Polisi Cari Sopir Bus Pariwisata Penabrak Lamborghini Hotman Paris

Kompas.com - 05/10/2014, 21:29 WIB
Tim Labfor Mabes Polri dan Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara tengah mengambil sampel dari mobil Lamborghini milik Hotman Paris Hutapea. Kompas.com/Adysta PravitarestuTim Labfor Mabes Polri dan Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara tengah mengambil sampel dari mobil Lamborghini milik Hotman Paris Hutapea.
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Utara, Ajun Komisaris Besar Sudarmanto, mengatakan kepolisian tengah memburu sopir bus pariwisata yang terlibat dalam kecelakaan di Jalan Tol Wiyoto Wiyono, Jakarta Utara KM 17.200, Minggu (5/10/2014).

"Saya sudah mengeluarkan surat perintah, DPB dan DPO, untuk pencarian barang dan orang, agar petugas kami bisa melakukan pencarian," ujar Sudarmanto di kantor Satlantas Polres Jakarta Utara, Minggu petang.

Menurut Sudarmanto, keterangan dari sopir itu diperlukan karena bus pariwisata meninggalkan lokasi kejadian seusai menyerempet mobil Lamborghini milik pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.

Bus pariwisata, kata dia, menghindari mobil boks yang oleng dan terguling akibat ban depan sebelah kirinya pecah. Kecelakaan itu mengakibatkan sopir mobil boks meninggal dunia dan mobil Lamborghini milik Hotman ringsek.

"Pengemudi mobil boks atas nama Dedy Sulaeman (31) meninggal dunia karena mobil boks terguling kemudian pengemudinya terlempar dan kepalanya menghantam aspal," ujar Sudarmanto.

Dalam penyelidikan kasus ini, kepolisian akan bekerjasama dengan PT. Jasa Marga selaku pengelola ruas jalan tol untuk mengecek melalui CCTV jalan. Sebab, hingga kini polisi belum mengetahui apakah CCTV di lokasi saat kejadian itu dalam kondisi hidup atau mati.

"Mudah-mudahan Jasa Marga bisa menyediakan rekaman CCTV dari kejadian tadi pagi," ujar Sudarmanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjil Genap Berlaku di Margonda, Kemacetan Terjadi Mulai dari ITC Depok

Ganjil Genap Berlaku di Margonda, Kemacetan Terjadi Mulai dari ITC Depok

Megapolitan
Hendak Kirim 254 Kilogram Ganja ke Jawa, 5 Orang Ditangkap di Trans Sumatera

Hendak Kirim 254 Kilogram Ganja ke Jawa, 5 Orang Ditangkap di Trans Sumatera

Megapolitan
Ganjil Genap di Margonda Kembali Diberlakukan Hari Ini

Ganjil Genap di Margonda Kembali Diberlakukan Hari Ini

Megapolitan
Ketakutan Penumpang Setelah Rentetan Kecelakaan Menimpa Transjakarta

Ketakutan Penumpang Setelah Rentetan Kecelakaan Menimpa Transjakarta

Megapolitan
Diduga Korsleting Listrik, Motor Bak Terbuka Terbakar di Pondok Indah

Diduga Korsleting Listrik, Motor Bak Terbuka Terbakar di Pondok Indah

Megapolitan
Saat Terduga Pelaku Penganiayaan Nicholas Sean Bebas dari Jerat Hukum, tapi Korban Terancam

Saat Terduga Pelaku Penganiayaan Nicholas Sean Bebas dari Jerat Hukum, tapi Korban Terancam

Megapolitan
Kecelakaan Berulang Transjakarta Berujung Penghentian Sementara 2 Operator Bus

Kecelakaan Berulang Transjakarta Berujung Penghentian Sementara 2 Operator Bus

Megapolitan
UPDATE 4 Desember: 2 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 39 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 4 Desember: 2 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 39 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 4 Desember: Tambah 2 Kasus di Kota Tangerang, 17 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 4 Desember: Tambah 2 Kasus di Kota Tangerang, 17 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Uji Coba Ganjil Genap di Depok, Enam Titik Pemeriksaan Disiapkan

Uji Coba Ganjil Genap di Depok, Enam Titik Pemeriksaan Disiapkan

Megapolitan
Saat Uji Coba Sistem Ganjil Genap di Depok Timbulkan Kemacetan Panjang

Saat Uji Coba Sistem Ganjil Genap di Depok Timbulkan Kemacetan Panjang

Megapolitan
Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Megapolitan
Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Megapolitan
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.