Kompas.com - 18/11/2014, 08:20 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meninjau proyek pembangunan tempat penampungan pedagang kaki lima (PKL) di lapangan IRTI Monas, Senin (10/11/2014). KOMPAS.COM/KURNIA SARI AZIZAPelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meninjau proyek pembangunan tempat penampungan pedagang kaki lima (PKL) di lapangan IRTI Monas, Senin (10/11/2014).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan mengisi kegiatannya hari ini dengan meninjau persiapan antisipasi banjir di berbagai lokasi di Ibu Kota. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Bambang Musyawardhana mengatakan, Basuki beserta jajaran pejabat satuan kerja perangkat daerah terkait akan meninjau pintu-pintu air, rumah pompa, dan lain-lain.

"Mulai dari tinjauan ke pintu air Setiabudi Timur, pintu air Manggarai, Sodetan Ciliwung yang berada di Otista Jatinegara, Kampung Melayu, Kebon Baru, Petogogan, Pondok Pinang, dan Cideng," kata Bambang di Balaikota, Selasa (18/11/2014) pagi.

Bambang mengatakan, rute tinjauan itu berdasar usulan Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri (KDH dan KLN) Muhammad Mawardi. Rute itu dapat berubah sewaktu-waktu, tergantung pada arahan Basuki.

"Intinya sudah tidak ada apel-apel normatif siaga banjir lagi. Kata Pak Gubernur, langsung turun ke lapangan dan kerja," kata Bambang.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, beberapa pejabat sudah hadir di Balaikota dan bakal mengikuti tinjauan ini. Mereka antara lain Sekretaris Daerah DKI Saefullah, Kepala Badan Kesatuan Bangsan dan Politik DKI Fatahillah, Kepala Dinas Kesehatan DKI Dien Emmawati, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kukuh Hadi Santoso, Kepala Dinas Sosial DKI Masrokhan, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penangggulangan Bencana DKI Subejo, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Agus Priyono.

Sebelumnya, Basuki menyatakan akan meninjau kesiapan masing-masing pejabat kelurahan, kecamatan, dan pemerintah kota untuk mengantisipasi banjir. Kendati demikian, pria yang kerap disapa Ahok itu tidak menjelaskan secara rinci lokasi mana saja yang akan disidak.

"Saya tidak mau ada apel-apel siaga antisipasi banjir lagi. Saya mau inspeksi ke RW-RW, saya enggak mau kasih tahu ke mananya, nanti mereka sudah siap-siap lagi," kata Ahok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menjelaskan, sedikitnya ada 600 RW yang rawan mengalami banjir. Ahok berharap, Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta dapat segera mengantisipasi permasalahan ini. Tindak pencegahan banjir ini harus dilakukan sebelum terjadinya bencana banjir.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Soal Penetapan Tersangka Korupsi Damkar Depok, Kejari Masih Lengkapi Alat Bukti

Megapolitan
Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Viral Video Polisi Diduga Aniaya Pengendara Mobil, Kakorlantas: Pengendara dan Petugas Diperiksa

Megapolitan
Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Anies Pecat PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Tangsel Bertambah 19

Megapolitan
UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

UPDATE 18 September: Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Bertambah 19

Megapolitan
Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Hari Kedua Ganjil Genap di TMII, Masih Ada Kendaraan yang Diputar Balik

Megapolitan
Soal Penyebab Kecelakaan 'Adu Banteng' di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Soal Penyebab Kecelakaan "Adu Banteng" di Pinang, Polisi Masih Selidiki

Megapolitan
Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Anies: Mari Kurangi Jejak Emisi Karbon dari Diri Kita Sendiri

Megapolitan
Motor 'Adu Banteng', Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Motor "Adu Banteng", Saksi Sebut Salah Satu Pengendara Menyalip di Tikungan

Megapolitan
Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Terus Berkurang, Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet Sudah di Bawah 500 Orang

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Pemprov DKI Siapkan Sanksi bagi Toko yang Pajang Reklame Rokok

Megapolitan
Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Polisi: Pria yang Coba Kabur dari Polda Metro Jaya Belum Berstatus Tersangka

Megapolitan
Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Ganjil Genap Tempat Wisata, Pengendara Boleh Turunkan Pengunjung di Akses Menuju Pintu Masuk

Megapolitan
Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Hari Pertama Diberlakukan, Masih Banyak Warga Belum Tahu Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat 'Crowd Free Night'

Polisi Tindak Pengendara dengan Knalpot Bising Saat "Crowd Free Night"

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.