Demokrat: Pelantikan Ahok Tak Bisa Asal Ketok Palu!

Kompas.com - 13/11/2014, 20:22 WIB
Ketua DPRD DKI Ferrial Sofyan Kompas.com/Kurnia Sari AzizaKetua DPRD DKI Ferrial Sofyan
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Demokrat, Ferrial Sofyan, berpendapat keputusan rapat pimpinan DPRD DKI soal pelantikan Basuki Tjahaja Purnama menjadi Gubernur DKI seharusnya dibawa dulu ke Badan Musyawarah DPRD.

"Bamus belum ada. (Pelantikan Basuki) ini tidak bisa diputuskan seperti ini. Tidak bisa langsung ketok palu, tok, tok," kata Ferrial usai rapim di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (13/11/2014). Rapat tersebut memutuskan DPRD DKI bakal menggelar rapat paripurna istimewa pada Jumat (14/11/2014).

Rapat paripurna istimewa mengagendakan pembacaan surat dari Kementerian Dalam Negeri yang meminta DPRD segera melantik Basuki menjadi Gubernur definitif DKI Jakarta. Pelantikan Basuki pun sudah dijadwalkan pada 18 November 2014.

Ferrial juga mempersoalkan pengambilan keputusan yang tidak berdasarkan persetujuan bersama. Menurut dia, wakil rakyat harus tahu betul soal aturan main dan arti demokrasi dalam pengambilan keputusan semacam ini. "Apa mau kuat-kuatan? Kita kan tidak bisa begitu. Mau dilihat kuat ya tidak seperti itu," kecam dia.

Seperti diberitakan, rapat pimpinan DPRD DKI yang dipersoalkan Ferrial ini digelar pada Kamis siang. Beberapa wakil ketua DPRD DKI yang semula menyatakan tak akan datang, ternyata muncul di rapat ini dan mempertanyakan beragam hal. Tensi pun sempat meninggi. (Baca: Tiga Wakil Ketua DPRD DKI Naikkan "Tensi" Rapim soal Pelantikan Ahok).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Legalitas Revitalisasi Monas Dipertanyakan...

Saat Legalitas Revitalisasi Monas Dipertanyakan...

Megapolitan
Seorang Pasien RSPI Sulianti Saroso Diduga Terinfeksi Virus Corona

Seorang Pasien RSPI Sulianti Saroso Diduga Terinfeksi Virus Corona

Megapolitan
Ini Keunggulan PT Bahana Prima Nusantara sehingga Menangkan Tender Proyek Revitalisasi Monas

Ini Keunggulan PT Bahana Prima Nusantara sehingga Menangkan Tender Proyek Revitalisasi Monas

Megapolitan
4 Fakta Warga AS Ditangkap karena Menyelundupkan Brownies Ganja

4 Fakta Warga AS Ditangkap karena Menyelundupkan Brownies Ganja

Megapolitan
Tuduhan PSI dan Perlawanan Kontraktor Proyek Revitalisasi Monas

Tuduhan PSI dan Perlawanan Kontraktor Proyek Revitalisasi Monas

Megapolitan
Gang Royal, Lokalisasi Setengah Abad yang Jual Anak di Bawah Umur

Gang Royal, Lokalisasi Setengah Abad yang Jual Anak di Bawah Umur

Megapolitan
Bukan Asli Betawi, 'Lu', 'Gue', 'Cincong' Ternyata Terpengaruh Kultur Tionghoa

Bukan Asli Betawi, "Lu", "Gue", "Cincong" Ternyata Terpengaruh Kultur Tionghoa

Megapolitan
[KLARIFIKASI] Spanduk Tolak Mandikan Jenazah Pendukung Pembangunan Gereja di Serpong

[KLARIFIKASI] Spanduk Tolak Mandikan Jenazah Pendukung Pembangunan Gereja di Serpong

Megapolitan
Perjalanan Agung Wicaksono Pimpin Transjakarta hingga Mengundurkan Diri

Perjalanan Agung Wicaksono Pimpin Transjakarta hingga Mengundurkan Diri

Megapolitan
Spanduk Bernada Ujaran Kebencian yang Berujung Jeruji Besi Bagi Ketua Goib Jaktim

Spanduk Bernada Ujaran Kebencian yang Berujung Jeruji Besi Bagi Ketua Goib Jaktim

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Izin Revitalisasi Monas Dipersoalkan | Pembantaian Etnis Tionghoa di Kali Angke

[POPULER JABODETABEK] Izin Revitalisasi Monas Dipersoalkan | Pembantaian Etnis Tionghoa di Kali Angke

Megapolitan
Menengok Dhanagun, Wihara Berusia 3 Abad di Bogor

Menengok Dhanagun, Wihara Berusia 3 Abad di Bogor

Megapolitan
5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

5 Fakta Pencurian Kotak Amal Masjid di Bekasi Utara

Megapolitan
Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Jumat, Jakarta Diprakirakan Hujan dari Pagi sampai Malam

Megapolitan
Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Proyek Revitalisasi Monas Molor, Kontraktor: Faktor Cuaca

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X