Kompas.com - 10/11/2014, 04:15 WIB
EditorHindra Liauw

Produk dalam negeri memang tak kalah bersaing dari sisi kualitas dan penampilan fisik. ”Perahu yang bullet proof ini buatan dalam negeri dan sudah dipakai Kopassus di Cijantung,” kata Temmy Setiawan yang menjaga stan PT BAY Industrial Indonesia.

Perusahaan yang berlokasi di Ciujung, Serang, Banten, ini memproduksi perahu-perahu karet untuk patroli. ”Sudah diuji coba, karetnya bisa menahan tembakan sehingga tidak bocor,” tambah Temmy.

Beberapa produsen yang selama ini terkenal sebagai pembuat perlengkapan militer andal, seperti BAE, Boeing, SAAB, dan Sukhoi, turut menampilkan berbagai informasi tentang produk mereka di Indo Defence kali ini. Sementara industri pertahanan Rusia, Korea Selatan, dan Turki menempati stan paling luas dan tampil cukup mencolok selama pameran berlangsung.

Di stan Korea Selatan, di antaranya, dipamerkan model pesawat IFX/KFX. Pesawat tempur generasi terbaru ini adalah hasil kerja sama pihak Indonesia dan Korea Selatan. Ditargetkan pesawat yang akan menggantikan pesawat tua milik kedua negara itu akan beroperasi pada pertengahan 2020.

Salurkan hobi

Di stan lain, produsen pesawat Eurofighter Typhoon memajang simulator pesawat tempur canggih mereka. Pengunjung pun terlihat antre untuk menjajal memuaskan hasrat menerbangkan pesawat tempur itu dengan simulator.

”Saya pengin mencoba simulator pesawat, tetapi antrenya panjang, akhirnya tidak jadi,” kata Ari Nugroho (34), warga Ciracas, Jakarta Timur.

Namun, Ari tak kecewa. Karyawan sebuah perusahaan kontraktor itu mengatakan, ia sengaja mengajak keluarganya ke pameran tersebut karena memang hobi dengan hal-hal yang berbau militer.

Ari menambahkan, pameran seperti ini adalah alternatif yang bisa dijadikan hiburan sekaligus menambah pengetahuan bagi warga Jakarta dan sekitarnya.

Namun, ia menyayangkan pameran tersebut hanya berlangsung singkat. Selain itu, ia merasa tiket masuknya juga relatif mahal. Harga tiket masuk Indo Defence Expo 2014 untuk umum adalah Rp 50.000 per pengunjung.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Tahun Silam, Warga Kampung Pulo Digusur Paksa, Picu Bentrokan Besar

7 Tahun Silam, Warga Kampung Pulo Digusur Paksa, Picu Bentrokan Besar

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Mengenag Kong Usman yang Sudah Berusia Seabad | Gubernur DKI Selalu Ada | Pemilik Rumah Djiauw Kie Siong di Rengasdengklok

[POPULER JABODETABEK] Mengenag Kong Usman yang Sudah Berusia Seabad | Gubernur DKI Selalu Ada | Pemilik Rumah Djiauw Kie Siong di Rengasdengklok

Megapolitan
20 Warga Rawajati Mengaku Belum Terima Kompensasi dari Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Kali Ciliwung

20 Warga Rawajati Mengaku Belum Terima Kompensasi dari Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Kali Ciliwung

Megapolitan
Pidato Kebangsaan Anies: 85 Persen Rumah di Jakarta Tak Perlu Bayar PBB

Pidato Kebangsaan Anies: 85 Persen Rumah di Jakarta Tak Perlu Bayar PBB

Megapolitan
Anies: 85 Persen Warga dan Bangunan di Jakarta Tidak Dikenakan Pajak

Anies: 85 Persen Warga dan Bangunan di Jakarta Tidak Dikenakan Pajak

Megapolitan
Mengenal Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Mata Berdirinya Sekolah Kedokteran dan Organisasi Budi Utomo

Mengenal Museum Kebangkitan Nasional, Saksi Mata Berdirinya Sekolah Kedokteran dan Organisasi Budi Utomo

Megapolitan
Kios Bensin Eceran Terbakar di Cibitung Bekasi, Dua Orang Tewas

Kios Bensin Eceran Terbakar di Cibitung Bekasi, Dua Orang Tewas

Megapolitan
Mengenal Kong Usman, Pejuang Kemerdekaan Asal Bekasi yang Kini Berusia Lebih dari Seabad

Mengenal Kong Usman, Pejuang Kemerdekaan Asal Bekasi yang Kini Berusia Lebih dari Seabad

Megapolitan
Menengok Taman Proklamasi yang Miliki 3 Monumen Bersejarah Terkait Kemerdekaan Indonesia...

Menengok Taman Proklamasi yang Miliki 3 Monumen Bersejarah Terkait Kemerdekaan Indonesia...

Megapolitan
Warga Hujani Anies dengan Teriakan Calon Presiden Saat Bagikan SPPT PBB-P2 di Mangga Besar

Warga Hujani Anies dengan Teriakan Calon Presiden Saat Bagikan SPPT PBB-P2 di Mangga Besar

Megapolitan
Lenggak-lenggok ala Citayam Fashion Week Warga Persada Raya di Bekasi

Lenggak-lenggok ala Citayam Fashion Week Warga Persada Raya di Bekasi

Megapolitan
Keseruan Perayaan HUT ke-77 RI di Aliran Kali Baru Pangeran Jayakarta Bekasi, Ada Lomba Gebuk Bantal hingga Panjat Pinang

Keseruan Perayaan HUT ke-77 RI di Aliran Kali Baru Pangeran Jayakarta Bekasi, Ada Lomba Gebuk Bantal hingga Panjat Pinang

Megapolitan
Kondisi Mental Korban Pelecehan Seksual Verbal oleh Karyawan Kawan Lama Group Belum Stabil

Kondisi Mental Korban Pelecehan Seksual Verbal oleh Karyawan Kawan Lama Group Belum Stabil

Megapolitan
Mengenal Djiauw Kie Siong, Pemilik Rumah Tempat Soekarno-Hatta 'Diculik' di Rengasdengklok

Mengenal Djiauw Kie Siong, Pemilik Rumah Tempat Soekarno-Hatta "Diculik" di Rengasdengklok

Megapolitan
Pemkot Jaktim Sebut 106 Rumah Korban Kebakaran Pasar Gembrong Telah Direvitalisasi

Pemkot Jaktim Sebut 106 Rumah Korban Kebakaran Pasar Gembrong Telah Direvitalisasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.