Ahok Minta Ancol Ambil Alih, Ini Tanggapan Sea World

Kompas.com - 03/10/2014, 13:32 WIB
Pintu masuk tempat rekreasi Sea World, di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara. Jumat (3/10/2014). Kompas.com/Robertus BelarminusPintu masuk tempat rekreasi Sea World, di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara. Jumat (3/10/2014).
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama meminta agar PT Pembangunan Jaya Ancol mengambil alih tempat rekreasi air Sea World. Apa tanggapan manajemen Sea World mengenai instruksi pria yang akrab disapa Ahok itu?

President Director PT Sea World Indonesia Yongki E Salim mengatakan, Ancol adalah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI yang sahamnya dimiliki Pemprov DKI sehingga Sea World menghargai pernyataan Basuki sebagai pemangku jabatan.

"Andaikata hal itu (pengambilalihan) bisa terjadi, kami tidak bisa langgar," kata Yongki, di Gedung Sea World, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (3/10/2014). Namun, lanjutnya, hal itu hanya dapat dilakukan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Dia mengatakan, PT Sea World tidak masalah soal itu asalkan ada kepastian hukum atau melalui suatu mediasi di meja perundingan. "Sehingga bisa memberikan suatu win-win solution," ujar Yongki.


Ahok menginginkan PT Pembangunan Jaya Ancol mengambil alih wisata rekreasi air Sea World karena mereka dianggap telah menyalahi kontrak build operate transfer (BOT) yang telah disepakati bersama.

Menurut dia, wahana air itu akan dikelola sendiri oleh Ancol dengan tetap menggunakan nama Sea World. [Baca: Ahok Instruksikan Ancol Kelola Sea World]

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Kelas di SMKN 24 Jakarta Rusak, Sudin Pendidikan Klaim KBM Tak Terhambat

8 Kelas di SMKN 24 Jakarta Rusak, Sudin Pendidikan Klaim KBM Tak Terhambat

Megapolitan
Bekasi Sulit Sediakan 30 Persen Ruang Terbuka Hijau

Bekasi Sulit Sediakan 30 Persen Ruang Terbuka Hijau

Megapolitan
300 Personel Polantas Disiagakan di Sekitar Monas Selama Aksi 212

300 Personel Polantas Disiagakan di Sekitar Monas Selama Aksi 212

Megapolitan
BPOM: Obat Hexymer 2 yang Disita Polisi Seharusnya Tak Lagi Beredar Sejak 2016

BPOM: Obat Hexymer 2 yang Disita Polisi Seharusnya Tak Lagi Beredar Sejak 2016

Megapolitan
Bangunan SMKN 24 Jakarta Rusak Berat, Atap 8 Kelas Roboh

Bangunan SMKN 24 Jakarta Rusak Berat, Atap 8 Kelas Roboh

Megapolitan
9 Warga Batan Indah Diperiksa Kesehatannya, 2 Orang Terkontaminasi Radioaktif

9 Warga Batan Indah Diperiksa Kesehatannya, 2 Orang Terkontaminasi Radioaktif

Megapolitan
Anies Ajak Murid-murid Sang Ibu Kirimkan Kisah sebagai Kado Ulang Tahun

Anies Ajak Murid-murid Sang Ibu Kirimkan Kisah sebagai Kado Ulang Tahun

Megapolitan
Siap Dilamar, Eks Calon Independen di Pilkada Depok 2020 Akan Dekati Elite Parpol

Siap Dilamar, Eks Calon Independen di Pilkada Depok 2020 Akan Dekati Elite Parpol

Megapolitan
Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

Pemkot Tangerang Laporkan Wartawan Gadungan yang Buat Keributan di Sekolah ke Polisi

Megapolitan
Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

Ingin Jalanan Rusak Diperbaiki? Ini Cara Mengadu ke Bina Marga

Megapolitan
Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

Ada Aksi 212, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas Agar Tak Kena Macet

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

Pemprov DKI Klaim Sudah Sosialisasikan Pergub Larangan Kantong Plastik di 55 Pusat Perbelanjaan

Megapolitan
Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

Klinik yang Jual Jutaan Butir Psikotropika di Koja Sudah Beroperasi Selama Tiga Tahun

Megapolitan
Tangkap Aulia Farhan, Polisi Duga Ada Artis Lain yang Konsumsi Narkoba

Tangkap Aulia Farhan, Polisi Duga Ada Artis Lain yang Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Polisi Grebek Klinik Penjual 2,5 Juta Butir Psikotropika di Koja

Polisi Grebek Klinik Penjual 2,5 Juta Butir Psikotropika di Koja

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X