Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/10/2014, 12:24 WIB
Jessi Carina

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com - Penentuan penahanan terhadap Habib Novel, koordinator unjuk rasa Front Pembela Islam (FPI) yang berakhir rusuh, akan ditentukan nasibnya siang ini. Saat ini, Habib Novel masih menjalani pemeriksaan.

"Jadi mulai kemarin sampai sekarang dilakukan pemeriksaan ditetapkan sebagai tersangka dia. Nanti siang ditetapkan penahanannya," ujar Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jendral (Pol) Unggung Cahyono di Mapolda Metro Jaya, Kamis (9/10/2014).

Unggung mengatakan, kemungkinan besar, Habib Novel akan langsung ditahan. Bersamaan dengan 16 anggota FPI lain dan 1 koordinator unjuk rasa yaitu Habib Shahab yang sudah ditahan lebih dulu.

Unggung menuturkan, belum ada dugaan akan munculnya tersangka baru dalam kasus unjuk rasa yang berakhir ricuh ini. Polisi masih fokus untuk memeriksa massa FPI yang sudah berhasil ditangkap.

Koordinator aksi massa Front Pembela Islam (FPI) dalam bentrok di Balaikota dan Gedung DPRD DKI Jakarta, Habib Novel, menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (8/10/2014) sore. Sebelumnya, Novel sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Habib Novel beserta empat kuasa hukumnya tiba di Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Rabu (8/10/2014) sore.

Total waktu pemeriksaan yang dilakukan terhadap Habib Novel berlangsung sekitar sembilan jam. Habib Novel diperiksa tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, hingga Kamis (9/10/2014) sekitar pukul 01.30 dan masih dilanjutkan siang ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bantah Dugaan Pelecehan, Rektor Universitas Pancasila Serahkan Kasusnya ke Pihak Kepolisian

Bantah Dugaan Pelecehan, Rektor Universitas Pancasila Serahkan Kasusnya ke Pihak Kepolisian

Megapolitan
Kapolsek dan Wakapolsek Tanah Abang Dicopot dan Dimutasi

Kapolsek dan Wakapolsek Tanah Abang Dicopot dan Dimutasi

Megapolitan
LPSK Bakal Dalami Kronologi dan Kondisi Psikis Korban Dugaan Pelecehan di Universitas Pancasila

LPSK Bakal Dalami Kronologi dan Kondisi Psikis Korban Dugaan Pelecehan di Universitas Pancasila

Megapolitan
Korban Dugaan Pelecehan Rektor Universitas Pancasila Minta Perlindungan ke LPSK

Korban Dugaan Pelecehan Rektor Universitas Pancasila Minta Perlindungan ke LPSK

Megapolitan
Progres Pembangunan Rumah Tahan Gempa di Bogor Capai 50 Persen

Progres Pembangunan Rumah Tahan Gempa di Bogor Capai 50 Persen

Megapolitan
Teringat Pesan Sang Ayah, Agus Terus Jalankan Usaha Pancong Milik Kakeknya yang Berdiri Sejak 1961

Teringat Pesan Sang Ayah, Agus Terus Jalankan Usaha Pancong Milik Kakeknya yang Berdiri Sejak 1961

Megapolitan
Korban 'Bullying' Siswa SMA di Serpong Sudah Diperiksa Polisi

Korban "Bullying" Siswa SMA di Serpong Sudah Diperiksa Polisi

Megapolitan
BNPB Bangun 38 Unit Rumah Tahan Gempa di Bogor, Telan Dana Rp 4,3 Miliar

BNPB Bangun 38 Unit Rumah Tahan Gempa di Bogor, Telan Dana Rp 4,3 Miliar

Megapolitan
BNPB Bangun 38 Unit Rumah Tahan Gempa untuk Korban Longsor di Kota Bogor

BNPB Bangun 38 Unit Rumah Tahan Gempa untuk Korban Longsor di Kota Bogor

Megapolitan
Kondisi Bayi Laki-laki yang Ditemukan dalam Kardus di Tamansari Dipastikan Sehat

Kondisi Bayi Laki-laki yang Ditemukan dalam Kardus di Tamansari Dipastikan Sehat

Megapolitan
Proses Rekapitulasi Suara Pemilu di Kota Bogor Baru 25 Persen

Proses Rekapitulasi Suara Pemilu di Kota Bogor Baru 25 Persen

Megapolitan
Bawaslu Kota Bogor Sebut Rekapitulasi Suara Pemilu di Tingkat Kecamatan Berjalan Alot

Bawaslu Kota Bogor Sebut Rekapitulasi Suara Pemilu di Tingkat Kecamatan Berjalan Alot

Megapolitan
Cerita Agus Teruskan Usaha Pancong Warisan Sang Kakek, Ciptakan Konsep Warkop Jadul di Samping Rel Manggarai

Cerita Agus Teruskan Usaha Pancong Warisan Sang Kakek, Ciptakan Konsep Warkop Jadul di Samping Rel Manggarai

Megapolitan
Bawaslu Kota Bogor Sebut Tidak Ada Laporan Kecurangan Pemilu 2024 hingga Saat Ini

Bawaslu Kota Bogor Sebut Tidak Ada Laporan Kecurangan Pemilu 2024 hingga Saat Ini

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Renovasi Gelanggang Remaja, Zita Anjani Harap Pemuda Raih Prestasi

Pemprov DKI Jakarta Renovasi Gelanggang Remaja, Zita Anjani Harap Pemuda Raih Prestasi

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com