Kusir Pilihkan Kuda "Nakal" untuk Iriana-Mufidah

Kompas.com - 21/10/2014, 08:16 WIB
Ibu negara Iriana Widodo dan Mufidah Kalla naik kereta kuda di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2014). KOMPAS.COM/FABIAN JANUARIUS KUWADOIbu negara Iriana Widodo dan Mufidah Kalla naik kereta kuda di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2014).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat kirab budaya yang berlangsung mulai Bundaran Hotel Indonesia, pasangan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla menumpang pada satu kereta kuda yang sama. Di belakang kedua pasangan ini, ada pasangan ibu negara Iriana Jokowi dan istri JK, Mufidah, yang menyusul menumpang satu kereta.

Ada cerita di balik dua pasang kuda yang digunakan baik pasangan Jokowi-JK ataupun Iriana-Mufidah. Rupanya, sang pemilik kuda Sunardi sengaja memberikan kuda yang jinak kepada pasangan Jokowi-JK.

"Kuda untuk Pak Jokowi-JK itu, saya kasih ke teman kudanya yang jinak. Saya bawa kuda yang agak nakal," kata kusir untuk Iriana-Mufidah ini, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (21/10/2014).

Menurut dia, kuda untuk pasangan Jokowi-JK adalah kuda yang tenang. Sedangkan yang dia bawa untuk Iriana dan Mufidah, adalah kuda yang kadang tidak tenang. Sebab, takut akan suara-suara gaduh.

"Kalau suara keras agak takut. Jadi saya yang jagain, kalau ada apa-apa," ujar Sunardi.

Sebelum memulai perjalanan, Sunardi mengaku dipesan oleh Iriana. "Ya, cuma ibu cuma bilang hati-hati pak," katanya.

Untungnya, kirab budaya berlangsung lancar tanpa adanya hambatan. Kuda-kuda Sunardi juga dapat "menunaikan" tugasnya dengan baik. "Alhamdulilah lancar," ujarnya.

Ia mengaku terkesan saat membawa kedua pasang ibu negara. Menurut dia, Iriana dan Mufidah terkesan ramah. "Saya senang. Ibu terkesan ramah, dan melambai-lambai terus ke rakyat," tutupnya.

Saat ini, kedua kuda tersebut telah dibawa pulang. Kuda-kuda itu dimuat di satu truk, pukul 21.00 malam tadi. Rencanaya, akan tiba di Solo pukul 14.00.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Kejar Target Tingkatkan Tes Covid-19 hingga 10.000 Orang Per Hari

Pemprov DKI Kejar Target Tingkatkan Tes Covid-19 hingga 10.000 Orang Per Hari

Megapolitan
Waspada Begal yang Mulai Mengincar Pesepeda di Jalan-jalan Protokol Jakarta...

Waspada Begal yang Mulai Mengincar Pesepeda di Jalan-jalan Protokol Jakarta...

Megapolitan
Bawaslu Catat Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Kampanye Pilkada Depok, Ini Kata Tim Pradi-Afifah

Bawaslu Catat Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Kampanye Pilkada Depok, Ini Kata Tim Pradi-Afifah

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Tangsel Sempat Melonjak, Wali Kota Airin: Itu Kasus Lama yang Baru Ter-input

Kasus Covid-19 di Tangsel Sempat Melonjak, Wali Kota Airin: Itu Kasus Lama yang Baru Ter-input

Megapolitan
10 Hari PSBB Transisi, Bagaimana Perbandingannya dengan Kasus Covid-19 Saat PSBB Ketat?

10 Hari PSBB Transisi, Bagaimana Perbandingannya dengan Kasus Covid-19 Saat PSBB Ketat?

Megapolitan
Pjs Wali Kota Sebut Depok Dapat Jatah 392.000 Vaksin Covid-19 pada Tahap Pertama

Pjs Wali Kota Sebut Depok Dapat Jatah 392.000 Vaksin Covid-19 pada Tahap Pertama

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pasien Positif Covid-19 Loncat dari Ambulans dan Berbaur dengan Demonstran | UMP DKI Jakarta 2021 Kemungkinan Tak Naik

[POPULER JABODETABEK] Pasien Positif Covid-19 Loncat dari Ambulans dan Berbaur dengan Demonstran | UMP DKI Jakarta 2021 Kemungkinan Tak Naik

Megapolitan
Kesulitan RS Swasta di Bekasi Biayai Penanganan Covid-19 hingga Pinjam Uang ke Bank...

Kesulitan RS Swasta di Bekasi Biayai Penanganan Covid-19 hingga Pinjam Uang ke Bank...

Megapolitan
Universitas Indonesia Lantik 3 Wakil Rektor Baru Kemarin

Universitas Indonesia Lantik 3 Wakil Rektor Baru Kemarin

Megapolitan
Bioskop di Jakarta Dibuka, Warga Soroti Ketersediaan Film yang Diputar

Bioskop di Jakarta Dibuka, Warga Soroti Ketersediaan Film yang Diputar

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 21 Oktober: Depok Catat Total 6.456 Kasus sejak Maret

[UPDATE] Grafik Covid-19 21 Oktober: Depok Catat Total 6.456 Kasus sejak Maret

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta, Bogor, dan Depok Hujan Nanti Siang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta, Bogor, dan Depok Hujan Nanti Siang

Megapolitan
APBD-P DKI Diproyeksikan Defisit 31,04 Persen akibat Covid-19

APBD-P DKI Diproyeksikan Defisit 31,04 Persen akibat Covid-19

Megapolitan
Wali Kota Tangsel: 69 Kasus Covid-19 yang Baru Tercatat merupakan Kasus Lama karena Pasien Tes Mandiri

Wali Kota Tangsel: 69 Kasus Covid-19 yang Baru Tercatat merupakan Kasus Lama karena Pasien Tes Mandiri

Megapolitan
Tak Terima Dirawat di Ruang Perawatan Covid-19, Keluarga Pasien Kerahkan Massa ke RSUD Cengkareng

Tak Terima Dirawat di Ruang Perawatan Covid-19, Keluarga Pasien Kerahkan Massa ke RSUD Cengkareng

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X