiap hari. Berapa harga idealnya?

Aktivis pelindung satwa dari Animal Rescue, Doni Herdaru Tona, menganggap bahwa harga tiket masuk Ragunan saat ini terlalu murah, apalagi untuk sajian pemandangan alam dan satwa yang begitu luar biasa. "Harusnya harga tiket naik. Harga tiket layak naik," ujar Doni ketika menghadiri perayaan ulang tahun ke-150 Taman Margasatwa Ragunan (TMR) di Ragunan, Sabtu (20/9/2014).

Menurut Doni, jika harga tiket naik, maka kesejahteraan satwa-satwa pun akan semakin baik. Kesehatan satwa dan kebersihan kandang mereka akan lebih terjaga. Selain itu, banyaknya pemasukan yang ada dapat digunakan untuk memelihara fasilitas lain di Taman Margasatwa Ragunan.

Meski demikian, Doni mengingatkan agar harga tiket tidak boleh terlalu mahal. Menurut Doni, kebutuhan masyarakat dalam berinteraksi dengan satwa saat ini belum besar. Jika terlalu mahal, maka jumlah pengunjung Ragunan dikhawatirkan akan berkurang.

"Idealnya harga tiket harus di atas Rp 20.000, tetapi tetap di bawah Rp 50.000," ujar Doni.

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah membenarkan hal tersebut. Menurut dia, harga tiket di Ragunan harus dievaluasi, apakah akan naik atau tetap. Namun, harga tiket tidak mungkin ditiadakan alias gratis.

Saefullah berpendapat bahwa masyarakat juga harus memiliki andil dalam pemeliharaan aset publik. Peran masyarakat tidak hanya sebagai pihak yang dilayani, tetapi juga ikut memelihara dan menjaga aset bersama. "Masyarakat tetap harus diberdayakan agar saling mengisi," ujar dia.

Wacana mengenai harga tiket ini memancing komentar dari salah satu pengunjung, Asri. Warga Duren Tiga tersebut setuju jika harga tiket harus dinaikkan. Namun, dia meminta agar kenaikannya tidak lebih dari Rp 10.000. "Ragunan andalan warga. Tempat wisata yang dekat dan murah," ujar Asri.

Namun, sebenarnya, harga tiket yang dianggap sangat murah ini tidak terlalu berpengaruh terhadap kesejahteraan satwa. Hal ini karena Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara rutin telah memberi subsidi untuk Taman Margasatwa Ragunan sebesar Rp 70 miliar per tahun. Dana itulah yang menunjang biaya operasional seluruh aktivitas di Taman Margasatwa Ragunan (TMR).

Kepala TMR Wiwid mengatakan, selama ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara rutin memberikan subsidi tersebut setiap tahun. Dengan subsidi ini, problem tiket yang sangat murah dapat teratasi sehingga satwa pun terawat. Wiwid bahkan siap jika harus menggratiskan tarif tiket. "Asalkan subsidinya cukup, ya tidak apa-apa," kata Wiwid.

Wiwid menyatakan, membayar tiket sebenarnya bukan sekadar membayar uang masuk. Membayar tiket merupakan salah satu cara sederhana dari masyarakat untuk menghargai ragam satwa yang mereka lihat. Tiket yang mereka beli merupakan salah satu bentuk tanggung jawab untuk ikut menjaga dan merawat satwa.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengiriman 404 Kg Ganja dari Aceh Dikendalikan Napi

Pengiriman 404 Kg Ganja dari Aceh Dikendalikan Napi

Megapolitan
Rektor UMJ Positif Covid-19, Penerimaan Mahasiswa Baru Tetap Berjalan

Rektor UMJ Positif Covid-19, Penerimaan Mahasiswa Baru Tetap Berjalan

Megapolitan
Truk Asal Aceh yang Dihentikan BNN di Bekasi Total Bawa 404 Kg Ganja

Truk Asal Aceh yang Dihentikan BNN di Bekasi Total Bawa 404 Kg Ganja

Megapolitan
Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Positif Covid-19, Kampus UMJ Ditutup

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Positif Covid-19, Kampus UMJ Ditutup

Megapolitan
Sakit, Hadi Pranoto Tak Penuhi Panggilan Polisi Terkait Wawancara dengan Anji

Sakit, Hadi Pranoto Tak Penuhi Panggilan Polisi Terkait Wawancara dengan Anji

Megapolitan
Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Positif Covid-19, Kondisinya Membaik

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Positif Covid-19, Kondisinya Membaik

Megapolitan
Cerita Jurnalis Foto, Kerja Berdampingan dengan Covid-19...

Cerita Jurnalis Foto, Kerja Berdampingan dengan Covid-19...

Megapolitan
Pemkot: Klaster Covid-19 Rumah Tangga Bermunculan di Depok

Pemkot: Klaster Covid-19 Rumah Tangga Bermunculan di Depok

Megapolitan
Pegawai Puskesmas di Bogor yang Positif Covid-19 Kini 30 Orang

Pegawai Puskesmas di Bogor yang Positif Covid-19 Kini 30 Orang

Megapolitan
Hasil Rapid Test, 1.355 Karyawan Mal Aeon BSD Non-reaktif Covid-19

Hasil Rapid Test, 1.355 Karyawan Mal Aeon BSD Non-reaktif Covid-19

Megapolitan
Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pengusaha Taiwan, Pelaku Rencanakan di 4 Lokasi

Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pengusaha Taiwan, Pelaku Rencanakan di 4 Lokasi

Megapolitan
Mal Aeon BSD Kembali Beroperasi Usai Ditutup Sepekan karena Kasus Covid-19

Mal Aeon BSD Kembali Beroperasi Usai Ditutup Sepekan karena Kasus Covid-19

Megapolitan
PSBB Transisi Dinilai Memperburuk Pandemi Covid-19, Warga: Kembali ke Awal Saja

PSBB Transisi Dinilai Memperburuk Pandemi Covid-19, Warga: Kembali ke Awal Saja

Megapolitan
4 Pedagang Positif Covid-19, Pujasera Blok S Ditutup hingga Sabtu

4 Pedagang Positif Covid-19, Pujasera Blok S Ditutup hingga Sabtu

Megapolitan
Persiapan Paskibraka Upacara HUT RI di Jakarta Utara, Mulai Pembagian Tim hingga Rapid Test

Persiapan Paskibraka Upacara HUT RI di Jakarta Utara, Mulai Pembagian Tim hingga Rapid Test

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X