Masih Sakit Gigi, Ahok Batal Hadiri Peluncuran Buku Panti Asuhan

Kompas.com - 26/10/2014, 19:57 WIB
Plt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat tiba di kediaman dinas gubernur, Taman Suropati, Rabu (22/10/2014). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaPlt Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat tiba di kediaman dinas gubernur, Taman Suropati, Rabu (22/10/2014).
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com
- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta batal menghadiri peluncuran buku 100 Tahun Panti Asuhan Hati Suci, Minggu (26/10/2014) sore ini. Pemilik Yayasan Hati Suci Aswin Wirjadi dalam sambutannya mengungkapkan alasan berhalangnya Basuki memberi sebuah sambutan di acara tersebut.

"Tadi pagi, Pak Basuki menelepon saya bilang beliau mohon maaf karena enggak bisa hadir dalam acara ini. Seperti kita tahu, sekarang Pak Basuki sudah menjadi Gubernur dan mungkin banyak acara yang jauh lebih penting daripada acara ini," kata Aswin, di Panti Asuhan Hati Suci, Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta, Minggu.

Sementara itu, berdasarkan info dari humas dan protokoler Pemprov DKI yang berada di lokasi, Basuki masih harus beristirahat seusai menjalani operasi gigi, pada Jumat (24/10/2014) lalu.

Selain acara ini, sebelumnya Basuki juga memutuskan tidak hadir pada Festival Superlima yang diselenggarakan di Taman Menteng, Jakarta Pusat. Padahal di sana sudah bersiaga personel Dinas Perhubungan (Dishub) DKI dan Satpol DKI. Namun, calon Gubernur itu tak kunjung tiba.

Pada kesempatan peluncuran buku ini, turut diberikan sejumlah buku secara simbolis kepada Ketua Perempuan INTI Nancy Widjaya, Sucipto Nagaria, cucu Lie Tjian Tjoen (pendiri Hati Suci) Gunawan Lee, dan Stella Setiadi. Buku yang berjudul Ny. Lie Tjian Tjoen: Mendahului Sang Waktu ini mengkisahkan perjuangan Lie Tjian Tjoen dalam mengasuh anak yatim piatu di Indonesia selama satu abad.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI: Di Seluruh Dunia, Pompa Diandalkan Hadapi Banjir

Wagub DKI: Di Seluruh Dunia, Pompa Diandalkan Hadapi Banjir

Megapolitan
4 Kiat Pesepeda di Jakarta agar Tak Dijambret

4 Kiat Pesepeda di Jakarta agar Tak Dijambret

Megapolitan
Ini 5 Masukan Risma kepada Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta

Ini 5 Masukan Risma kepada Pansus Banjir DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Pembuang Sampah ke Kalimalang Mengaku Buang Sisa Makanan Pesta Ulang Tahun Anaknya

Pembuang Sampah ke Kalimalang Mengaku Buang Sisa Makanan Pesta Ulang Tahun Anaknya

Megapolitan
Pemprov DKI Belum Bahas Soal UMP 2021

Pemprov DKI Belum Bahas Soal UMP 2021

Megapolitan
UPDATE 22 Oktober: Bertambah 44 Kasus Positif, 169 Pasien Covid-19  di Tangsel Masih Dirawat

UPDATE 22 Oktober: Bertambah 44 Kasus Positif, 169 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

Megapolitan
Tak Tahan Punya Uang Pas-pasan, Residivis di Bekasi Ini Nekat Jualan Sabu

Tak Tahan Punya Uang Pas-pasan, Residivis di Bekasi Ini Nekat Jualan Sabu

Megapolitan
Menristek/BRIN Pastikan Kompleks Batan Indah Sudah Bebas dari Paparan Zat Radioaktif

Menristek/BRIN Pastikan Kompleks Batan Indah Sudah Bebas dari Paparan Zat Radioaktif

Megapolitan
Jual Ganja Untuk Biaya Kuliah, Mahasiswa Asal Depok Ditangkap Polisi

Jual Ganja Untuk Biaya Kuliah, Mahasiswa Asal Depok Ditangkap Polisi

Megapolitan
Pemkot Jaktim Tegur PT Khong Guan karena Tak Kunjung Perbaiki Tembok Roboh

Pemkot Jaktim Tegur PT Khong Guan karena Tak Kunjung Perbaiki Tembok Roboh

Megapolitan
Ditolak Warga, Hotel di Sabang Tidak Lagi Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG Covid-19

Ditolak Warga, Hotel di Sabang Tidak Lagi Jadi Tempat Isolasi Pasien OTG Covid-19

Megapolitan
Mengadu Sejumlah Masalah, Petugas Ambulans Unjuk Rasa di Depan Balai Kota

Mengadu Sejumlah Masalah, Petugas Ambulans Unjuk Rasa di Depan Balai Kota

Megapolitan
Deteksi Banjir, Anies Minta Camat dan Lurah Ketahui Volume Air Hujan dengan Alat Ukur

Deteksi Banjir, Anies Minta Camat dan Lurah Ketahui Volume Air Hujan dengan Alat Ukur

Megapolitan
Ridwan Kamil: Realistis Kondisi Normal dari Pandemi Covid-19 Baru 2022

Ridwan Kamil: Realistis Kondisi Normal dari Pandemi Covid-19 Baru 2022

Megapolitan
Dua Ruas Jalan di Jakarta Barat Rawan Terjadi Kecelakaan, Ini Sebabnya

Dua Ruas Jalan di Jakarta Barat Rawan Terjadi Kecelakaan, Ini Sebabnya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X