Kompas.com - 31/10/2014, 15:06 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat memberikan arahan kepada ribuan personel reserse (intel) Polda Metro Jaya, di Ecovention Park Ancol, Jakarta, Selasa (14/10/2014). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaWakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat memberikan arahan kepada ribuan personel reserse (intel) Polda Metro Jaya, di Ecovention Park Ancol, Jakarta, Selasa (14/10/2014).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menjanjikan posisi komisaris BUMD bagi para pensiunan DKI. Pada pelantikan yang berlangsung pada hari ini, Basuki tidak memperpanjang pensiun Endang Widjajanti yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI. Mantan Wali Kota Jakarta Utara Heru Budi Hartono menggantikan Endang.

"Kami masih punya banyak BUMD yang tidak terurus. Dengan sistem baru ini, kami harap bisa menarik pejabat eselon II yang sudah pensiun menjadi bagian di komisaris BUMD," kata Basuki, di Balaikota, Jumat (31/10/2014).

Kendati demikian, Basuki tidak menyebutkan BUMD mana yang bakal diurus oleh Endang.

Beberapa pensiunan kepala dinas di Pemprov DKI Jakarta diketahui menduduki posisi komisaris di sejumlah BUMD. Sebut saja mantan Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Perdagangan (KUMKMP) DKI Ratnaningsih dan mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Arfan Arkilie yang menjadi komisaris PD Pasar Jaya. Kemudian mantan Kepala Satpol PP DKI Heriyanto Bajuri yang menjadi komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol, dan lainnya.

Beberapa pejabat eselon II yang dilantik Basuki hari ini antara lain Muhamad Mawardi menjadi Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH KLN), I Dewa Gde Soni Aryawan menjadi Kepala Badan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa DKI, Noor Syamsu Hidayat menjadi Kepala Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) DKI, Irvan Amtha menjadi Wakil Kepala BPTSP DKI, Heru Budi Hartono menjadi Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI, dan Agus Priyono menjadi Kepala Dinas PU DKI.

Kemudian mantan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DKI Mohamad Yusuf dan mantan Deputi Gubernur bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup Sarwo Handayani menjadi anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Sementara itu, Manggas Rudy Siahaan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas PU DKI distafkan oleh Basuki.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Dinkes Tangsel Andalkan Kader Jumantik buat Tekan Kasus DBD

Megapolitan
Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

Megapolitan
Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

Megapolitan
Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

Megapolitan
Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

Megapolitan
Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

Megapolitan
Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

Megapolitan
Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

Megapolitan
229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

Megapolitan
RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

Megapolitan
Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.