Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 31/10/2014, 13:44 WIB
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulanan Bencana (Damkar PB) mengalami kesulitan mengangkat jenazah dua korban yang tertimpa reruntuhan jembatan penghubung proyek gedung arsip dan perpustakaan DKI Jakarta di Taman Ismail Marzuki, Jumat (31/10/2014).

"Kendalanya bangunan belum stabil sehinggga kita harus hati-hati (dalam mengerjakan evakuasi)," kata Kepala Dinas Damkar PB Subejo.

Runtuhnya jembatan tersebut menewaskan empat pekerja bangunan untuk proyek tersebut. Namun hingga siang ini, baru dua orang korban yang sudah bisa ditemukan.

"Dua orang sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat yaitu Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Dua orang lagi diperkirakan posisinya tidak jauh dari dua orang yang sudah dievakuasi," kata dia.

Seperti yang diberitakan, jembatan penghubung tersebut ambruk sekitar pukul 06.00. Hingga kini belum diketahui penyebab rubuhnya bangunan tersebut. Namun diperkirakan, ambruknya jembatan diakibatkan tidak adanya penyangga yang kuat pada konstruksi bangunan tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sidang Tanggapan JPU atas Eksepsi Teddy Minahasa Digelar Hari Ini

Sidang Tanggapan JPU atas Eksepsi Teddy Minahasa Digelar Hari Ini

Megapolitan
Banyak Aksi Copet hingga Orang Hilang dalam Perayaan Cap Go Meh di Bogor

Banyak Aksi Copet hingga Orang Hilang dalam Perayaan Cap Go Meh di Bogor

Megapolitan
Polisi: Angela Dibunuh Ecky sejak 25 Juni 2019 di Apartemen Taman Rasuna

Polisi: Angela Dibunuh Ecky sejak 25 Juni 2019 di Apartemen Taman Rasuna

Megapolitan
Konser Dewa 19 Buka Mata Publik soal Kurang Memadainya Infrastruktur Pendukung di JIS

Konser Dewa 19 Buka Mata Publik soal Kurang Memadainya Infrastruktur Pendukung di JIS

Megapolitan
Teka-teki Pembunuhan Sopir Taksi Online di Cimanggis yang Belum Terpecahkan

Teka-teki Pembunuhan Sopir Taksi Online di Cimanggis yang Belum Terpecahkan

Megapolitan
Bripka Madih Bikin Resah, Warga Jatiwarna Siap Geruduk Polda untuk Bikin Laporan

Bripka Madih Bikin Resah, Warga Jatiwarna Siap Geruduk Polda untuk Bikin Laporan

Megapolitan
Sederet Pengakuan Wowon dkk yang Berbeda dengan Keterangan Polisi, Mana yang Benar?

Sederet Pengakuan Wowon dkk yang Berbeda dengan Keterangan Polisi, Mana yang Benar?

Megapolitan
Arus Lalu Lintas Arah Monas hingga Kemayoran Terpantau Lancar Pagi Ini

Arus Lalu Lintas Arah Monas hingga Kemayoran Terpantau Lancar Pagi Ini

Megapolitan
Catat, Biaya Parkir 11 Titik di Ibu Kota Akan Lebih Mahal dari Biasanya

Catat, Biaya Parkir 11 Titik di Ibu Kota Akan Lebih Mahal dari Biasanya

Megapolitan
Saat Laporan Keuangan Penyelenggaraan Formula E Selesai dan Disebut Raup Keuntungan Rp 5,29 Miliar

Saat Laporan Keuangan Penyelenggaraan Formula E Selesai dan Disebut Raup Keuntungan Rp 5,29 Miliar

Megapolitan
Cerita Penonton Konser Dewa 19: Diturunkan Taksi Online, Jalan Kaki 45 Menit, hingga Kursi Diserobot

Cerita Penonton Konser Dewa 19: Diturunkan Taksi Online, Jalan Kaki 45 Menit, hingga Kursi Diserobot

Megapolitan
Kala Pengakuan Bripka Madih Membuatnya Disudutkan, Disebut Sering Bikin Onar hingga Meneror Warga

Kala Pengakuan Bripka Madih Membuatnya Disudutkan, Disebut Sering Bikin Onar hingga Meneror Warga

Megapolitan
Simak, Syarat Lengkap dan Lokasi Pelayanan Perpanjang SIM Keliling di Kota Bekasi Pekan Ini

Simak, Syarat Lengkap dan Lokasi Pelayanan Perpanjang SIM Keliling di Kota Bekasi Pekan Ini

Megapolitan
Psikolog Forensik: Bripka Madih seperti 'Whistleblower' jika Dugaan Pungli Benar

Psikolog Forensik: Bripka Madih seperti "Whistleblower" jika Dugaan Pungli Benar

Megapolitan
Ayah Siswi Calon Korban Penculikan Sudah Wanti-wanti Anaknya untuk Gigit dan Teriak

Ayah Siswi Calon Korban Penculikan Sudah Wanti-wanti Anaknya untuk Gigit dan Teriak

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.