Kompas.com - 01/10/2014, 22:22 WIB
TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat. Gambar diambil pada 22 Juni 2014 Kompas.com/Adysta Pravitra RestuTPU Karet Bivak, Jakarta Pusat. Gambar diambil pada 22 Juni 2014
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta berencana menerapkan pelayanan pemakaman secara online. Uji coba pelayanan memakai sistem ini akan dilakukan pada November 2014.

"Uji coba akan dilaksanakan di TPU Karet Bivak," kata Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Nandar Sunandar, di Balaikota Jakarta, Rabu (1/10/2014).

Nandar mengatakan sistem tersebut akan membuat masyarakat lebih mudah mengakses layanan pemakaman, termasuk untuk mendapatkan informasi ketersediaan lahan makam dan pendataan oleh petugas makam.

Dalam sistem online berupa website tersebut akan dicantumkan nama ahli waris dari setiap makam. Harapannya, sistem pemakaman tumpang yang sekarang juga sudah berjalan akan terdata semakin baik.

Nandar menjelaskan, sistem pemakaman tumpang hanya berlaku bagi jenazah yang memiliki hubungan darah atau keluarga. "Apabila sukses diuji coba, sistem ini akan diterapkan secara bertahap di 78 TPU yang ada di ibu kota," kata Nandar.

Saat ini, kata Nandar, sistem tersebut tengah dipersiapkan, mulai dari sistem teknologi informasinya, program, serta urutan pelayanan yang tersedia. Nantinya, sistem ini akan berkaitan dengan pendapatan daerah.

Nandar menambahkan, sistem layanan pemakaman online ini juga merupakan pelaksanaan instruksi Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama, terkait transaksi nontunai.

"Kalau sudah pakai sistem ini dan bagus, akan berkaitan dengan pajak juga. Pemasukan pemakaman akan langsung masuk ke kas daerah, dan pembayaran dilakukan secara online," imbuh Nandar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Warga Datangi Banyak Minimarket demi Berburu Minyak Goreng Rp 14.000 tapi Selalu Kehabisan

Cerita Warga Datangi Banyak Minimarket demi Berburu Minyak Goreng Rp 14.000 tapi Selalu Kehabisan

Megapolitan
Dalam Tiga Hari, Polda Metro Jaya Tilang 124 Mobil Berplat Khusus RF

Dalam Tiga Hari, Polda Metro Jaya Tilang 124 Mobil Berplat Khusus RF

Megapolitan
Kala Anies Klaim Banjir Cepat Surut di Saat Titik Banjir Semakin Bertambah

Kala Anies Klaim Banjir Cepat Surut di Saat Titik Banjir Semakin Bertambah

Megapolitan
Polda Metro Jaya Diminta Gelar Street Race untuk Pebalap Mobil Liar

Polda Metro Jaya Diminta Gelar Street Race untuk Pebalap Mobil Liar

Megapolitan
Ayu Thalia Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik terhadap Nicholas Sean Purnama

Ayu Thalia Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik terhadap Nicholas Sean Purnama

Megapolitan
Anies Klaim Banjir di Jakarta Cepat Surut, Faktanya Banjir Meluas dan Ratusan Orang Mengungsi

Anies Klaim Banjir di Jakarta Cepat Surut, Faktanya Banjir Meluas dan Ratusan Orang Mengungsi

Megapolitan
Pemkot Jaksel Bantah Ada PNS yang Terlibat dalam Pembongkaran Trotoar di Cilandak

Pemkot Jaksel Bantah Ada PNS yang Terlibat dalam Pembongkaran Trotoar di Cilandak

Megapolitan
Saksi dalam Sidang Munarman: Sebagian Orang yang Saya Transfer ke ISIS Itu Orang FPI

Saksi dalam Sidang Munarman: Sebagian Orang yang Saya Transfer ke ISIS Itu Orang FPI

Megapolitan
Pelaku Penusukan Anggota TNI AD Ditangkap di Tempat Kerja

Pelaku Penusukan Anggota TNI AD Ditangkap di Tempat Kerja

Megapolitan
Polda Metro Klaim Tak Ada Laporan Balap Liar Sejak Wacanakan Street Race

Polda Metro Klaim Tak Ada Laporan Balap Liar Sejak Wacanakan Street Race

Megapolitan
Terungkapnya Baiat ISIS yang Dihadiri Munarman di UIN Ciputat...

Terungkapnya Baiat ISIS yang Dihadiri Munarman di UIN Ciputat...

Megapolitan
Banjir di Jalan Prima Dalam Tegal Alur Tak Kunjung Surut, 85 Rumah Warga Terendam sejak Kemarin

Banjir di Jalan Prima Dalam Tegal Alur Tak Kunjung Surut, 85 Rumah Warga Terendam sejak Kemarin

Megapolitan
Sidak ke Zentrum, Bima Arya: Tak Ada Manfaatnya Tempat Ini!

Sidak ke Zentrum, Bima Arya: Tak Ada Manfaatnya Tempat Ini!

Megapolitan
Saksi Sebut Munarman Sempat Hendak Diusir dari Pembaiatan Anggota ISIS di UIN

Saksi Sebut Munarman Sempat Hendak Diusir dari Pembaiatan Anggota ISIS di UIN

Megapolitan
Sempat Melarikan Diri, Pelaku Utama Pengeroyokan Anggota TNI AD Ditangkap di Muara Baru

Sempat Melarikan Diri, Pelaku Utama Pengeroyokan Anggota TNI AD Ditangkap di Muara Baru

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.