Kapolda: Polisi Dilarang Bawa Senjata Api Saat Amankan Pelantikan

Kompas.com - 16/10/2014, 11:21 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Kepala Polda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono Jessi CarinaWakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Kepala Polda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono
Penulis Jessi Carina
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Pol Unggung Cahyono menekankan kepada anggota kepolisian yang tergabung dalam pasukan pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden agar tidak membawa senjata api.

Hal itu diucapkannya dalam apel gelar pasukan pelantikan presiden dan wakil presiden di Polda Metro Jaya, Kamis (16/10/2014). "Alat pengamanan yang boleh dibawa yaitu barrier, water cannon, dan gas air mata. Tak boleh ada yang bawa senjata api," ujar Unggung.

Sebelum pelaksanaan pengamanan, semua anggota akan diperiksa kembali untuk memastikan tak ada anggota yang membawa senjata api.

Unggung mengatakan, setiap anggota diimbau untuk tidak memegang telepon genggam ketika melakukan pengamanan pada 20 Oktober sehingga semua anggota bisa fokus dalam menjalankan tugas.

Unggung juga memerintahkan anggotanya untuk menggunakan alat utama sistem persenjataan (alutsista) secara maksimal. Selain itu, Unggung juga meminta para anggotanya untuk menjaga stamina tubuh demi kelancaran pengamanan pelantikan kelak.

Apel gelar pasukan pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden tanggal 20 Oktober hari ini dipimpin oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Unggung Cahyono. Selain Unggung, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi dan jajaran Kapolres juga hadir dalam apel ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rangkap Jabatan Marullah Matali, Dilantik Jadi Sekda DKI Jakarta Lalu Ditunjuk Plt Wali Kota Jaksel

Rangkap Jabatan Marullah Matali, Dilantik Jadi Sekda DKI Jakarta Lalu Ditunjuk Plt Wali Kota Jaksel

Megapolitan
UPDATE: Tambah 73 Kasus di Kota Tangerang, 3 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 73 Kasus di Kota Tangerang, 3 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Sejarah Hari Ini: Kecelakaan Maut Tugu Tani yang Renggut 9 Nyawa Pejalan Kaki

Sejarah Hari Ini: Kecelakaan Maut Tugu Tani yang Renggut 9 Nyawa Pejalan Kaki

Megapolitan
Pedagang Emas di Depok Tertipu, Emas 300 Gram Dibawa Kabur Pelaku

Pedagang Emas di Depok Tertipu, Emas 300 Gram Dibawa Kabur Pelaku

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Jumat: Bogor, Tangerang, dan Sebagian Jakarta Berpeluang Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Jumat: Bogor, Tangerang, dan Sebagian Jakarta Berpeluang Hujan

Megapolitan
5 Fakta Terkini Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182: Dihentikan hingga Proses Identifikasi

5 Fakta Terkini Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ 182: Dihentikan hingga Proses Identifikasi

Megapolitan
Cerita Dokter soal Penuhnya RS Covid-19 di Jakarta, Mencari ICU ke Karawang hingga Pasien Dirawat di Kursi

Cerita Dokter soal Penuhnya RS Covid-19 di Jakarta, Mencari ICU ke Karawang hingga Pasien Dirawat di Kursi

Megapolitan
Pedagang di Seputar Pasar Malabar Masih Langgar Aturan Jam Malam PPKM

Pedagang di Seputar Pasar Malabar Masih Langgar Aturan Jam Malam PPKM

Megapolitan
Aksi Penumpang Transjakarta Curi Hand Sanitizer Terekam CCTV

Aksi Penumpang Transjakarta Curi Hand Sanitizer Terekam CCTV

Megapolitan
Penilaian Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet di Dunia Disebut Kurang Akurat

Penilaian Jakarta Keluar dari 10 Kota Termacet di Dunia Disebut Kurang Akurat

Megapolitan
Kejari Kota Tangerang Tetapkan 2 Tersangka pada Kasus Dugaan Korupsi di RSUP Sitanala

Kejari Kota Tangerang Tetapkan 2 Tersangka pada Kasus Dugaan Korupsi di RSUP Sitanala

Megapolitan
Wagub DKI Sebut TPU Rorotan Siapkan 1.500 Petak untuk Makam Jenazah Korban Covid-19

Wagub DKI Sebut TPU Rorotan Siapkan 1.500 Petak untuk Makam Jenazah Korban Covid-19

Megapolitan
30 Jenazah Korban Sriwijaya Air Telah Diserahkan ke Pihak Keluarga

30 Jenazah Korban Sriwijaya Air Telah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Megapolitan
Anak Wakil Wali Kota Tangerang Dijatuhi Hukum 8 Bulan Penjara

Anak Wakil Wali Kota Tangerang Dijatuhi Hukum 8 Bulan Penjara

Megapolitan
Bank DKI Serahkan 1 Mobil Khusus untuk Dukungan Kegiatan Donasi Darah ke PMI DKI

Bank DKI Serahkan 1 Mobil Khusus untuk Dukungan Kegiatan Donasi Darah ke PMI DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X