Kompas.com - 01/10/2014, 13:48 WIB
Kelima terdakwa kasus kekerasan seksual di Jakarta International School (JIS), Afrischa alias Icha, Virgiawan, Agun Iskandar, Zainal, dan Syahrial memasuki ruang persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (29/9/2014). Agenda sidang ini masih mendengarkan keterangan saksi. KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERAKelima terdakwa kasus kekerasan seksual di Jakarta International School (JIS), Afrischa alias Icha, Virgiawan, Agun Iskandar, Zainal, dan Syahrial memasuki ruang persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (29/9/2014). Agenda sidang ini masih mendengarkan keterangan saksi.
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Nenek korban kekerasan seksual di Jakarta International School (JIS), AK, menjadi saksi dalam persidangan kasus tersebut di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Rabu (1/10/2014).

Perempuan berinisial MJ tersebut adalah ibu dari ayah AK dan berkebangsaan Belanda.

"Ada tiga orang saksi yang kami panggil dan semuanya hadir, termasuk nenek AK," kata jaksa penuntut umum Sandhy Andhika sesaat sebelum sidang dimulai.

Dengan atasan blazer hitam dipadu rok warna senada, MJ memasuki ruang sidang utama melalui pintu samping.

Ia masuk didampingi oleh orangtua AK dan dijaga oleh anggota Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). MJ berjalan beriringan dengan ayah AK, sedangkan TH, ibu AK, berjalan mendahului mereka.

Selain MJ, dua saksi lainnya adalah Risk Management Operasional Manager JIS David dan petugas ISS, Hasan Basri.

David adalah orang yang membantu AK mengungkapkan kejadian yang menimpanya dengan memakai kostum Captain America, tokoh favorit AK. Sidang yang rencananya digelar pada pukul 10.00 WIB itu baru digelar pada pukul 12.30 WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah Pengunjung Ragunan pada Libur Waisak Capai 31.206 Orang

Jumlah Pengunjung Ragunan pada Libur Waisak Capai 31.206 Orang

Megapolitan
Sudah Sebulan 400 KK di Kampung Nelayan Marunda Alami Krisis Air Bersih

Sudah Sebulan 400 KK di Kampung Nelayan Marunda Alami Krisis Air Bersih

Megapolitan
Lift Macet akibat Kelebihan Muatan, 7 Orang Terjebak Dievakuasi Damkar Kota Bekasi

Lift Macet akibat Kelebihan Muatan, 7 Orang Terjebak Dievakuasi Damkar Kota Bekasi

Megapolitan
Cerita Anies ke Universitas Oxford Jajaki Kerja Sama Pengembangan Kebijakan Publik Jakarta

Cerita Anies ke Universitas Oxford Jajaki Kerja Sama Pengembangan Kebijakan Publik Jakarta

Megapolitan
Warga Bogor Dibegal Saat Pulang Kerja, Korban Dibacok, Motor dan Uangnya Raib

Warga Bogor Dibegal Saat Pulang Kerja, Korban Dibacok, Motor dan Uangnya Raib

Megapolitan
Dentuman Meriam Akan Terdengar Lagi di Depok Besok, Warga Diimbau Tak Panik

Dentuman Meriam Akan Terdengar Lagi di Depok Besok, Warga Diimbau Tak Panik

Megapolitan
Bima Arya Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah

Bima Arya Usulkan Sekda Jadi Pj Kepala Daerah

Megapolitan
TV Tersambar Petir, Sebuah Rumah di Bekasi Dilanda Kebakaran

TV Tersambar Petir, Sebuah Rumah di Bekasi Dilanda Kebakaran

Megapolitan
Besok, Oditur Akan Bantah Pleidoi Kolonel Priyanto Terdakwa Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila

Besok, Oditur Akan Bantah Pleidoi Kolonel Priyanto Terdakwa Kasus Pembunuhan Handi-Salsabila

Megapolitan
Pabrik Kimia di Cikarang Dilanda Kebakaran, Pemadaman Butuh Waktu 7 Jam

Pabrik Kimia di Cikarang Dilanda Kebakaran, Pemadaman Butuh Waktu 7 Jam

Megapolitan
Politisi PDI-P: Banyak Program yang Tak Dieksekusi Anies

Politisi PDI-P: Banyak Program yang Tak Dieksekusi Anies

Megapolitan
Seorang Remaja Satroni Rumah Ketua RW di Pulogadung, Curi 3 Ponsel

Seorang Remaja Satroni Rumah Ketua RW di Pulogadung, Curi 3 Ponsel

Megapolitan
Pria yang Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit Diduga Terlilit Utang

Pria yang Tewas Gantung Diri di Apartemen Kawasan Duren Sawit Diduga Terlilit Utang

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Ancol karena Khawatir Merugi Saat Formula E Berlangsung

Ketua DPRD DKI Bakal Panggil Manajemen Ancol karena Khawatir Merugi Saat Formula E Berlangsung

Megapolitan
5 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bekasi Terima Remisi Hari Raya Waisak

5 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Bekasi Terima Remisi Hari Raya Waisak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.