KONI DKI Dukung Usul Ahok soal Bonus Atlet

Kompas.com - 24/11/2014, 10:24 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam memberikan sambutan di acara pemberian bonus atlet berprestasi, di Balaikota, Kamis (20/11/2014). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam memberikan sambutan di acara pemberian bonus atlet berprestasi, di Balaikota, Kamis (20/11/2014).
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta menyatakan kesiapannya menanggung pajak bonus bagi atlet DKI yang berprestasi. Dengan demikian, para atlet dapat menerima bonus secara utuh.

Kepala Bidang Humas KONI DKI Jakarta Budi Siswanto menegaskan, pihaknya langsung menggelar rapat menanggapi permintaan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama agar pajak bonus bagi atlet ditanggung oleh KONI DKI Jakarta.

"Kami diskusikan dengan beberapa pihak terkait, dan telah diputuskan untuk membebaskan pajak bonus atlet DKI Jakarta," ujar Budi Siswanto saat dihubungi beritajakarta.com, Minggu (23/11/2014).

Sebelumnya, Ketua Harian KONI DKI Jakarta Eddy Widodo mengungkapkan jumlah bonus yang diterima para atlet belum dipotong pajak. Hal tersebut disampaikan saat penyerahan bonus bagi atlet Asian Games, Asian Paragames, dan atlet berprestasi di ajang multievent internasional di Balai Agung, Kamis (20/11/2014).

Namun, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama menyampaikan agar pajak bonus ditanggung KONI DKI Jakarta. "Pajak jangan dibebankan kepada atlet. Seharusnya, KONI DKI yang menanggung pajak sehingga atlet menerima bonus sesuai dengan jumlah yang disebutkan," ujar Basuki sebelum menyerahkan bonus secara simbolis.

Sekadar diketahui, atlet peraih medali emas Asian Games masing-masing memperoleh bonus sebesar Rp 300 juta. Tiga atlet DKI Jakarta yang meraih medali emas Asian Games adalah pasangan ganda putri bulu tangkis, Greysia Polii dan Nitya Krishinda Maheswari, serta Hendra Setiawan, yang pada permainan ganda putra berpasangan dengan Muhammad Ahsan dari PB Djarum.

Adapun peraih medali perak nomor perorangan akan menerima Rp 200 juta, yang akan diberikan kepada atlet soft tennis Edi Kusdaryanto.

Bonus juga diberikan kepada empat peraih medali perunggu, yakni Maya Rosa Stefani (soft tennis), serta Sharon Limansantoso, Novie Phang, dan Cheya Cantika (boling). Masing-masing mendapat Rp 50 juta.

Sementara itu, pelatih yang atletnya meraih medali emas akan menerima bonus sebesar Rp 100 juta, yakni pelatih pemain ganda putra bulu tangkis, Herry Imam Pirngadi.

Pelatih soft tennis tunggal putra, Ferly Montolalo, akan menerima Rp 75 juta. Adapun dua pelatih yang atletnya meraih medali perunggu, Gularso Mulyadi (soft tennis) dan Thomas Tan, masing-masing akan menerima Rp 50 juta.

Untuk atlet Asian Paragames Incheon 2014, tiga atlet akan menerima bonus dengan nilai yang berbeda. Atlet tenis meja Dian David Jacobs yang meraih satu medali emas dan satu perak akan menerima bonus sebesar Rp 150 juta.

Komet Akbar, yang meraih medali perak ganda putra dan perunggu tunggal putra, akan menerima bonus Rp 100 juta. Satu atlet tenis meja putri peraih medali perunggu, Sella Dwiradayana, akan mendapat bonus sebesar Rp 50 juta.

Selain bonus untuk atlet Asian Games dan Asian Paragames 2014, Gubernur juga memberikan bonus kepada atlet yang meraih prestasi pada single event, seperti kejuaraan dunia, kejuaraan Asia, atau turnamen setingkat Asia Tenggara.

Setidaknya ada sekitar 35 atlet yang memperoleh bonus dari enam cabang olahraga. Sebanyak 3 atlet dari cabang loncat indah, 17 atlet dari cabang bridge putra putri, 1  atlet dari cabang wushu, 3 atlet dari cabang panjat tebing, 2 atlet dari cabang tenis meja, serta 9 atlet dari cabang bulu tangkis, termasuk Tommy Sugiarto, peraih medali perunggu Kejuaraan Dunia 2014 Kopenhagen 2014.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Malam Petaka Bagi Pengguna GrabWheels yang Ditabrak Mobil Camry

Malam Petaka Bagi Pengguna GrabWheels yang Ditabrak Mobil Camry

Megapolitan
Masih Proses Administrasi, Barang Sitaan Kasus First Travel Belum Dilelang

Masih Proses Administrasi, Barang Sitaan Kasus First Travel Belum Dilelang

Megapolitan
Ayah Tiri yang Memperkosanya Belum Ditangkap, Korban Ketakutan dan Sering Melamun

Ayah Tiri yang Memperkosanya Belum Ditangkap, Korban Ketakutan dan Sering Melamun

Megapolitan
Warga Kampung Bulak Melawan Penertiban Lahan UIII, Gantungkan Harapan pada DPRD Depok...

Warga Kampung Bulak Melawan Penertiban Lahan UIII, Gantungkan Harapan pada DPRD Depok...

Megapolitan
Kisah Remaja Nekat Jadi Polisi Gadungan, Tergerak karena Lihat Pengendara Lawan Arus

Kisah Remaja Nekat Jadi Polisi Gadungan, Tergerak karena Lihat Pengendara Lawan Arus

Megapolitan
Ibu Korban Tabrakan GrabWheels Sebut Orangtua Pelaku Sampaikan Penyesalannya

Ibu Korban Tabrakan GrabWheels Sebut Orangtua Pelaku Sampaikan Penyesalannya

Megapolitan
Remaja 13 Tahun yang Jadi Polisi Gadungan Dapat Seragam dari Kampungnya

Remaja 13 Tahun yang Jadi Polisi Gadungan Dapat Seragam dari Kampungnya

Megapolitan
Ngeri, Jembatan Motor dan Pejalan Kaki Mepet dengan Perlintasan Kereta di Kalianyar

Ngeri, Jembatan Motor dan Pejalan Kaki Mepet dengan Perlintasan Kereta di Kalianyar

Megapolitan
Cerita Juru Fotokopi di Polres Bekasi, Kelabakan Layani Ratusan CPNS Seharian...

Cerita Juru Fotokopi di Polres Bekasi, Kelabakan Layani Ratusan CPNS Seharian...

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG, Hujan Turun di Sejumlah Wilayah Jabodetabek

Prakiraan Cuaca BMKG, Hujan Turun di Sejumlah Wilayah Jabodetabek

Megapolitan
DPRD DKI Akan Ajukan Surat Perpanjangan Waktu Pembahasan Anggaran

DPRD DKI Akan Ajukan Surat Perpanjangan Waktu Pembahasan Anggaran

Megapolitan
Fraksi PSI Sesalkan DKI Pangkas Anggaran Rehab Sekolah tetapi Tambah Anggaran Formula E

Fraksi PSI Sesalkan DKI Pangkas Anggaran Rehab Sekolah tetapi Tambah Anggaran Formula E

Megapolitan
GrabWheels Klaim Punya Aturan buat Pengguna Skuter Listrik

GrabWheels Klaim Punya Aturan buat Pengguna Skuter Listrik

Megapolitan
Keluarga Korban Kecelakaan Minta Grab Evaluasi Aturan Penggunaan GrabWheels

Keluarga Korban Kecelakaan Minta Grab Evaluasi Aturan Penggunaan GrabWheels

Megapolitan
Sejumlah Negara Punya Aturan Soal Skuter Listrik, Indonesia Menyusul?

Sejumlah Negara Punya Aturan Soal Skuter Listrik, Indonesia Menyusul?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X