Kompas.com - 28/10/2014, 15:50 WIB
Foto Kartinah alias Sartinah alias Tinah, pembantu rumah tangga (PRT) yang diduga menganiaya anak majikannya, Jason yang baru berumur 3,6 tahun hingga meninggal. KOMPAS.COM/ANDRI DONNAL PUTERAFoto Kartinah alias Sartinah alias Tinah, pembantu rumah tangga (PRT) yang diduga menganiaya anak majikannya, Jason yang baru berumur 3,6 tahun hingga meninggal.
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Kartinah alias Sartinah alias Tinah (23), pembantu rumah tangga yang diduga menjadi pelaku penganiaya Jason, anak majikannya, disebut memiliki kelainan jiwa. Informasi tersebut diperoleh penyidik dari tetangga Tinah yang berada di Banjarnegara, Jawa Tengah.

"Keterangan sementara menunjukkan, pembantu (Tinah) pernah mengidap semacam gangguan jiwa," kata Direskrimum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Heru Pranoto, Selasa (28/10/2014). [Baca: PRT Pembunuh Anak Majikan Sempat Berkemas Sebelum Kabur]

Banjarnegara adalah kampung halaman Tinah. Namun, keluarga Tinah sendiri menyebutkan bahwa dia pergi ke Jakarta dalam kondisi sehat dan baik. Adapun dugaan polisi soal gangguan jiwa pada Tinah, menurut Heru, masih harus terus didalami.

Polisi akan mencari tahu apakah memang dulu Tinah pernah terkena gangguan jiwa, atau sampai sekarang masih memiliki gangguan jiwa, dan kemungkinan muncul kembali pada diri Tinah. [Baca: Diduga Menganiaya Anak Majikan hingga Tewas, PRT Ini Menghilang]

Polisi kini juga masih berupaya untuk mencari tahu mengenai keberadaan Tinah, yang diduga kuat menyebabkan Jason, warga Bekasi, meninggal dunia. Tim penyidik sudah menggandeng orang dekat Tinah, yang disebut sebagai pacarnya, AM, dalam pencarian tersebut.

Sementara itu, AM menuturkan tidak ada yang aneh saat pertama bertemu dengan Tinah. "Kata orang istimewanya (pacar), dia (Tinah) normal-normal saja," ujar Heru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Pelaku Telah Diamankan

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Taman Sari, Pelaku Telah Diamankan

Megapolitan
28.000 Keluarga di Jakarta Utara Dapat Bantuan Minyak Goreng dari Pemerintah Pusat

28.000 Keluarga di Jakarta Utara Dapat Bantuan Minyak Goreng dari Pemerintah Pusat

Megapolitan
Wagub DKI Akui Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di Jakarta Setelah Libur Lebaran

Wagub DKI Akui Ada Kenaikan Kasus Covid-19 di Jakarta Setelah Libur Lebaran

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Gelar Ajang Street Race di Meikarta Bulan Depan

Polres Metro Bekasi Kota Gelar Ajang Street Race di Meikarta Bulan Depan

Megapolitan
Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Kecuali...

Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tak Lagi Wajib Bawa Hasil Tes Covid-19, Kecuali...

Megapolitan
Bima Arya Ingatkan Masyarakat Pakai Masker di Luar Ruangan ketika Ramai

Bima Arya Ingatkan Masyarakat Pakai Masker di Luar Ruangan ketika Ramai

Megapolitan
3 Rumah Terbakar di Kemayoran akibat Korsleting

3 Rumah Terbakar di Kemayoran akibat Korsleting

Megapolitan
Pengamat Nilai M Taufik Sudah Beri Sinyal Kuat untuk Keluar dari Gerindra

Pengamat Nilai M Taufik Sudah Beri Sinyal Kuat untuk Keluar dari Gerindra

Megapolitan
Komentar Peserta UTBK 2022 di UNJ, Soal Ada yang Tidak Terprediksi, Ada yang Sesuai Ekpektasi

Komentar Peserta UTBK 2022 di UNJ, Soal Ada yang Tidak Terprediksi, Ada yang Sesuai Ekpektasi

Megapolitan
Masih Waswas, Sejumlah Warga Tetap Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Masih Waswas, Sejumlah Warga Tetap Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar Ruangan

Megapolitan
Gara-gara Terjebak Banjir di Perempatan Mampang Depok, Pria Ini Batal Wawancara Kerja

Gara-gara Terjebak Banjir di Perempatan Mampang Depok, Pria Ini Batal Wawancara Kerja

Megapolitan
Karyawan Perum Perhutani Demo di Kawasan Patung Kuda, Tuntut Kaji Ulang Aturan Soal Penetapan Kawasan Hutan

Karyawan Perum Perhutani Demo di Kawasan Patung Kuda, Tuntut Kaji Ulang Aturan Soal Penetapan Kawasan Hutan

Megapolitan
Jokowi Bolehkan Masyarakat Lepas Masker di Ruang Terbuka, Ini Kata Wagub DKI Jakarta

Jokowi Bolehkan Masyarakat Lepas Masker di Ruang Terbuka, Ini Kata Wagub DKI Jakarta

Megapolitan
Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Mangga Besar

Anak Disabilitas Dicabuli Tetangga di Mangga Besar

Megapolitan
Banjir di Jalan Pramuka Depok akibat Luapan Kali Licin Berangsur Surut

Banjir di Jalan Pramuka Depok akibat Luapan Kali Licin Berangsur Surut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.